Jangan Cintai Aku Lagi

Jangan Cintai Aku Lagi
shaka demam


__ADS_3

Baby shaka terus saja menangis karena panas demam usai di vaksin tadi siang, Vegas yang sebagai orang tua baru dan juga tunggal sangat lah kebingungan.


"Shaka mau apa nak?" Vegas menggendong bayi nya yang masih saja menangis.


"Biar mama yang gendong." Pinta hana menemani vegas di kamar.


"Mama capek loh dari tadi udah gendong shaka terus." Vegas juga kasihan pada hana sang ibu.


"Tidak masalah, Mama juga dulu menggendong kamu terus kok." Hana mengambil shaka.


Eoeekk, Oeekk.


Shaka malah tambah histeris saat pindah tangan, Vegas mengambil handuk untuk mengompres bekas suntikan di paha shaka.


"Aduhh cucu nenek demam ya sayang." Hana menimang nimang dengan telaten.


"Sabar ya nak, Ini papa kompres dulu." Vegas berkata penuh kasih sayang.


Hana menatap vegas yang sangat telaten mengurus anak nya, Rasa kasihan terselip di hati wanita ini.


"Assalamualaikum."


Hana dan vegas kaget karena ada yang mengucap kan salam, Sarah datang dan masuk kedalam kamar shaka.

__ADS_1


"Walaikum salam." Jawab hana setelah tadi terbengong.


"Ada apa sar kok datang malam malam gini?" Vegas sedikit khawatir.


"Ini aku takut kalau shaka demam, Jadi aku datang untuk membantu." Jawab sarah meletak kan tas nya.


"Alhamdulilah sarah kamu datang." Ujar hana lega.


"Dari tadi ya tante rewel nya?" Tanya sarah mendekat.


"Dari jam tujuh tadi sar." Ucap hana.


"Coba biar sarah yang gendong." Pinta sarah pada hana.


"Sayang ibu jangan nangis ya nak." Sarah mengelus elus pipi gembul shaka.


Semula shaka masih saja terus merengek karena tidak nyaman saat demam, Namun karena sarah terus menimang dan membaca kan sholawat akhir nya shaka tertidur.


"Letak kan saja sar kalau sudah tidur." Ujar vegas.


"Nanti dulu, Takut terbangun lagi." Ucap sarah.


Hana sudah keluar dari kamar shaka karena sangat mengantuk, Karena ini pun sudah hampir tengah malam.

__ADS_1


"Kamu kalau ngantuk tidur saja dulu gas, Biar shaka sama aku." Sarah kasihan juga melihat vegas.


"Enggak ngantuk kok aku sar." Tolak vegas duduk di sofa.


Karena vegas menolak untuk tidur, Sarah pun tidak memperdulikan nya lagi. Yang penting baby shaka sudah diam dan terlelap.


"Apa kau melihat nya lia, Putra kita sedang demam." Batin hati sarah dengan mata berkaca kaca.


Sebenar nya sarah agak sungkan jika sering mengunjungi shaka, Tentu saja alasan nya karena sarah akan selalu teringat lia yang telah tiada di samping putra nya.


"Kenapa kau harus pergi secilia." Isak tangis sarah pecah dalam keheningan malam.


Vegas yang duduk di sofa sambil memejam kan mata tahu jika sarah sedang menangis, Namun vegas tidak mau menanyakan nya.


Melihat sarah yang berbalik untuk meletak kan shaka dalam box, Vegas kembali pura pura tidur.


"Alhamdulilah sudah tidur ya nak, Jangan rewel lagi ya sayang." Bisik sarah mencium kening shaka.


"Dia juga tertidur." Gumam sarah melihat vegas.


Sarah mengambil selimut dan menyelimuti vegas di sofa, Perlahan sarah duduk di samping vegas yang ia kira sedang tidur.


"Apa benar kita harus menikah vegas?" Tanya sarah sendirian mengelus rahang vegas.

__ADS_1


Pria yang pura pura tidur ini pun menjadi hangat dingin bisa sedekat ini dengan wanita yang ia cintai, Sekuat hati vegas tetap bertahan dalam tidur bohongan nya.


__ADS_2