
Vegas tak kuasa menahan segala rasa yang ada di dalam hati nya, Namun vegas juga menyadari kesalahan nya karena mau menikahi secilia.
"Keparat!!"
Kayra yang datang hanya diam menatap vegas yang uring uringan, Tadi vegas menelepon nya untuk datang kepartement. Kayra tidak tahu jika ia hanya datang untuk menyaksikan vegas mengamuk.
"Tidak akan selesai masalah walau pun kau hancur kan seluruh isi apartement ini." Cetus kayra santai.
"Aku tidak tahu harus bagai mana kay." Ujar vegas terengah engah.
"Percuma kau ngamuk di sini, Sarah tetap tidak akan menerima cinta mu!" Ucap kayra yang duduk di sofa.
Dor.
Kayra terjingkat kaget karena vegas melepas kan tembakan tepat di atas kepala nya, Bahkan jantung kayra seakan mau loncat sangking kaget nya.
"Yah! Kau mau membunuh ku vegas?! Bagai mana jika tadi kena kepala ku, Aku ini belum kawin vegas!" Teriak kayra menarik kerah kemeja vegas.
"Aku ini tahu kay, Tidak mungkin juga aku membunuh mu." Balas vegas.
"Ya allah, Ternyata aku di suruh kesini hanya untuk di tembak." Rutuk kayra melepas kan cengkeraman nya.
Vegas tidak menjawab ucapan kayra, Dia masih merasakan bingung dan juga marah akan kondisi nya saat ini.
"Lia sedang hamil anak mu! Setidak nya beri dia kasih sayang." Saran kayra.
"Aku akan berusaha, Namun setelah anak itu lahir. Aku akan bercerai dari nya." Tekad vegas.
"Kau gila vegas! Lia akan sangat sakit hati jika sampai tahu." Kesal kayra.
"Bercerai adalah yang terbaik, Karena jika terus bersama ku dia akan sangat sakit hati." Ujar vegas.
"Tidak bisakah kau sedikit mencintai nya?" Tanya kayra.
Vegas menggeleng dengan cepat, Karena memang sedikit pun ia tidak mencintai lia. Di hati vegas hanya ada sarah seorang.
Meski sudah di tolak berulang kali dengan sarah, Namun vegas tetap mencintai wanita itu dengan setulus hati nya.
"Entah apa yang akan terjadi setelah lia melahir kan, Namun yang pasti untuk sekarang kau harus memperhatikan nya! Anggap saja itu untuk anak mu." Saran kayra.
"Aku tidak bisa bersikap manis kay." Ujar vegas.
"Bisa! Maka nya kau harus berusaha." Tegas kayra.
__ADS_1
"Tolong lah kau bicara pada sarah kay, Minta dia untuk mencintai ku." Rengek vegas.
"Apa kau gila?! Dulu saja sarah sudah menolak mu, Apa lagi sekarang setelah terungkap fakta kalau lia adalah kakak nya! Semakin tidak mau sarah menerima mu vegas." Kayra menahan geram.
"Haissh aku semakin gila saja menghadapi masalah ini." Kesal vegas menenggak wine dengan kasar.
"Sebaik nya kau pulang menemui lia, Aku juga harus pulang." Kayra berdiri menyambar tas dan kunci mobil.
"Aku menginap di sini saja." Tolak vegas.
"Kau harus di samping secilia, Agar kau tahu perjuangan wanita hamil seperti apa!" Sentak kayra.
Usai kepergian sepupu nya, Vegas masih termenung mengingat ketulusan lia yang berusaha mencari perhatian nya. Namun hati vegas tidak pernah terbuka untuk nya.
"Aku pasti bisa! Ada anak ku di tubuh wanita itu." Tekas vegas.
Lalu vegas pun juga keluar dari apartement untuk pulang kemansion, Sedikit penasaran ia mendengar ucapan kayra tentang perjuangan wanita hamil.
"Masa hamil saja ada perjuangan nya, Kan tinggal membawa perut bulat saja kok repot." Rutuk vegas.
Andai saja hana ada di samping nya, Pasti mulut vegas sudah di tampar dengan sandal oleg ibu nya.
...****************...
"Hueek, Hueek."
Lia memuntah kan makanan nya yang ia makan tadi malam saat acara pengenalan adik nya, Karena lia kalap melihat makanan manis ia pun makan melebihi porsi.
Hingga pagi ini lia harus muntah muntah sampai tenggorokan nya terasa perih dan sakit, Vegas yang baru bangun langsung menuju kamar mandi.
"Kenapa kau lia?" Tanya vegas heran.
Tidak ada sahutan dari mulut lia karena ia tidak sempat menyahut, Menghadapi mual nya saja lia sudah sangat kewalahan.
"Hueeek."
"Hei lia, Kenapa kau muntah terus?!" Panik vegas mendekat.
"Jangan mendekat."
Lia takut jika vegas jijik melihat muntah nya, Namun vegas tetap mendekat karena kasihan melihat wajah pucat istri nya.
"Kau muntah karena hamil ya?" Pertanyaan bodoh keluar dari mulut vegas.
__ADS_1
"Hueek, Hueek."
Sampai cairan bening yang terasa sangat pahit keluar dari mulut lia, Baru lah ia merasa mual nya sedikit hilang. Setelah membasuh wajah nya, Lia kembali keranjang agar pusing nya hilang.
"Ayo kita kedokter, Pasti kau pusing sekali." Ujar vegas khawatir.
"Tidak usah." Tolak lia.
"Tapi kau muntah sampai pucat lia, Aku tidak mau anak ku terjadi apa apa." Paksa vegas.
"Tidak usah takut! Mungkin ini baru pertama kali nya kau melihat ku muntah, Namun aku sudah setiap pagi mengalami nya." Ujar lia tersenyum kecut.
Deg.
Hati vegas terenyuh melihat wajah lia yang terlihat sangat kecewa, Walau pun vegas tidak tahu jika lia kecewa karena ternyata vegas masih saja mengejar sarah.
"Aku minta maaf karena tidak pernah menjaga mu." Ucap vegas.
"Tidak usah minta maaf jika kau pasti akan mengulangi nya lagi, Dan pula kau memang sangat terpaksa menikah dengan ku." Cetus lia merasa kan perih nya hati.
"Aku juga sebenar nya tidak mau begini, Namun aku tidak bisa membohongi perasaan ku." Vegas duduk di ujung kasur.
"Sarah memang gadis baik, Wajar saja kau mencintai nya." Lia berkata sambil menahan tangis.
Hati wanita mana yang tidak sakit mengetahu bahwa cinta suami nya malah untuk sang adik, Meski sarah tidak pernah peduli pada cinta vegas.
"Apa kau ingin bercerai dariku setelah anak ini lahir?" Tanya lia membuat vegas kaget.
"Apa kayra memberi tahu mu masalah itu?!" Kaget vegas.
Tersenyum pedih lia melihat ekspresi vegas, Sebenar nya lia hanya memancing suami nya. Tapi ternyata dugaan lia benar, Vegas akan mencerai kan dia.
"Tidak ada yang memberi tahuku, Aku sendiri sudah bisa menebak nya." Ujar lia.
"Itu mungkin yang terbaik lia, Apa kau mau jika terus menjadi istriku namun selalu sakit hati?" Tanya vegas.
"Jika nanti kita sudah tidak bersama, Kejar lah sarah sampai dapat! Jangan kau mencari wanita lain untuk mengalih kan cinta mu." Ujar lia menusuk hati vegas.
Lia turun dari ranjang dan keluar dari kamar, Air mata yang di tahan nya sejak tadi akhir nya jatuh juga.
"Kau harus tetap tumbuh sehat ya nak, Ibu akan berusaha menjaga mu walau pun nyawa ibu sebagai ganti nya." Bisik lia mengusap perut nya.
Walau pun belum terlalu terasa, Perut lia terkadang merasakan kedutan lembut. Hal itu sudah bisa menghibur hati wanita ini.
__ADS_1