Jangan Cintai Aku Lagi

Jangan Cintai Aku Lagi
Belanja


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu setelah pernikahan mereka, Vegas memutus kan untuk tinggal di apartement saja bersama sarah dan juga shaka.


Mereka mengurus shaka bergantian dengan penuh kasih sayang, Walau pun kadang juga merasa kelelahan.


"Malam malam shaka kok pup nak." Ujar sarah setengah sadar mengganti popok baby shaka.


Dengan telaten meski mata nya sangat berat untuk di buka, Sarah membersih kan sisa pup shaka.


"Udah bersih sayang, Ayo bobok lagi." Ajak sarah memberikan botol susu kemulut anak nya.


Shaka yang sebenar nya juga mengantuk pun menyedot dengan rakus, Setelah isi botol nya habis baru lah baby mungil ini kembali tidur.


"Alhamdulilah." Sarah tersenyum senang dan beranjang kembali keranjang.


Hati hati sarah naik keranjang karena takut vegas akan bangun, Namun sial nya kaki vegas malah terkena tekanan dengkul nya.


"Aduhh."


Vegas mengeluh dengan suara berat dan serak, Cepat sarah merebah kan diri memejam kan mata.


"Kamu godain aku?" Tuduh vegas membalik tubuh istri nya.


"Godain apa sih?!" Rutuk sarah karena paham apa yang akan terjadi.


"Ngaku kamu, Kalau pengen bilang saja sih." Ucap vegas mulai menggerayang.


"Aku capek loh, Barusan shaka bangun." Ujar sarah ingin menolak.

__ADS_1


"Udah kamu tidurin?" Tanya vegas melongok box anak nya.


"Udah, Sekarang aku yang mau tidur." Sarah menutup kepala nya dengan selimut.


"Lah kok tidur?! Terus aku gimana dong sayang." Protes vegas.


"Kamu yang tidur juga dong papa shaka, Aku tidak mau *** ***!" Tolak sarah duluan.


"Mana ada aku mau minta itu, Kamu saja yang ngeres." Elak vegas mencubit hidung sarah.


"Heleh aku paham lah sama kamu." Ucap sarah.


"Enggak kok, Cuma minta di elus saja." Vegas tahu jika sarah lelah karena tadi ia pun sudah mendapat jatah.


"Ya sudah sini." Ajak sarah merentang kan tangan.


Vegas memeluk sarah dan menikmati elusan lembut istri nya, Sungguh terasa nyaman di hati dan jiwa nya.


"Boleh, Kebutuhan shaka juga udah menipis tuh." Jawab sarah setuju.


"Aku kangen sar." Bisik vegas mencium sekilas bibir istri nya.


"Kangen sama siapa?"


"Kangen sama kamu lah!"


"Haissh kamu pasti tidak bisa di percaya kalau cuma minta elus, Pasti ada embel embel lain nya."

__ADS_1


Kata kangen vegas pasti menjurus kehal yang lain, Sarah bisa paham walau baru seminggu jadi istri nya vegas.


Siang hari di mall.


Shaka di gendong dengan vegas dan tangan nya masih menggandeng sarah, Berulang kali sarah ingin menggendong shaka. Tapi vegas menolak nya.


"Kamu pilih saja belanjaan nya." Ucap vegas.


Sarah mendorong troli kearah sayuran terlebih dahulu, Ia memilih beberapa sayuran saja karena vegas tidak suka makan sayur. Pria ini lebih suka daging dagingan.


"Aku ambil kerang ini ya papa shaka?" Tawar sarah karena ingin sekali makan kerang jumbo yang di kemas rapi itu.


"Ya ambil lah, Kenapa masih bertanya?" Heran vegas.


"Ya kan pakai uang kamu." Jawab sarah pelan.


Namun vegas mendengar ucapan pelan sarah, Ia menatap sinis kearah istri nya yang sedang mengambil kerang.


"Sarah!"


"Hmm ya."


"Meski itu semua uang ku, Namun aku tidak suka jika kamu ingin membeli tapi masih bertanya!" Tegas vegas.


"Loh kok marah toh sayang, Aku itu izin dulu sama kamu." Ucap sarah.


"Apa pun yang ingin kamu beli pasti aku izin kan, Asal jangan beli pemuda tampan saja." Ujar vegas.

__ADS_1


"Heh!"


Vegas menjauh karena tidak ingin mendapat pukulan dari sarah, Jauh di dalam hati sarah ia merasa sangat senang. Dulu ia harus izin dulu jika ingin membeli sesuatu. Bahkan bukan hanya izin dari dimas, Dari mertua dan adik ipar pun sarah harus mendapat izin.


__ADS_2