
beberapa Hari kemudian. sejak kedatangan mentari toko ridho semakin ramai dikunjungi pembeli karna mentari sangat ramah terhadap pengunjung .
" Alhamdulillah hari ini penjualan lumayan banyak ," ucap ridho dengan penuh syukur membuat mentari juga ikut senang.
" kak, hari ini aku mau traktir kakak makan, kakak mau makan apa ," ucap ridho dengan bahagia
"yang benar ni kamu mau traktir kakak makan nggak takut rugi ," ucap mentari membuat adiknya ketawa kecil.
" ya nggak lah kak , ini semua juga berkat kerja keras kakak jadi kakak akan dapat imbalan ," jawab ridho
" hanya makan doang, nggak ada yang lain gitu " ucap mentari dengan cemberut karna dia menginginkan yang lebih dari sekedar makan .
" iya, memang nya kakak mau apa
kakak mau belanja" kata ridho dengan mengerutkan dahi nya
" nggak ah... kakak mau makan stik lada hitam "ucap mentari dengan tatapan berharap
" cuma itu kak , yakin nggak ada yang lain ," jawab ridho dengan masih tak percaya lalu mentari mengangguk kan kepala.
"aduh aku lupa kalau pnsel ku ketinggalan dirumah kak " ucap ridho yang baru nyadar kalau pnsel nya tidak ada .
" aku pulang sebentar kak sekalian membeli makanan " ucap ridho yang pamit ke mentari .
" dasar bodoh, kenapa baru nyadar ni anak kalau ponselnya tidak dibawa ,"kata mentari yang memarahi adiknya " cepat pergi sana jangan lupa membeli makanan kakak sudah lapar" sambung mentari
ridho yang tidak mendengar ocehan kakaknya langsung pergi untuk membeli makanan sekalian mau jemput ponselnya yang tertinggal dirumah .
sudah satu jam berlalu tapi ridho belum datang juga.mentari makin kesal karna dia sudah tidak tahan menahan lapar dan memutuskan untuk mencari makan sendiri
__ADS_1
" duh ridho manasih, kok lama banget perginya nggak tau apa kalau kakaknya ini lagi lapar ," ucap mentari bolak balik terus kayak cacing kepanasan."
" bilang nya cuma sebentar , kalau begini mendingan gue keluar saja mencari makan sendiri dari pada gue mati kelaparan nungguin adik gue yang belum datang mungkin ." ucap mentari dengan kesal lalu pergi keluar. dan bertemu Roni yang kebetulan mau kesana
" heh.. kak mentari kakak mau kemana " tanya Roni yang berhadapan dengan mentari membuat mentari sedikit kaget
" he..Roni mau ketemu ridho ya" kata mentari " saya mau keluar sebentar mau beli makanan " sambung mentari Tampa ragu
" kakak mau beli makanan, biar saya saja kak yang beli" ucap Roni menawarkan diri pada mentari
" nggak usah , takut ngerepotin biar saya saja yang pergi " ucap mentari yang menolak tawaran Roni
" Roni , saya titip toko sebentar ya nanti kalau ridho datang nanyain saya bilang saja saya keluar ," sambung tari
" iya kak nanti aku bilangin sama ridho kakak nggak usah khawatir " kata Roni
tak lama kemudian ridho datang dengan membawa kresek yang berisi makanan buat kakak nya tapi dia tidak menemukan mentari dia mencari di seluruh ruangan namun tetap tidak ada dan suara ridho memanggil kakak nya terdengar oleh Roni yang saat ini berada di toilet lalu dia keluar dan menghampiri ridho
" lho cari kak mentari... do," tanya Roni yang membuat ridho kaget seketika
karna Roni datang tiba tiba dari belakang .
" iya ..lho tau nggak kakak gue kemana dan sejak kapan lho berada disini" ucap ridho dengan tatapan sinis membuat Roni sedikit takut
karna dia tidak memberitahu ridho kalau dia mau kesini .
" sudah dari tadi .. sorry bro gue nggak kasih tahu lho, gue kira lho ditoko jadi gue langsung saja kesini," jawab Roni dengan senyum supaya tidak dimarahin
karna dia tau kalau ridho sedikit serem ketika marah walaupun memiliki wajah yang tampan dan manis seperti kakaknya dia memang laki laki tapi dia juga kelihatan manis kalau tidak marah seperti perempuan
__ADS_1
" iya gue maafin lho, tapi lho tau nggak dimana kakak gue " tanya ridho dengan serius
" kakak lho tadi keluar dan dia titip toko ke gue ,kak mentari nyuruh gue sampaiin ke lho ," jawab Roni dengan terus terang
" emangnya kak mentari ngapain keluar" tanya ridho lagi
" dia bilang mau cari makanan
tadi gue udah nawarin diri buat pergi beli tapi kakak lho nolak dan bertekad untuk pergi sendiri " jawab Roni dengan jujur membuat ridho semakin kaget
" gawat .. kak mentari kan belum hafal daerah sini nanti kalau dia tersesat gimana ditambah lagi beni laki laki waktu itu masih mengincar nya" kata ridho yang semakin khawatir terhadap sang kakak
yang dibilang ridho benar juga beni nggak akan tinggal diam gitu aja apalagi sekarang kak mentari berada diluar" ucap Roni dalam hati yang ikut cemas
sementara itu mentari berkeliling untuk mencari makanan yang dia inginkan tapi tak satupun pedagang kaki Lima yang dia temui karna daerah itu jalan tertib jika ada pedagang kaki lima yang berjualan disana maka akan dirazia Satpol-PP restoran dan warung makan juga tidak banyak yang beroperasi karna masih pandemi covid 19 .
dan mentari memutuskan untuk membeli cemilan saja di supermarket yang kebetulan buka.
ketika mentari sampai dipintu supermarket ia tidak sengaja menabrak seorang ibu-ibu dan membuat ibu itu terjatuh .
" maaf Bu , saya tidak sengaja," kata mentari dengan rasa bersalah
"ibu tidak apa apa , mari saya bantu berdiri ," sambung nya sambil membantu ibu itu berdiri dan diajak duduk.
" makasih nak , kamu sudah nolongin Tante " ucapnya dengan menatap kearah mentari.
" ibu tidak perlu berterima kasih, ini salah saya, saya yang seharusnya minta maaf Bu, karna kelalaian saya ibu jadi jatuh", kata mentari sambil memegang tangan ibu itu lalu mencium punggung tangan nya karna rasa bersalah .
dilihat dari penampilannya seperti nya ibu ini orang kaya atau juga keluarga konglomerat .
__ADS_1