
beni yang terus bertingkah kurang ajar pada mentari membuat ridho tidak tahan menahan amarah dia menggertakan giginya dan mengepal tangan serasa ingin menghajar laki laki itu
" kakak kamu sangat cantik dan aku ingin dia menjadi milikku
kamu tidak perlu khawatir setelah ini aku akan membelikan ruko yang besar untuk kamu sebagai hadiah dari ku.... bagaimana kamu setujukan memberikan kakak mu padaku ..." ucap beni Tampa ragu ragu membuat ridho semakin marah dan ingin merobek mulut bajingan ini
ridho tau maksud beni terhadap kakak nya siapa yang nggak tertarik dengan kakaknya yang cantik jelita dan manis tapi beni itu hanya lah seorang preman dan playboy dan kakaknya bukan perempuan murahan yang ada dalam otak beni .
ridho semakin marah pada beni dia mengira beni menilai kakaknya seperti wanita yang tak punya harga diri dan langsung mengepal tangan nya dan hendak memukul wajah beni tapi mentari mencegah nya dia tidak mau adiknya bersikap kurang ajar terhadap pengunjung dan itu bisa merusak reputasi tokonya yang selama ini selalu ramai pembeli dan ridho mengurungkan niat nya untuk memukul beni .
" tari gue tanya sekali lagi, lho mau kan jadi pacar gue ," tanya beni sekali lagi
" gue nggak bisa " jawab mentari yang masih menunduk lalu memandang ke arah beni .
"dan lho sebaik nya pergi sebelum gue habis kesabaran ,"ancam ridho.
" baiklah... kalau begitu tapi gue nggak akan pernah menyerah untuk dapatin lho " oh ya ... satu lagi karna tari nggak mau kasih nomor hp nya dan jadi pacar gue , gue nggak jadi membeli barang disini" kata beni dengan ketus nya lalu pergi
__ADS_1
tapi baru beberapa langkah beni kembali lagi kedalam toko .
" dasar gadis sombong , sok jual mahal apasih kekurangan gue sehingga lho nggak mau jadi pacar gue dan seberapa mahal nomor ponsel kamu dan bila perlu sekalian tubuh kamu aku beli kamu tinggal sebut saja berapa harganya," ucap beni dengan senyum licik memandang hina pada mentari dan membuat ridho semakin tidak terkendali emosinya dan langsung menghajar beni
" dasar bajingan," kata ridho yang menarik kerah baju beni dengan kasar dan hendak memukulnya tapi ditahan oleh Roni teman ridho yang baru datang .
" mas , sebaik nya mas pergi sebelum kami memanggil polisi kesini karna mas sudah mengganggu ketenangan dan melecehkan seorang perempuan disini ," ancam Roni dan beni langsung pergi meninggalkan mereka
ridho yang nggak terima melihat beni pergi begitu saja,dia langsung mengejar beni yang sudah berada di luar toko tapi di cegah oleh mentari.
" kamu nggak usah ngejar dia , jangan kamu kotori tangan kamu untuk mengurus dia ..
kata tari dengan air mata mulai berjatuhan meskipun sebenarnya dia juga ingin menghajar laki laki yang sudah merendahkan diri nya.
" tapi kak, dia sudah benar benar keterlaluan,"ucap ridho dengan tatapan penuh amarah .
mentari menggelengkan kepalanya dan air matanya tiada henti menetes membasahi pipinya dan ridho tidak tega melihat kakak nya menangis
__ADS_1
karna dalam prinsip hidupnya
saudara laki laki memang suka menggoda dan menjahili saudara perempuannya tapi dia akan menjadi orang pertama yang akan melindungi dan menjaga kakaknya jika ada laki laki lain yang berniat mengganggu dan menyakiti saudara perempuannya.
ridho yang luluh pun mengajak kakaknya untuk duduk
" kakak duduk dulunya , aku ambilin minum ," ucap ridho lalu pergi mengambil minum untuk Kakak.
setelah minum mentari kembali diam mengingat apa yang terjadi barusan . disaat hari pertama dia membantu adiknya tapi sudah ada masalah seperti inj yang menggangu .namun langsung ditepis nya karna dia nggak mau bikin adik nya khawatir.
" Roni , kenapa lho lepasin dia ," tanya ridho dengan curiga setelah menenangkan kakak nya .
Roni diam sejenak lalu menjawab " dia adalah beni Adi Kusuma anak konglomerat yang suka bikin onar dia juga terkenal playboy
dia nggak akan segan segan untuk menyakiti orang yang sudah bermasalah dengan nya
makanya gue nyuruh dia pergi supaya lho nggak terlibat terlalu jauh dengan nya dan ini bisa membahayakan diri lho dan juga kak mentari " penjelasan Roni dan itu membuat ridho kaget karna selama ini dia hanya mendengar rumor tapi tidak pernah bertemu dengan beni sang pembuat onar.
__ADS_1
jangan lupa like dan komentar jika kalian menyukainya.