Jodoh Dalam Ingatan

Jodoh Dalam Ingatan
bab 19. kepergian Sherry


__ADS_3

keluarga Ferguson semakin gelisah dan cemas karena Sherry tidak memberi kabar sampai detik iini .


ben yang begitu tau dengan sifat adiknya yang terbuka dan juga manja tidak bisa tenang perasaan nya campur aduk dia sangat mengkhawatirkan adik kesayangannya itu.


" pah... mah dedek kemana kok sampai sekarang belum pulang dan nggak mungkin dia keluyuran diluar pasti ada yang tidak beres?tanya ben dengan nada khawatir diiringi perkiraan terhadap sesuatu


" kok kamu ngomong nya seperti itu emang nya ada apa dengan adik kamu " bidik buk mia yang curiga dengan ben dan wajah nya semakin cemas


ben yang mengetahui kalau mamanya lagi cemas dia pun menyangkal.


" tidak kok mah, mungkin aja dedek pergi kerumah temannya untuk mengerjakan tugas dan lupa memberi kabar "


" sebentar lagi juga pulang " jawab ben untuk menenangkan kedua orangtuanya padahal dia sendiri tau kalau Sherry jarang main diluar dan lebih suka menghabiskan waktu dirumah dan kalau ada sesuatu pasti adiknya memberi kabar terutama padanya.


ben berjalan kearah dapur menghampiri bik mirna


" bik, apa tadi siang Sherry memberitahu bibi dia mau pergi kemana " tanya ben pada bik mirna asisten rumah tangga yang sudah lama bekerja disana


bik mirna bingung harus berkata jujur apa tidak


apa saya harus bilang pada tuan muda tapi saya sudah janji sama non Sherry .


karna yang ditanya diam saja ben kembali bertanya


" bik... apa bibik menyembunyikan sesuatu " tanya ben dengan tatapan menyelidik


" bu.. bukan begitu tuan " gugub bik mirna


maafkan saya non, saya harus bilang pada tuan muda demi kebaikan non karena bibik sayang sama non .


" tuan muda... sebenarnya tadi siang non Sherry pergi menemui den reno " jawab bik mirna sambil menundukkan kepala nya dia tidak sanggup memandang wajah ben .


sudah kuduga...tapi apa dia sudah mengetahui hubungan perempuan itu dengan reno " gumam ben


lalu tiba tiba wajahnya berubah menjadi pucat tampak cemas dan mata terbuka lebar seperti mengkhawatirkan sesuatu.


" celaka" ucapnya lalu bergegas keluar menuju mobil setelah sampai didalam mobil ben menghubungi seseorang dia kelihatan sangat panik


" hallo... kamu segera lacak keberadaan mereka " ucap ben dengan cepat .


" baik bos.." jawab orang didalam telpon .


setelah memutuskan panggilan ben langsung menancap gas dia mengemudi seperti seorang pembalap liar karena pikiran dan perasaannya sedang dipenuhi rasa cemas dan khawatir yang mendalam tentang adiknya...

__ADS_1


sementara itu Sherry yang dibawa paksa oleh reno disekap di sebuah rumah kosong lalu diikat dengan tali diatas sebuah kursi rongsokan mulut nya disumpal pakai kain .


kania berjalan mendekat dan berjongkok dihadapan Sherry


" sebenarnya aku tidak ingin melakukan ini, tapi kamu yang memaksa ku " ucap kania dengan tatapan datar lalu dia melepas penutup mulut Sherry


" kamu kejam .... kenapa kamu lakukan ini pada ku aku tidak bersalah..lepaskan aku "


" aku ingin pulang" lirih Sherry dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


"melepaskanmu ... tidak semudah itu" hardik kania


" tapi aku akan berbaik hati mengingat kamu pernah membantu ku masuk kedalam keluarga mu."ucap kania dengan seringai licik.


" aku tidak akan membunuh kamu kok


aku hanya ingin menyiksa dan mengurung kamu disini sampai aku puas ." ucap kania dengan senyum licik nya


kania memegang sebuah pisau kecil dan memainkan nya sambil berjalan menghampiri Sherry yang semakin ketakutan.


" kamu jangan takut, ini tidak akan sakit hanya .... perih " seringai kania seperti srigala yang mendapat mangsa dan siap untuk menerkam


kania mulai menyayat tangan dan wajah Sherry secara perlahan dan itu membuat Sherry menjerit kesakitan tapi kania malah senang melihat ekspresi menyedihkan itu.


sementara itu reno yang mulai tidak tega melihat penderitaan Sherry menghampiri kania dan mencoba untuk menasehati nya agar tidak terlalu kejam dan melampaui batas kemanusiaan.


sebenarnya reno tidak ingin terlibat tapi karena obsesinya yang terlalu besar pada kania jadi dia mengikuti jalan yang salah untuk membantu sang kekasih membalas dendam .


" apa kamu sudah puas menyiksa nya sampai seperti ini kasihan tau dia nggak tau apa apa malah jadi korban ." ucap reno yang mulai ngeri dengan sikap kejam kania pada gadis kecil itu


kania menghentikan aksinya sejenak


" kamu kasihan padanya atau..... kamu benaran jatuh cinta lagi sama dia " ucap kania yang menatap reno dengan tatapan dingin tapi hatinya sakit


" bu...bukan mana mungkin" elak reno dengan gugup


" lebih baik ucapan kamu benar jangan sampai kamu melakukan kesalahan " sentak kania


tapi kania masih ragu dengan ucapan reno jadi dia ingin reno melakukan sesuatu agar dia percaya .


" hmmm .. aku ingin kamu melakukan sesuatu " ucap kania


" kamu ingin aku melakukan apa " jawab reno

__ADS_1


kania berjalan mendekat kearah reno dan membisikkan rencananya


"tidak.... kamu gila ya aku tidak mau melakukan nya " hardik reno dengan marah bisa bisanya dia menyuruhku seperti itu


" kamu tidak mau karena tebakan ku benar ya " ucap kania


" kamu sudah menyiksa nya seperti ini apa belum cukup " tegas reno


" tidak akan pernah cukup sampai keluarga Ferguson hancur bahkan kalau aku membunuh nya sekalipun " hentak kania dengn mengertak kan giginya saking kesalnya auranya sudah diselimuti iblis dalam pandangan reno


huh .... ( nafas yang sesak )


" jadi kamu ingin aku melakukan itu agar kamu percaya pdaku " ucap reno untik menyakinkan kania agar percaya padanya


" tergantung padamu kalau kamu ingin aku percaya lakukan tapi kalau tidak aku akan suruh salah satu anak buah ku " ancam kania karena dia sudah dibutakan oleh dendam


"teganya dirimu pada ku kamu menyuruh ku melakukan itu pada Sherry apa kamu tidak cemburu atau kamu hanya memanfaatkan aku saja" batin reno yang lagi dilema


" " jangan mikir yang aneh aneh lakukan saja apa yang aku suruh " ucap kania seketika seakan dia tahu apa yang yang sedang dipikirkan reno


terbelalak kaget sejenak lalu murung


" baik lah jika itu yang kamu mau aku juga tidak keberatan " pasrah reno dengan ekspresi datar


" bagus .. aku janji setelah ini selesai kita akan menikah dan pergi keluar negeri" ucap kania dengan senyuman


" benarkah " ucap reno dibalas anggukan kepala oleh kania .


" aku akan menunggumu diluar ...semoga sukses jangan kecewakan kepercayaan ku padamu " bisik kania sebelum keluar dia memberikan sebuah ciuman pada reno


klik..... pintu tertutup rapat


reno berjalan mendekat dan berjongkok dihadapan Sherry yang sudah tidak berdaya hanya suara isak yang terdengar lalu dia mengangkat dagu Sherry dengan telunjuknya dan mulai bergumam sambil menatap wajah mangsanya itu


" kenapa kamu harus menjadi bagian dari keluarga yang sangat dibenci oleh kania perempuan gila itu


sebenarnya aku tidak ingin menyakiti mu tapi..... aku sangat mencintainya sampai sekarang bahkan sampai aku mati "gumam reno yang mulai ragu dengan tindakannya


" maafkan aku Sherry aku harus melakukan nya dari pada kamu dimiliki orang lain lebih baik aku cicipi kamu dulu mumpung dapat izin dari kekasihku jarang sekali ada orang seperti kania , sakit hatinya terbalas dan aku dapat untung besar ......yaitu dirimu gadis manis " ucap reno dengan tatapan liciknya


" ayo lah gadis manis sebelum kamu pergi kealam baka aku akan memberimu surga dunia yang belum pernah kamu rasakan ." ucapnya lagi dengan tatapan messum


lalu reno melakukan itu pada Sherry dan Sherry berusaha untuk memberontak dan terus menangis berharap reno mau berbelas kasihan padanya tapi isak tangis dan permohonan dari Sherry sama sekali tidak didengar atau pura pura tidak dengar karna pikiran dan jiwa reno sudah dipenuhi nafsu birahi...

__ADS_1


__ADS_2