Jodoh Dalam Ingatan

Jodoh Dalam Ingatan
bab 13 ingin kabur


__ADS_3

mentari melihat kearah orang yang baru datang dengan perasaan gelisah serta diliputi rasa takut yang mencengkam dirinya dan dia kaget ternyata orang itu adalah orang yang pernah datang ketoko ridho dan mengganggu dia waktu itu .


" beni" ucap nya dalam hati karna mulut nya masih tertutup


orang itu semakin dekat kearahnya membuat mentari bergerak dan ingin mundur tapi apalah daya tanganya masih terikat.


melihat tingkah mentari yang ingin memberontak terhadap nya beni tersenyum lebar dan semakin mendekat kan wajah nya kearah mentari lalu berbisik di telinganya


" maafkan anak buahku sayang... mereka benar benar keterlaluan memperlakukan kamu seperti ini ," ucap beni dengan mulut manisnya membuat mentari merasa gemetar dan geli serasa bulu kuduknya berdiri.


" sepertinya kamu ingin mengatakan sesuatu sayang atau.... ingin menggodaku," ucap nya dengan kedipan mata yang nakal lalu melepaskan penutup mulut mentari


" arrrhg" lirih mentari setelah mulutnya terbuka dan ikat tangan nya juga dilepas oleh beni .


,"kamu..... ternyata " ucap mentari seketika ikatan nya terlepas menatap beni dengan tatapan kebencian.


" rupanya kamu masih ingat pada ku sayang atau jangan jangan selama ini kamu selalu memikirkan aku ," ungkap beni dengan santai nya


" tentu saja aku masih ingat ....kamu orang yang pernah datang ke toko adikku waktu itu dan bersikap kurang ajar,"jelas mentari dengan nada kesal Tampa mengalihkan pandangan nya pada beni itu membuat beni tertawa


" hahaaahaaa..... ternyata ingatan mu masih tajam terhadap ku.itu membuatku semakin tertarik padamu cantik ," ucap beni dengan rasa tak bersalah sedikitpun


" kenapa kamu menculik ku dan membawa ku kesini " tanya mentari dengan perasaan mulai cemas dan bertanya-tanya dalam hati seketika beni menghentikan tawanya dan semakin mendekat kearah mentari


" ka..... kamu....apa yang kamu lakukan menjauh dariku " ucap mentari dengan panik karena beni semakin dekat dengan nya membuat mentari terdesak sampai mundur kebelakang tapi beni dengan sigap langsung menahan tangan mentari dengan kedua tangan nya yang kekar dan kuat


lalu beni langsung menindih tubuh mentari.


ketika beni hendak menciumnya mentari langsung menendang dengan lututnya tepat mengenai sasaran ( ******** beni) " krak ... arrgh," bunyi telur pecah .


" perempuan sialan ...beraninya kamu melakukan ini padaku " rintih beni yang merasa kesakitan dan langsung menangkap mentari yang hendak kabur dari nya


tapi mentari kalah cepat dari beni.


beni memegang kedua pipi mentari dengan keras dan memberi peringatan.


" kamu jangan pernah mimpi bisa kabur dari ku setelah apa yang kamu lakukan padaku barusan dan kamu harus bertanggung jawab atas perbuatan mu itu ..," kata beni dengan tatapan membunuh itu membuat mentari merasa tubuhnya gemetar karna bentakan dari beni .

__ADS_1


tiba tiba ada seorang yang mengetuk pintu kamar dari luar


," bos ada panggilan masuk dari tuan ," kata seseorang dari luar


" baik, kau tunggu aku diluar,!!! jawab nya pada orang itu


" dan untuk kau jangan berpikir macam macam jika tidak aku akan menghukummu lebih keras tapi..... setelah aku menghukum mu aku akan menghancurkan adikmu sebagai balasan nya..... kamu mengerti," !! ancam beni membuat mentari teringat adiknya ridho


" kamu jangan sakiti adikku .. aku akan melakukan apapun yang kamu mau dan aku tidak akan macam-macam," ucap mentari dengan mata berkaca-kaca karna tidak tahan dengan perlakuan beni terhadap nya .


" baiklah aku tidak akan menyakiti adikmu selama kamu patuh pada ku dan masalah tadi aku anggap tidak ada.... aku mau keluar sebentar karna ada urusan " ucap beni


" terserah .. kamu aku tidak peduli" kata mentari memalingkan wajahnya dari beni


" nanti aku suruh bibi untuk menemani mu disini dan aku akan minta dia untuk memenuhi kebutuhan mu selama aku pergi okay.... sayang .." ucap beni Dengan senyum jahat nya lalu pergi meninggalkan mentari yang masih meneteskan air mata tapi dalam keadaan emosi ...


dari luar pintu kamar beni memberi peringatan kepada anak buah nya yang diminta untuk menjaga mentari .


" kalian semua jaga nona dengan baik jangan biarkan dia kabur kalau sampai itu terjadi nyawa kalian tantangannya" ucap beni dengan penuh ancaman


"baik tuan bos " kata anak buah nya yang ketakutan karna mereka tahu bahwa bos mereka tidak main main dengan ucpannya


" bibi.... aku ingin bibi menemani mentari dan berikan apapun yang dia minta terutama pastikan dia makan, bibi harus masak yang istimewa untuk dia dan buat dia senang apa bibi paham ...," jelas beni kepada pembantu nya yang kira kira usia nya separuh baya


" bibi sangat paham dengan apa yang aden maksud pasti Nona itu sangat spesial bagi den beni " ucap bik Mirna karna selama ini tuan mudanya tidak pernah membawa wanita cantik ke villa dan beni hanya menyambutnya dengan senyuman


" aku pergi dulu ya bi " ucap beni dengan sopan lalu pergi meninggalkan rumah karna papanya yang berada diluar negeri ingin berbicara dengan nya agar tidak menggangu beni selalu pergi keluar untuk menerima panggilan dari papanya .


sementara itu dikediaman ridho .


ridho dan Tante meli serta kedua sahabat mentari sedang cemas dan khawatir menunggu kedatangan mentari. hari sudah hampir sore tapi mentari belum juga pulang semuanya panik dan gelisah takut terjadi apa-apa pada mentari .


" kamu sudah menghubungi nya ridho" kata Tante meli yang cemas


" sudah Tante,aku sudah menghubungi kakak berkali kali tapi ponsel nya tidak aktif dan aku sudah cari diseluruh kompleks sini tapi tidak menemukan jejak kakak." kata ridho yang mencoba menjelaskan


" kapan terakhir kali kamu menghubungi kakak mu " ucap Tante meli lagi karna dia tidak puas dengan jawaban ridho hatinya semakin gelisah dan tak karuan .

__ADS_1


" tadi pagi Tante sekitar jam delapan katanya kakak ada jalan dan sudah dekat dari toko... aku sebenarnya mau menjemput kakak tapi kakak bilang tidak perlu jemput dia bisa sendiri katanya," kata ridho dengan hati hati karna Tante nya sangat galak apalagi jika tau kakaknya hilang .


" kenapa kamu harus mendengarkan nya seharusnya kamu jemput dia dan jangan biarkan dia sendirian diluar, dia tidak kenal siapa pun disini dan itu berbahaya bagi nya bagaimana jika ada orang yang berniat jahat padanya ." ucap Tante meli yang tiada henti mengomel pada ridho karna meli memiliki firasat sesuatu yang buruk telah terjadi pada keponakan tersayang nya itu


" maafkan aku Tante .... aku tak bisa menjaga kakak, aku minta maaf," kata ridho dengan penuh penyesalan bagaimanapun juga yang dikatakan Tante benar seharusnya dia tidak membiarkan kakaknya sendirian diluar.


meli melihat ridho yang tulus minta maaf dengan penuh penyesalan membuat nya menghela nafas panjang dan tidak seharusnya menyalahkan dirinya karna mentari .


" ya sudah ... ini bukan salah kamu lebih baik kita tunggu sebentar lagi jika mentari belum pulang juga kita lapor polisi ," ucap Tante meli dengan tenang dia tidak ingin memperburuk suasana tapi didalam hatinya dia sangat khawatir .


"benar kata Tante ... lagian kalau sekarang kita lapor polisi tidak akan diterima laporan kita karna mentari baru beberapa jam hilang dan belum memenuhi syarat 24 jam .," tambah Roni yang dari tadi diam dan juga ikut menyesal karna tidak dapat mencegah mentari pergi.


kring...kring... ponsel ridho berbunyi dan tertera nomor yang tak dikenali oleh ridho dan dia langsung mengangkat telepon nya.


" hallo.. ini siapa ya " ucap ridho ketika mengangkat telepon.


" hallo... benar ini dengan saudara ridho" tanya orang ditelpon.


" iya benar....ini saya ada apa ya " tanya Ridho lagi dengan bingung


" kami dari pihak kepolisian ingin memberikan kabar bahwa saudari mentari de marella mengalami kecelakaan ," beritahu orang ditelpon dan membuat ridho kaget


" apa....." teriak ridho membuat semuanya terkejut dan dia langsung sempoyongan


" ada apa ridho " tanya Tante tapi ridho tidak menjawab wajah nya langsung pucat


" hallo.... hallo... apa anda masih mendengar saya saudara ridho " panggil orang ditelpon dan Tante meli menjawabnya


" ada apa ya pak " tanya Tante meli


" Anda siapa " tanya orang ditelpon karna yang menjawab perempuan


" saya Tante nya " jawab meli


" begini buk ... saudari mentari mengalami kecelakaan dan sekarang jenazahnya sudah berada dirumah sakit .


" tidak....." teriak Tante meli dan bruk... dia jatuh pingsan setelah mendapat kabar tentang kematian mentari .

__ADS_1


bagaimana kalian suka tidak cerita nya


maaf ya telat update nya soalnya lagi sakit☺️


__ADS_2