Jodoh Dalam Ingatan

Jodoh Dalam Ingatan
bab 26.risa tahu segalanya ..


__ADS_3

disaat operasi sedang berlangsung pak Herry tidak henti-hentinya memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan harapan agar Allah melancarkan operasi istrinya


setelah sholat dan berdoa pak Herry kembali kedepan ruang operasi hati nya merasa cemas dan khawatir takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada istrinya...


kring...kring..( ada panggilan masuk) wajah pak Herry berubah seketika melihat panggilan masuk di layar handphone nya tangannya gemetar menggeser tombol hijau itu dia terdiam sejenak untuk mengatur nafas kemudian mengangkat telepon itu dan mendekatkan ke telinganya..


" assalamualaikum..pah.." salam Risa dari telepon


" wa'alaikumsalam..." jawab pak Herry singkat


" papa sama Mama baik baik saja kan " spontan pertanyaan Risa membuat pak Herry terkejut


" kenapa kamu bertanya seperti itu sayang..." tanya balik pak Herry


" nggak apa-apa..hanya saja perasaan Risa dari tadi nggak enak pah..sejak papa dan mama pergi liburan Risa selalu kepikiran sama mama.." terang Risa dan itu semakin membuat pak Herry khawatir dan cemas takut putrinya tahu kebenaran nya karena Risa bisa merasakan keadaan mamanya yang lagi berjuang melawan penyakit yang di deritanya


" semuanya baik baik saja..mama juga baik ..kamu nggak usah mikir yang macam-macam cukup berdoa sama tuhan semoga kita terus dilindungi dan diberi kesehatan walau kita berada jauh tapi kamu harus tetap jaga kesehatan..ya" berat rasanya pak Herry mengatakan ini ingin rasanya dia berbagi duka dengan anaknya ..


" syukur lah kalau begitu.. oh ya pah mama mana dari tadi Risa nggak dengar suara mama.." tanya Risa


" mama lagi mandi... kenapa kamu mau bicara sama mama.." jawab pak Herry sambil menghidupkan kran air yang ada di salah satu toilet rumah sakit agar anak nya percaya kalau istrinya lagi mandi ..


" nggak usah pah ..by the way.. kapan papa pulang udah satu Minggu lho Risa ditinggalin..." pertanyaan Risa membuat pak Herry bingung harus jawab apa..


karena tidak ada jawaban Risa kembali bertanya..


" pah..papa kenapa " tanya Risa


" hmmm..belum tau sayang ...mama kamu masih betah disini...memang nya kenapa kamu ada masalah dikampus " tanya pak Herry untuk mengalihkan pembicaraan agar Risa tidak terus menanyakan tentang mamanya


" nggak ada masalah ..cuma aktivitas dikampus terlalu padat..jadi sedikit capek ...hehehh" ucap Risa sambil cengengesan


" pah..udah dulu ya ..bentar lagi dosen Risa masuk " ucap Risa yang sekarang memang lagi duduk dikelas sambil menunggu dosen masuk


" baiklah...sayang kamu belajar dengan benar supaya nanti kamu bisa menjadi dokter hebat ..." kata pak Herry memberi semangat pada putrinya dan panggilan mereka pun berakhir...


pak Herry tidak sanggup menahan air mata nya karena telah berbohong terhadap Risa tentang kondisi ibu Yulia..


" maafkan ..papa sayang ..papa tidak bermaksud membohongi kamu..semoga kamu bisa mengerti kenapa kami melakukan ini semua...maaf " lirih pak Herry

__ADS_1


satu jam kemudian.. seseorang keluar dari ruang operasi tak lain adalah dokter Vera yang bertugas mengoperasi buk Yulia pak Herry segera menghampiri dokter tersebut ..


" dok..bagaimana operasi nya..dan.... kondisi istri saya bagaimana.." tanya pak Herry seketika


" Alhamdulillah.. operasi nya berjalan lancar ...kondisi ibu Yulia baik dan akan segera dipindah kan keruang ICU .." terang dokter Vera dengan wajah tersenyum


" syukur Alhamdulillah ya Allah terima kasih atas pertolongan mu " ucap pak Herry sambil bersujud sebagai rasa syukur kepada Allah ..


seminggu telah berlalu sejak terakhir Risa menelpon papa nya dari kampus .. tapi itu bukan yang terakhir karena Risa selalu menelpon orang tua nya setiap hari namun ada sesuatu yang membuat Risa bingung setiap kali dia minta video call papanya selalu bilang tidak bisa tentunya dengan berbagai alasan yang diberikan oleh pak Herry yang bisa membuat Risa percaya ....


akhir pekan Risa tidak ada kegiatan jadi dia memutuskan untuk membersihkan rumahnya dan perkarangan..


mulai dari mencuci,menyapu, mengepel lantai, bersihkan dapur dan semuanya dibersihkan


" hufh.. akhirnya selesai juga beres beres..


tinggal kamar mama yang belum " ucap Risa sambil berjalan menuju kamar mamanya .


klek ( suara pintu dibuka ) Risa masuk dengan tersenyum saat melihat foto kedua orang tuanya yang tersusun rapi di dinding kamar dan diatas meja ..


setelah selesai membersihkan kamar..Risa membuka laci meja rias mamanya dan menemukan sebuah map warna merah muda


" assalamualaikum pah.. " salam Risa kepada orang yang menelpon nya..


" wa'alaikumsalam...kamu lagi dimana ris.." tanya pak Herry


" Risa dirumah pah lagi beres beres" jawab Risa singkat..


ternyata pak Herry sengaja menelpon Risa agar Risa tidak memiliki kesempatan


untuk membuka dokumen itu dan mengetahui segalanya untung pak Herry selalu memantau keadaan rumahnya dengan cctv melalui ponselnya jadi apapun yang terjadi dan yang dilakukan oleh anaknya dia akan tahu...kecuali kamar tidur anak nya semuanya dipasang cctv..


" hufh...hampir saja ketahuan " ucap pak Herry sambil mengelus dada dengan perasaan lega


" ada apa pah.." tanya buk Yulia yang masih terbaring ditempat tidur pasien..


" Risa hampir saja mengetahui semuanya untung aku cepat bertindak kalau tidak dia pasti akan kecewa dan sakit sama kita karena merahasiakan hal ini..." ungkap pak Herry sambil menghadap kearah istrinya itu..


" apa yang harus kita lakukan pah jika risa tau semua ini " buk Yulia tampak cemas dan khawatir memikirkan hal ini begitu pun dengan suaminya mereka tampak binggung tapi pak Herry tidak mau ini terjadi

__ADS_1


" nggak mama pikirkan yang penting sekarang mama harus sehat dan kita kembali berkumpul bersama anak kita mama nggak mau kan Risa terluka " kata pak Herry sambil memegang tangan istrinya..buk Yulia menggeleng cepat.


satu bulan kemudian...


buk Yulia telah kembali kerumah dia tampak fresh dan sehat sedang kan pak Herry kembali beraktivitas dikantor begitu juga dengan Risa yang semakin sibuk di kampus ...


meskipun keluarga mereka tampak bahagia apalagi setelah operasi buk Yulia tidak ada mengeluh tentang penyakit lagi tapi sebenarnya ada sesuatu yang sengaja disembunyikan oleh pak Herry dari keluarganya termasuk dari pak Alex Ferguson sendiri atasannya...


" apa yang harus aku lakukan jika mereka tau kalau semua ini sudah bukan milik mereka lagi ...ya tuhan bantu hamba untuk melewati ini semua " batin pak Herry sambil melihat sekeliling rumahnya ada perasaan yang tidak bisa di gambarkan semua bercampur aduk...


Risa melihat papanya berdiri sambil memandangi rumah mereka dia pun menghampiri papanya..


" hari ini cerah ya pah ...langit tampak biru dan udara nya segar lagi seperti senyum manis mama..iya kan pah.."?? goda Risa yang melihat mamanya berjalan kearah mereka dan pak Herry hanya bisa tersenyum melihat anak dan istrinya


" kamu ini ...anak kecil selalu benar.." jawab pak Herry dengan canda diiringi tawa Risa


buk Yulia meneteskan air mata melihat kebahagiaan ini


" apa yang akan terjadi jika penyakit ku tidak bisa sembuh dan aku pergi untuk selamanya akan kah aku bisa melihat kebahagiaan ini, keceriaan ini ...tapi itu dulu... sekarang aku sudah sembuh dan bisa merawat dan menjaga suami dan anak ku yang paling kusayangi mereka berdua adalah nyawaku dan orang yang paling berharga dalam hidup ku sampai aku mati ..."lirih batin buk Yulia memandangi kedua insan yang sedang bercanda ria dihadapan nya sambil tersenyum melihat tingkah laku keduanya..


keesokan paginya Risa mencari mamanya sampai kedalam kamar


" mah..mama...mama" Risa teriak memanggil mamanya tapi tidak ada sautan dari mama dia sudah mencari keseluruh ruangan


" mama kemana sih.. kok pagi pagi udah menghilang...mungkin dikamar kali .." Risa pergi ke lantai atas dan masuk ke kamar mamanya


" ma..mama..apa mama ada didalam ." panggil Risa didepan pintu kamar mandi karena terdengar guyuran air shower jadi Risa masuk kedalam.. tapi tidak ada orang mandi


" kenapa airnya hidup...apa mama lupa matiin nya.." ucap Risa mematikan shower


langkah Risa terhenti ketika dia melihat salah satu laci meja rias mamanya terbuka dan berniat menutupnya kembali tapi dia melihat sesuatu yang selama ini selalu membuat dia penasaran


" sebenarnya ini dokumen apa sih..kenapa aku selalu tidak ada kesempatan untuk membuka nya setiap kali mau melihat selalu saja gagal dan itu karena papa menelepon disaat yang tepat dengan berbagai alasan akhirnya nggak jadi deh..tapi sekarang aku punya kesempatan... hehehehe" ciloteh Risa sambil mengingat kembali kejadian itu lalu ketawa puas


" hehe..maaf ya pah..aku penasaran banget ni.. emangnya ini surat apa sih sampai membuat aku seperti ini..pasti surat penting yang berkaitan dengan posisi dikantor ..jangan jangan papa naik jabatan lagi..jadi mau ngasih aku kejutan " kata Risa sambil cengengesan memegang dokumen itu


" kejutan..."kata Risa memberi kejutan pada dirinya sendiri tapi setelah melihat isi dokumen bibir Risa bergetar dan tangan nya ikut gemetar sehingga membuat dokumen itu jatuh kelantai...


kakinya tidak sanggup menopang berat tubuh nya sehingga dia ikut terjatuh kelantai air matanya mengalir begitu saja...

__ADS_1


dia sudah tau segalanya apa yang di sembunyikan oleh orang tua nya dari dirinya selama ini


__ADS_2