
sudah satu Minggu Reno tidak memberi kabar pada Sherry , Sherry sangat gelisah dia takut terjadi apa apa sama Reno karna selama pacaran mereka tidak pernah bertengkar dan nomornya tidak bisa di hubungi Sherry memutuskan untuk mencari Reno kerumahnya.
sementara itu Ben curiga dengan Kania karna tidak biasanya Kania tidak mencarinya padahal selama ini Kania slalu menempel terus padanya kayak prangko yang tidak bisa lepas meskipun Ben sering mengabaikan nya
" mengapa Kania tidak datang hari ini ya , apa terjadi sesuatu pada nya " ucap Ben dengan wajah datar
lalu dia menghubungi seseorang untuk menyelidiki kemana Kania pergi
" hallo ... ada pekerjaan baru untuk mu " ucap Ben memberi perintah
" iya bos , apa yang bisa saya bantu bos " jawab pria yang menerima panggilan
" kamu cari tahu dimana Kania sekarang , dan lapor kan pada ku secepatnya" perintah Ben dengan sangat tegas karna ada yang tidak beres dengan Kania.
" baik bos" jawabnya yang menuruti perintah dari Ben
tak butuh waktu yang lama bagi Ben menunggu informasi tentang orang yang dia cari .
kring...kring kring
__ADS_1
ponsel Ben berdering dan dia langsung mengangkat ketika tau yang menelpon adalah orang suruhan nya untuk mencari keberadaan Kania
" hallo , bagaimana" ucap Ben dengan posisi duduk di kursi putar nya tempat dia bekerja
" beres bos , saya sudah menemukan nona Kania , tapi bos dia sedang bersama dengan seorang pria" ucap pria asing itu pada bosnya membuat sedikit kaget
" oke... kamu ikuti terus mereka jangan sampai lolos berikan aku informasi yang lebih akurat tentang dia aku ingin lihat siapa laki-laki itu" ucap Ben lagi dengan tatapan emosi
" baik bos, saya mengerti " ucap pria itu lalu panggilan dimatikan oleh Ben dan pria itu langsung mengikuti Kania Tampa diketahui keberadaannya oleh Kania .
setelah selesai belanja , makan mereka masuk kedalam mobil dan pergi sampai lah mereka di sebuah rumah milik Reno .
Kania terus bermanja dengan Reno untuk melepaskan hansrat dan kerinduaan nya selama ini walau mereka sering bertemu tapi tidak bisa bersama seperti dulu karena mereka berpacaran dengan anak anak dari tuan Alex Ferguson jadi mereka bersikap seolah olah mereka tidak kenal dan mencintai pasangan masing-masing.
" sayang aku sangat merindukan mu " ucap Reno sambil menggerayangi tubuh Kania membuat Kania mendesah dan keduanya hanyut dalam hasrat yang penuh nafsu birahi .
setelah mereka melakukan pertarungan menjijikan itu mereka terlihat kelelahan dan mereka membuka pembicaraan mengenai keluarga Ferguson.
" sayang bagaimana kalau kita akhiri
__ADS_1
saja sandiwara ini , aku sudah bosan meladeni anak manja itu ( Sherry)" ucap Reno dengan ketus tapi masih menciumi leher Kania yang berada disampingnya.
" kamu sabar lah sebentar lagi setelah kita mendaptkan apa yang kita ingin kan dan dendam ku terbalas, baru kita singkirkan mereka " ucap Kania dengan tatapan tajam diiringi senyuman licik karna dia mengira kemenangan sudah berada didepan mata .
" tapi sayang apa kamu benar-benar akan menikah sama Ben, lalu aku bagaimana, aku tidak mau menikah sama bocah ingusan itu" cetus Reno dengan gaya manja pada Kania tapi dengan kesal karna dia tidak mau sama Sherry
baginya Sherry hanyalah trik untuk balas dendam tidak ada rasa sedikit pun.
" lalu apa rencana kamu selanjutnya sayang" ucap Reno lagi yang melihat Kania bangkit dari tempat tidur
" aku akan tetap menikah sama Ben walaupun dia tidak suka tapi dengan bantuan Sherry aku bisa menikah dengan nya selama ini Ben memang dingin pada ku tapi aku bisa melihat dia sedikit peduli padaku ,aku benar-benar memiliki peluang besar untuk masuk kedalam keluarga mereka dan membalaskan dendam keluarga ku " ucap Kania dengan tatapan aura membunuh sambil mengepalkan tangannya.
Tampa mereka sadari ternyata ada seseorang yang merekam pembicaraan mereka orang itu adalah orang suruhan Ben
" dasar perempuan murahan " umpat nya dalam hati lalu pergi meninggalkan rumah itu.
sedang kan Sherry sudah berada didepan pintu rumah Reno, dia mendengar semua pembicaraan Reno dengan perempuan itu dia begitu kaget dengan apa yang dia dengan dengar dia terduduk dilantai tak berdaya terisak dan sakit hati mendengar Reno tidak mencintainya dan mencacinya .
kania yang mendengar suara tangisan berlari keluar diikuti Reno yang tidak memakai baju hanya celana boxer yang dia pakai .pintu terbuka dan ...
__ADS_1
keduanya kaget melihat siapa menangis ternyata
" Sherry" ucap Reno dan Kania secara bersamaan dan menelan salivanya lalu keduanya saling bertatapan karna mereka sudah tertangkap basah oleh Sherry.