Jodoh Dalam Ingatan

Jodoh Dalam Ingatan
bab2 masa lalu yang pahit


__ADS_3

dikediaman vevi


dirumah vevi ,Dina,Vina,dan mentari berkumpul bersama untuk melihat foto-foto mereka yang lucu pada saat liburan kemarin disaat mereka sedang asyik bercanda tiba tiba ada yang mengetuk pintu rumah vevi.


tok tok tok (bunyi pintu diketuk)


"siapa tuh yang datang "kata Dina sambil melihat kearah pintu yang masih tertutup


"nggak tau,aku lihat dulunya"jawab vevi lalu berjalan mendekati pintu.


vevi pun keluar untuk mengecek siapa yang datang ternyata yang datang adalah vito


crek..


vevi melihat sesosok pria tengah berdiri didepan pintu dan kaget


"assalamualaikum Vi ?salam Vito


"wa waalaikumsalam kak Vito"jawab vevi dengan gugup tapi dengan sedikit senyum


"kamu kenapa Vi kok gugup gitu


kamu nggak suka ya saya kesini"balas Vito


"oh... nggak kok kak aku cuma kaget aja kakak tiba tiba datang "jawab vevi yang masih tak percaya


"hmmm...by the way kakak ada apa ya datang kesini"tanya vevi dengan penasaran


"aku kesini mau ketemu sama mentari, soalnya tadi aku lihat seperti ada mentari dirumah kamu"


ucap Vito


mengapa Kak Vito mencari mentari "tanya vevi dalam hati


hey..kenapa kamu bengong ,mentari nya ada kan "ucap Vito yang mengangetkan vevi


"ha.oh iya benar banget mentari emang ada disini kok.


bentar ya kak aku panggilin mentari" jawab vevi lalu masuk kerumah


tari ada yang nyariin kamu tuh "


"siapa"jawab mentari sambil


mengerutkan kedua alisnya


nanti kamu juga akan tahu" ucap

__ADS_1


vevi dengan senyuman menggoda


"siapa sih"tanya Vina dan Dina yang penasaran


"kepo deh"jawab vevi cuek


mereka semua keluar karna penasaran siapa yang datang mencari mentari.


"aah...ba..bang Vito"ucap mentari terbata bata dalam hati yang kaget


"hey...tari apa kabar "sapa Vito diiringi senyuman sambil melambaikan tangannya


"Alhamdulillah baik kok kak"balas tari dengan sedikit senyum


pipinya merah padam entah kenapa dia merasa kedatangan Vito kali ini ada maksud tertentu .


ayo silahkan duduk kak nggak enak ngobrol sambil berdiri.mereka pun duduk di kursi yang hanya dibatasi oleh meja dan vas bunga kecil


"tari kamu sama siapa disini apa cuma sama vevi"tanya Vito basa basi


"nggak kok,kami semua disini ada vevi,vina,Dina,dan Mila (adiknya vevi) "jawab vevi Tampa ragu


"kalian selalu berempat ya nggak pernah berubah"ucap Vito sambil melirik kearah mentari


"oh ya tari aku dengar kamu sudah lulus, selamat ya?sambung Vito sambil mengulurkan tangannya kearah mentari


"makasih kak vito"mentari pun membalas jabatan tangan Vito dengan santai


"kayak nya belum deh soalnya nggak ada biaya kak"


hmmm...kak Vito ada apa ya nyariin aku"tanya mentari yang langsung pada intinya


"emang kenapa nggak boleh aku bertemu denganmu"jawab Vito yang sengaja ngulur waktu


"bukan gitu kak,aku ngerasa agak aneh kok tiba tiba kakak nyariin aku sampai kerumah vevi lagi padahal kita sudah lama banget nggak ketemu"ucap mentari dengan hati hati


"nah itu kamu tau, kita sudah lama nggak ketemu "jawab Vito dengan tatapan tajam tapi pelan


sementara itu Vina dan yang lain nya lagi nguping dibalik pintu


"mereka lagi ngomongin apa sih kok lama banget"gerutu dina yang masih dalam posisi nungging karna tubuhnya dihimpit oleh teman teman nya yang kepo


"kak kalau nggak ada yang penting aku masuk dulu"ucap mentari yang hendak pergi


namun tiba-tiba Vito menarik tangan mentari dan berdiri


"aku kesini mau bilang sama kamu kalau aku masih sayang dan cinta sama kamu tari"kata Vito dengan serius

__ADS_1


kamu mau kan jadi pacarku lagi "tambah Vito dengan tatapan yang penuh cinta pada mentari


tari kaget dengan apa yang diucapkan oleh vito dan langsung menarik tangan nya, ia pun berjalan membelakangi Vito dan teringat masa lalu nya


flashback off


empat tahun yang lalu di SMA negeri 06 tuna bangsa.aku mentari baru menyelesaikan pendidikan di SMP dan melanjutkan ke SMA ini kondisiku memang tidak memungkinkan untuk berjalan normal seperti sedia kala karna kecelakaan yang aku alami dan aku harus berjalan pakai tongkat.aku memiliki tiga sahabat yaitu Vina Dina dan vevi mereka selalu memberikan aku semangat untuk tidak menyerah kami bersahabat sejak SMP waktu itu aku masih sehat.


namun persahabatan kami mulai terusik ketika kakak senior kami anak kelas 3 bernama Vito dan 4 temannya mendekati kami salah satunya teman satu kelas dengan ku


dia memang suka menjahili anak anak yang lain terutama anak perempuan . dan sekarang kami yang jadi sasaran tapi bedanya tidak di bully melainkan didekati karna kami berempat jadi mereka juga berempat kecuali teman ku itu namanya Fadlan biasa dipanggil Aan dia tidak ikut.


Dina dekat sama Sobri ,Vina dekat sama andika dan vevi dekat sama Roni hanya aku dan Vito yang tidak dekat karna aku nggak suka sama dia.


tapi karna dia berteman dengan Aan jadi dia begitu mudah untuk mendekati ku ditambah lagi dengan teman-temanku yang sudah pacaran dengan geng nya .


awalnya aku menolak dengan alasan kondisiku yang cacat tapi dia tidak pernah menyerah untuk mendapatkan hatiku berbagai cara dia lakukan bahkan pernah suatu ketika dia berlutut dihadapanku dan bermohon


"mentari aku mohon kamu terima aku jadi pacar kamu ya , please ?ucap Vito dengan wajah penuh harap sambil memegang tanganku


"kak Vito jangan seperti ini, ayo bangun kak kita dilihatin orang tu"ucap mentari sambil menarik tangan Vito yang masih memegang tangannya dengan ekspresi wajah panik karna diliatin oleh orang .


"aku nggak akan bangun,sebelum kamu nerima aku"balas Vito dengan tampang serius yang masih menatap kearah mentari .


sedangkan mentari masih gelisah apa yang harus dia lakukan mengingat Vito adalah kakak kelasnya yang cukup populer di sekolah dan terkenal sebagai anak seni yang hebat Dimata para guru tapi dia juga memiliki sifat buruk yaitu playboy itulah kenapa mentari jadi bimbang untuk menerimanya.


"tari gimana kamu mau kan "ucapan Vito menyadarkan mentari dari lamunannya


"beri aku waktu untuk memikirkan nya kak"jawab mentari dengan hati hati


"kapan kamu akan jawab "balas Vito dengan tatapan lembut


"nanti akan aku beritahu kak Vito"ucap mentari tampa membalas tatapan nya


"baik lah aku nantikan jawaban kamu besok disekolah "kata Vito sambil berdiri lalu pergi meninggalkan mentari


disekolah jam pelajaran pun habis dan waktunya untuk pulang.tapi disaat mentari bersama yang lainnya mau pulang tiba-tiba Vito dan gengnya datang menghampiri kami Vito menarik mentari dengan pelan karna mentari pakai tongkat lalu bertanya


"tari gimana jawaban kamu "kata Vito yang terus menanti jawaban


dan mentari menghela nafas panjang "baik lah kak akan aku jawab"ucap mentari sambil menatap wajah Vito


"a...aku mau jadi pacar kak Vito"ucap mentari terbata bata dan tangan nya keliatan gemetar


"benar kah apa yang kamu katakan "jawab Vito dengan wajah berseri-seri Tampa ada kedustaan yang terlihat dan mentari mengangguk. secara spontan Vito langsung memeluk mentari dengan erat tapi mentari malah mendorong tubuh Vito karna dia hampir kehabisan Nafas .


melihat itu semua teman teman yang lain jadi ikut senang.

__ADS_1


maaf ya terlambat update nya maklumlah belum berpengalaman


beri saran dan komentarnya ya😁


__ADS_2