
ben terus memukuli reno dan tidak memberi kesempatan untuk bicara .
reno bicara dengan gemetaran darah mengalir dari pelipis dan dari sudut bibirnya dia berusaha bangkit .
" tu..tunggu kak... aku bisa jelasin, ini semua salah paham bukan aku yang mau membunuh Sherry aku sangat mencintainya kakak harus percaya padaku " ucap reno dengan gemetaran untuk menyakinkan nya tapi ben tidak percaya karna bukti sudah jelas berada di tangan reno dan mata hatinya sudah tertutup untuk memaafkan reno.
" bajingan...kau masih mau mengelak"lotot ben
seketika reno menyadari tatapan itu dan langsung membuang senjatanya yang sempat dirampas dari tangan kania dan itu adalah penyebab kesalahpahaman bagi reno tapi bagi beni masih ada hal lain. disaat perseteruan sengit diantara mereka masih berlangsung Sherry sadar dan membuat keduanya berhenti .
uhuk....uhuk... kak " panggil Sherry dengan suara serak karna sudah tidak berdaya lalu ben berlari menghampiridan memeluknya
" dek kamu harus kuat sebentar lagi kakak akan membawamu kerumah sakit " lirih ben melihat kondisi adiknya yang berlumuran darah dan air mata tidak bisa di bendung.
" kak...adek...sudah....tidak kuat lagi...
adek... minta maaf...karna selama ini adek... tidak mendengarkan perkataan kakak... jangan salah kan reno.... lagi kak..dia tidak bersalah." ucap Sherry terbata-bata dalam nafasnya yang tidak beraturan
reno yang mendengar pembelaan Sherry terhadap dirinya merasa tidak pantas menerima semua ini.
" Sherry membelaku... berarti dia...masih mencintaiku,betapa bodohnya aku selama ini yang menyia-nyiakan gadis sebaik dia " lirih batin reno yang di lupuk penyesalan
" kamu jangan bicara lagi dan untuk apa kamu membela nya dia sudah mengkhianatimu dan menyakiti mu seperti ini kalau memang dia mencintai mu seharusnya dia tidak menyakiti mu dan memperlakukan mu seperti ini ,setelah kakak membawa mu kerumah sakit " ben tidak melanjutkan kata-katanya dia menatap reno dengan sengit lalu melanjutkan ucapannya
" akan kakak kirim lelaki bajingan dan wanita biadab itu kepenjara dan membiarkan mereka membusuk disana sampai ajal menjemput " ancam ben dengan aura yang menakutkan
Sherry yang tahu sifat kakak nya yang selama ini lembut, baik ,dan dermawan tidak menyangka akan berubah seperti ini dia merasa sangat sedih walau kakaknya melakukan ini demi dirinya
" kak... adek mohon... jangan seperti ini...biarkan...uhuk... adek pergi... Dengan tenang...adek tidak akan....menyusahkan kalian lagi...tidak akan berebut apapun dengan...kakak lagi..." ucap sherry Dengan susah menahan sakit
__ADS_1
" dek... kamu bicara apa ,jangan sembarangan kamu akan baik baik saja " ucap ben dengan cemas
" jika adek ...tidak bertemu...dengan mama...papa...adek mohon sampaikan.... permintaan maaf adek...pada mereka" ucap sherry nafas nya sudah semakin tidak beraturan seperti orang yang mau dipanggil illahi
" kak... adek titip...mama sama papa..kakak..harus menjaga mereka...buat adek... dan tidak boleh...menjadi jahat" lanjutnya dengan tetesan air mata karena dia yakin setelah sepeninggalnya kakaknya pasti akan berubah makanya dia memberi peringatan pada ben, tapi entah didengar atau tidak karena perasaan ben diliputi kecemasan
" kamu tidak boleh bicara seperti itu lagi, kamu sendiri yang harus menjaga mama dan papa aku tidak mau " bentak ben pada Sherry dengan wajah serius tapi tetap rendah terdengar mata nya sayu .
" hmm... kakak jangan...marah...uhuk..kakak harus... janji sama adek ...untuk tidak... membuat mereka.... sedih"ujar sherry menahan kesakitan luar biasa bibir nya gemetar ,wajahnya pucat dan seluruh tubuhnya menggigil
" tapi...dek" bantah ben
" maa...fin...adek..kak,adek sayang sama mama...papa dan...kakak" suara Sherry lenyap, matanya tertutup ,tangannya terkulai,denyut nadinya berhenti menandakan dia telah pergi untuk selamanya.
suasana hening untuk sementara
ben mencoba membangunkan adeknya tapi tidak ada respon
ben yang menyadari itu langsung memeluk adik nya dengan sangat erat
" tidak....." teriak ben dengan uraian air mata.
" kenapa kamu tinggalkan kakak dek,kakak tidak bisa melindungi kamu ,aku memang kakak yang tidak berguna....hiks" histeris ben yang meratapi kepergian adiknya
reno ingin mendekat tapi didorong oleh ben.
" jangan sentuh adik ku " geram ben walau dia sudah berjanji pada adiknya untuk tidak membenci reno tapi tetap saja dia tidak bisa .
lalu dia ingin mendekat kembali tapi niatnya diurungkan dia malah mendekat kearah kania yang tampak berdiri dengan bahagia menyaksikan adegan menyedihkan itu lalu dia mencekik kania dengan sangat kuat
__ADS_1
" lepaskan aku ...apa yang kamu lakukan "kania kaget dengan serangan reno yang datang secara tiba-tiba .
" ini semua salah mu perempuan hina
aku akan membunuhmu sekarang juga dan kita sama-sama menuju ke neraka" ucap reno mengancam kania dengan tatapan kosong karena Sherry telah pergi meninggalkan nya dan itu semua salah nya.
" kamu gila... walaupun kamu membunuhku ben juga tidak akan memaafkan mu...dia sangat membencimu...kamu lah penyebab kematian adiknya" ancam kania dengan santai walau dia merasa kesakitan
" tutup mulutmu aku akan... " hentak reno namun terputus karna salah satu anak buah kania menodongkan senjata padanya
" hmmm... kamu kira siapa yang akan mati duluan kamu itu bodoh dan tak berguna kamu pikir selama ini aku baik pada mu karena aku menyukaimu... tentu tidak " senyum piciknya yang merendahkan setelah terlepas dari cengkeraman reno
" wanita iblis...keparat kau....aku menjadi seperti ini karena kau,dasar ular.." hardik reno yang berada dibawah ancaman pistol, dia tidak takut mati, bagi nya hidup tampa Sherry bagaikan mayat hidup
" wow... rupanya kamu sudah bosan hidup..oh.aku lupa kekasih mu kan sudah tidak ada, jadi untuk apa lagi kamu hidup ." sindir kania masih dengan gaya angkuhnya.
" iya... kamu benar aku lebih baik mati.. untuk apalagi aku hidup... wanita yang aku cintai sudah tiada dan aku rela mati dari pada hidup dalam bayang bayang dosa...cepat bunuh aku..aku tidak mau menjadi boneka mu lagi " pasrah reno dengan air mata membuat kania semakin bahagia melihatnya
" baik..akan aku kabulkan permintaan mu dan terima kasih telah membantuku selama ini untuk membalaskan dendam ku..." senyum kania tampa rasa bersalah.
" berikan padaku biar aku saja yang melakukan nya " pinta kania yang meminta senjata pda anak buahnya
"selamat tinggal reno.. abdiku yang setia..." ucap nya sambil menodongkan pistol kearah reno.
dorrr... tembakan pistol tepat didadanya..reno terjatuh.. dengan tersenyum dia melihat Sherry yang masih berada dipangkuan ben,lalu air matanya jatuh untuk yang terakhir kalinya
" kak...aku..minta..maaf" reno meminta maaf pada ben tapi ben tidak meresponnya dia tidak peduli dengan keadaan sekitar.
reno yang tau kalau ben tidak akan memaafkannya dia hanya pasrah dan matanya tertutup sebagai tanda kalau dia sudah dipanggil illahi.
__ADS_1
" *aku tau kak ben pasti tidak akan memaafkanku , selama ini dia sangat baik padaku walau dia sedikit ragu dengan ku tapi dia tetap mendukung hubungan ku dengan Sherry wanita yang telah aku sia -sia kan ,aku khianati dan aku sakiti , aku berharap kamu mau memaafkan aku Sherry..... sekarang aku akan menemani mu dan kita akan berjumpa lagi di akhirat....tunggu aku...sayang aku mencintaimu" batin reno setelah menutup mata dia pergi dengan tersenyum karena bisa menemani kekasih hatinya tapi air mata terus mengalir karena tidak mendapat maaf dari ben dan juga atas kesalahannya.
kisah cinta reno dan Sherry sudah berakhir bersamaan dengan kepergian mereka berdua untuk selamanya menghadap sang Khaliq*.