
Alarm berbunyi menunjukkan pukul 05.00 WIB pagi kami semua bangun untuk melaksanakan shalat subuh dan Tante meli bertindak sebagai imam sholat .
setelah sholat semua nya bersiap siap untuk pergi ke toko kecuali mentari dia malah kembali tidur .
ayo bangun tari waktu nya mandi setelah itu kita bersiap siap pergi ke toko
"aku masih ngantuk tante "!!jawab mentari dengan mata masih tertutup
"susah sekali disuruh bangun padahal sudah selesai sholat hmmmm..... aku kerjain ah.." kata meli yang mempunyai ide untuk menjahili keponakan nya itu
meli mendekati wajah nya ke telinga mentari lalu berbisik "tari kalau kamu nggak bangun Tante akan ninggalin kamu .terus ntar ada yang datang mereka itu perampok dan menculik kamu lalu dibawa ketempat gelap untuk dijadikan santapan harimau tapi sebelum itu kamu akan diperkosa secara bergiliran lalu dilempar ke kandang harimau..
kata Tante meli sambil tertawa kecil didalam hati lalu hendak beranjak pergi .
tari langsung terbangun dan berteriak ....tidak ...Tante jangan tinggalkan aku ya,aku takut .??
teriak tari yang percaya pada omongan meli dengan raut ketakutan.
"makanya jangan tidur lagi ,ayo cepat mandi Tante tungguin di luar " ucap Tante meli dengan serius tapi tetap aja nggak bisa tahan tawa melihat ekspresi mentari .
"iya Tante , tari mandi" jawab mentari yang langsung masuk ke kamar mandi .
mereka berangkat ke toko disana sudah ada adikku namanya ridho dia sudah tinggal di Jakarta selama 5 tahun
" kakak.... akhirnya kakak datang aku kangen sama kakak" ucap rindho yang langsung memeluk kakaknya karna sudah lama tidak bertemu
"kakak juga kangen sama kamu adik "jawab mentari yang membalas pelukan adiknya tak terasa air mata jatuh berurai.
__ADS_1
"kakak aku minta maaf karna nggak bisa jemput kakak ke bandara kemarin " kata ridho yang melepaskan pelukannya.
"nggak apa apa dek, kakak bisa ketemu kamu aja udah senang ."balas mentari yang menatap kearah adik nya yang paling disayangi
*ridho sangat menyayangi kakak nya bahkan dia rela berhenti sekolah demi pengobatan sang kakak dan pergi ke Jakarta untuk membantu ekonomi keluarga nya
hari ini dia sangat bahagia karna bisa melihat mentari sudah bisa berjalan seperti dulu didepan matanya .
"ridho*, Tante sudah menjelaskan semua nya pada kakak kamu
kalau dia akan bekerja bantuain kamu disini sedang kan Dina dan vevi kerja di tempat Tante ," jelas Tante meli pada ridho
Tante meli sudah menjelaskan pada kami pada saat kami di dalam taksi menuju kesini.
"hey.... kak vevi , kak Dina udah lama ya kita nggak ketemu bagaimana kabar kalian berdua ,"?? tanya ridho yang baru nyadar dengan keberadaan mereka berdua.
tiba tiba ponsel mentari berdering ternyata itu panggilan dari buk Leni (ibunya) karna sejak kemarin mentari belum kasih kabar .
" oh my God , aku lupa kasih kabar sama ayah dan ibu" ucap mentari sambil menepuk jidatnya.
"assala....mualaikum buk ..."ucap mentari dengan terbata bata
"waalaikumsa.... " ucapan buk Leni terpotong karena mentari
"ibu tari minta maaf , tari lupa kasih kabar ke ibu kalau tari udah nyampe di Jakarta
tari benar benar lupa ibu jangan marah ya "ucap tari yang tau kalau ibu nya hampir marah dan dia tiada henti minta maaf karena merasa bersalah telah membuat ibunya khawatir.
__ADS_1
"kamu udah selesai bicara, ibu juga mau bicara sama kamu,"! ucap buk Leni
mentari baru nyadar kalau dari tadi dia nyerocos kayak bebek untuk minta maaf sama ibunya dan tidak memberi ibunya kesempatan untuk bicara.
"hhh... maaf Bu" ucap mentari dengan tawa kecil
" kamu bikin ibu cemas , ibu khawatir sama kalian ibu pikir terjadi sesuatu sama kalian , karena sampai sekarang kalian belum juga memberi kabar ," ucap buk Leni yang seketika suara dan raut wajah nya berubah seperti orang yang akan menangis
" ibu ... menangis ,tari benar benar minta maaf soal hp tari lobet dan nggak sempat charger Bu ," ucap tari yang menyadari kalau ibunya lagi sedih dan dia juga ikut menangis.
" baiklah .. nak, ibu sudah memaafkan kamu tapi kalau ponsel mu mati kenapa Tante kamu nggak nelpon apa ponsel nya juga mati , mana Tante kamu" ???? tanya Buk Leni yang belum yakin dengan omongan tari
" iya mbak ," ucap Tante meli
"kenapa kamu nggak kabarin mbak kalau kalian sudah sampai di Jakarta,apa hp mu juga mati ."?? ucap buk Leni dengan nada suara yang agak tinggi
" oh nggak kok mbak , kami sampai di rumah udah larut malam karna kemacetan maklumlah mbak Jakarta trus tadi pagi kami langsung ketoko, sebenarnya aku mau kabarin mbak, eh ternyata Mbak nelpon duluan dan mbak nggak usah khawatir kami baik baik aja" jawab tante meli dengan santai karna dia tau bagaimana cara bikin kakak nya nggak marah.
" oh jadi begitu ceritanya , setelah tau kondisi kalian mbak jadi tenang " jawab buk Leni dengan menghela nafasnya
" udah dulu ya meli , mbak mau ke kebun " ucap buk Leni
"iya mbak , assalamu'alaikum"salam tante meli
" waalaikumsalam ..." ucap buk Leni dan komunikasi terputus.
setelah menutup telpon buk Leni langsung ke kebun menyusul pak ari yang lebih dulu pergi ke kebun dari nya...
__ADS_1
maaf ya telat update nya☺️