
keliatan nya Tante ini bukan orang biasa tapi kenapa dia sendirian disini bukannya orang seperti ini selalu memiliki pengawal paling tidak sopir," ucap tari dalam hati yang memperhatikan Tante itu dari atas sampai bawah.
" kamu tidak perlu sepert itu , ini bukan salah kamu ,tadi tante emang agak sedikit pusing ," ucap ibuk kepada tari yang merasa bersalah.
" tetap aja Tante itu salah saya , sekarang Tante nggak apa-apa kan ," ucap tari dengan lembut.
" Tante nggak apa apa kok, hanya saja kepala Tante masih sedikit pusing ," ucapnya sambil memegang kepalanya itu membuat mentari bertindak cepat
" Tante tunggu disini sebentar," kata mentari lalu pergi membeli obat dengan tergesa-gesa dan kembali dengan cepat
" Tante minum dulu obatnya," sambung mentari lalu memberikan obat pada ibuk itu .
" kamu nggak perlu repot-repot nak, Tante cuma sakit kepala biasa," kata buk sari( nama sebenarnya yang tidak diketahui mentari)yang menolak obat dari mentari .
" saya nggak merasa direpotkan justru saya senang bisa bantu Tante, saya bukan orang jahat jadi Tante nggak usah takut ," tebak mentari yang merasa dicurigai dan itu membuat ibu sari sedikit kaget dengan pernyataan mentari
" Tante tau kamu bukan orang yang berniat jahat,masa gadis secantik dan sebaik kamu seperti itu ," ucap buk sari lalu meminum obatnya.
" Tante kesini sendirian, anak Tante mana kok mereka membiarkan Tante diluar sendirian nanti kalau ada orang jahat gimana,??? tanya mentari dengan heran.
" Tante diantar sama sopir" jawab buk sari
" lalu sopir Tante mana, kok nggak keliatan ," tanya tari sambil melihat kiri kanan untuk menemukan sang sopir .
"dia sedang diperjalanan menuju kesini," jelas buk sari
ternyata benar ibu ini orang kaya bukan cuma penampilannya saja yang membuktikan tapi ucapan nya juga sangat lembut dia berbeda dari orang kaya biasanya yang selalu angkuh dan sombong .kata mentari dalam hati yang kagum pada sikap buk sari.
" hey.... manis kenapa kamu bengong," kata buk sari menepuk bahu mentari dan membuat mentari kaget
" haah nggak apa apa buk" kata mentari yang kaget
__ADS_1
ponsel mentari terus berdering dan melihat begitu banyak panggilan yang masuk ternyata panggilan dari adiknya.
mentari jadi ingat kalau dia sudah berada diluar terlalu lama pasti adiknya khawatir karna melihat begitu banyak panggilan yang masuk
" haah... aku lupa, aku sudah terlalu lama diluar pasti ridho khawatir ," ucap mentari dengan cemas
" Tante aku duluan ,Tante nggak apa-apa kan kalau aku tinggal sendirian " ucap mentari yang hendak bersiap pergi
" loh kok buru buru, kita barengan aja , nanti Tante antarin kamu sampai kerumah , tuh sopir Tante sudah datang," kata buk sari sambil menunjuk kearah sopir nya yang baru datang .
" nggak usah Tante, saya bisa sendiri duluan ya Tante ,
assalamualaikum," ucap mentari lalu pergi meninggalkan buk sari
dan buk sari baru nyadar kalau dia belum tau nama gadis cantik yang barusan pergi.
" tunggu.... nama kamu siapa manis," teriak buk sari tapi tidak terdengar oleh mentari
siapa nama gadis itu ya, dari tadi saya ngobrol sama dia , sama sekali belum tau namanya kami belum sempat kenalan , sepertinya dia sangat cocok untuk menjadi menantu ku sikap nya sangat lembut dan juga baik hati meskipun hanya sekali bertemu dengan nya aku merasa dekat dengannya , semoga lain waktu aku bisa bertemu dia lagi.
" ya sudah ,ayo kita pergi ,!! kata buk sari lalu pergi masuk kedalam mobil diikuti pak Hasan dari belakang.
ponsel berbunyi lagi dan mentari mengangkat nya
" halo.....a," belum sempat bicara tapi sudah membuat telinga mentari terasa pecah karna teriakan ridho dari telpon
" kakak... kamu dimana ....." ucap ridho sambil teriak keras
" bisa tidak.. kalau bicara itu yang sopan dan nggak perlu teriak, kamu kira kakak tuli apa," kata mentari dengan nada kesal
" maaf.. kakak ku sayang aku sedang mengkhawatirkan mu jadi aku minta maaf ya karna bikin kakak kesal." ucap ridho yang tiba tiba nada bicara nya berubah itu membuat mentari terharu dengan kepedulian Sang adik.
__ADS_1
" kakak yang seharusnya minta maaf karna sudah membuat kamu cemas" ucap mentari
" kakak dimana sekarang , biar. aku jemput ? tanya ridho
" kakak lagi dijalan , kamu nggak usah jemput kakak bisa pulang send.... " komunikasinya terputus karna ponsel mentari lobet( kehabisan baterai).
pakai acara lobet segala lagi " gumam mentari dengan kesal.
" hallo.... hallo kakak bisa dengar aku tidak ... kenapa panggilan nya mati .. sial"gerutu ridho
diperjalanan ,mentari tidak sadar bahwa dari kejauhan ada seseorang yang mengawasi dan memperhatikannya ternyata itu adalah beni yang ingin membalas dendam pada mentari karna penolakan waktu itu .
dia menyuruh anak buah nya untuk menculik dan membawa mentari ketempat yang sudah dia siap kan
" kalian lakukan sesuai dengan apa yang sudah aku perintahkan,"!! perintah beni kepada anak buah nya dengan tatapan tajam dan mereka langsung melaksanakan perintah dari sang pimpinan.
mentari mari kita lihat apakah kamu masih berani menolak ku dan melawan ku Karna sekarang kamu cuma sendirian tidak ada yang akan menolong kamu saat ini ," gumam beni dalam hati senyum licik nya.
beni memang seorang yang pendendam apalagi jika ada seorang gadis yang berani menolaknya dia akan melakukan apapun untuk mencapai keinginannya bahkan dengan cara yang buruk sekalipun.
saat asyik berjalan mentari dibius oleh orang yang tak dikenal dan membuat mentari pingsan lalu memasukkan nya kedalam mobil dan melaju dengan kencang
beberapa waktu kemudian mentari sadar tapi tangan nya terikat di tempat tidur yang lumayan bagus
" aku..... ada... dimana
mengapa tangan ku diikat " rintih mentari sambil melihat sekelilingnya
suara pintu terbuka " krek" seseorang datang menghampirinya
suasana menjadi sangat tegang dan sunyi dia merasakan ada aura yang tidak baik pada diri orang yang baru datang itu
__ADS_1
" hey... kamu sudah bangun " ucap laki laki itu dengan senyuman dan membuat mentari kaget
" ternyata..... itu .... kamu"