
sontak mata mereka melotot dan terdiam kaku melihat Sherry terduduk sambil menangis tersedu-sedu.
" Sherry" ucap Reno dan Kania secara bersamaan membuat Sherry menghentikan tangisannya dan mendongak keatas dia begitu kaget melihat Kania bersama Reno muncul dari dalam rumah
" kak Kania .... Reno" ucap nya melirik kearah Kania dan Reno secara bergantian
" ka...kalian " ucap nya lagi terbata bata dan air mata nya jatuh seketika,
ketika mengetahui perempuan yang bersama dengan Reno didalam rumah tadi yang membicarakan dirinya adalah Kania orang yang selama ini dia puja dan diharapkan jadi kakak ipar nya malah mengkhianati dirinya dan juga kakaknya.
Kania yang sudah ketahuan hanya bisa menghela nafas panjang dan membuang secara kasar
" maaf ... kalau akhirnya kamu mengetahui hubungan kami dengan cara seperti ini dan kami tidak perlu bersembunyi lagi ." ucap Kania dengan santai Tampa rasa bersalah sedikitpun dan dia juga tahu kalau Sherry sering datang kekontrakan Reno untuk mengantar makanan .
Sherry menatap Reno dan Kania secara bergantian perasaan kecewa,sedih,marah ,sakit hati bercampur aduk didalam hatinya
dia tidak menyangka orang yang begitu dia cintai dan orang yang sangat dihargai tega menikam nya dari belakang.
" a.... apa maksud kalian ? ucap Sherry terbata ,bibirnya kelihatan gemetar menahan rasa sakit hati dan air mata yang membasahi pipinya
" sebenarnya aku dan Kania memiliki hubungan spesial..... dan maaf aku tidak jujur pada mu." ucap Reno yang ikut bicara.
meski hatinya menolak untuk memberitahu Sherry yang sebenarnya
entah kenapa reno merasa bersalah dan ikut terluka melihat Sherry kecewa padanya padahal dia sangat ingin mengakhiri hubungan nya dengan gadis manis itu .
Sherry berusaha untuk menguatkan hatinya tapi kania melihat kekecewaan yang terpancar dimata gadis itu dan tangan nya bergetar begitu kuat dia pun tersenyum senang dengan penuh kemenangan .
lalu kania mengayun manja dilengan reno seakan akan dia sengaja melakukan nya .
" sayang .... aku sangat sedih melihat gadis kecil ini yang begitu mencintai mu terluka karna kita berdua sayang..." ucap kania dengan menunjukkan wajah polosnya padahal dia sangat senang sekali melihat Sherry seperti itu.
" cukup....." teriak Sherry dengan nada suara tinggi
" sebenarnya apa maksud kalian seperti ini cepat beritahu aku , dan kenapa kalian melakukan ini pada ku ," lanjut Sherry dengan tatapan sinis karna sudah tidak tahan lagi melihat kedua binatang berwujud manusia yang ada dihadapannya saat ini .
"hmmm.... kamu berani juga ya gadis kecil tak kusangka kamu bisa marah juga aku pikir kamu hanya anak manja .."sindir kania
" tapi .. baiklah kamu yang memaksa ku ya cantik , maka dengan senang hati aku akan memberitahu mu yang sebenarnya dan apa tujuanku " ucap kania lagi sambil berjalan dengan gaya angkuhnya mengelilingi sherry yang tengah berdiri .
" kamu dengar dan ingat baik baik
__ADS_1
Sherry Ferguson ."ancam kania pada Sherry dengan nada serak
kania pun mulai menceritakan tentang keluarga nya dan tujuan nya masuk kedalam keluarga Alek Ferguson
sherry sontak kaget mendengar apa yang dibilang kania
" tidak mungkin kamu pasti salah
papa ku bukan orang jahat tidak.." teriak Sherry yang tidak percaya dengan omongan kania
" terserah kamu percaya atau tidak itu bukan urusan ku yang jelas aku... akan .. menghancurkan keluarga kalian sebagaimana kalian menghancurkan keluarga ku dan membuat aku menjadi yatim piatu " gertak kania dengan tangan mencengkram dagu Sherry dengan sangat kuat sehingga gadis itu menjerit kesakitan .
Sherry berusaha melepaskan cengkraman tangan kania dari dagunya tapi tidak bisa
"lepaskan aku.. jika kalian berani menyakiti ku kakak ku tidak akan melepaskan kalian begitu saja " ucap Sherry
" hm.. aku tidak takut pada ben brengsek itu dan lebih baik aku menghancurkan dia melalui kamu hahaaahaa." ucap kania dengan senyum sinis nya dan tertawa seperti orang kesetanan.
apa yang harus kulakukan sekarang aku harus bisa lepas dari cengkraman perempuan ini dan memberitahu kakak yang sebenarnya.! batin Sherry
Sherry mengigit tangan kania dan akhirnya dia bisa bebas lalu berlari keluar .kania yang kesakitan akibat gigitan menjadi marah dan menyuruh reno untuk mengejar Sherry
" bocah sialan , lihat saja nanti jika aku berhasil menangkap mu ,aku tidak akan memberi ampun kalau perlu aku habisi mereka semua." batin kania dengan penuh dendam kesumat.
tak..
reno berhasil menangkap tangan Sherry
" mau kemana kamu.. jangan harap kamu bisa pergi dengan begitu mudah ," sentak reno
sherry memberontak untuk bisa lepas dari reno
" lepaskan ...aku " lirih Sherry
" aku tidak akan melepaskan mu." bentak reno
lalu Sherry melihat ada orang lewat dan dia ingin minta tolong pada orang tersebut tapi niat nya langsung diketahui oleh reno .
" tolong.... saya buk " panggil nya pada orang itu dengan tatapan sedih berharap orang itu akan menolong nya tetapi ternyata harapan nya nihil .
" sayang ... kamu jangan seperti ini aku tau aku salah" ucap reno dengan raut wajah sedih nya tetapi diiringi senyum licik seakan akan dia berkata
__ADS_1
kamu tidak akan bisa menang melawan ku .
Sherry ingin bicara tapi reno langsung memotongnya
" sayang aku sangat mencintaimu , hanya kamu dihatiku tidak ada yang lain..." lirih reno dengan kepura-puraan nya lalu menarik tangan Sherry dan dipukulkan kewajahnya supaya akting nya terlihat sempurna.
plak.. plak.. pukul pelan
" lebih baik kamu pukul aku , aku memang pantas menerima ini aku bukan orang baik dan tidak pantas untuk mu .." ucap reno lagi dengan air mata buaya nya
sementara ibu yang di mintai tolong malah menyalahkan Sherry karna dia pernah melihat reno bersama Sherry sebelumnya .
" nak Sherry lebih baik selesai kan masalah dengan kepala dingin jangan pakai emosi ..." nasehat ibuk itu yang tidak tau apa yang terjadi
lalu dia pergi meninggalkan pasangan itu sambil bergumam
" anak muda zaman sekarang memang susah ditebak mudah marah dan emosian ."
" hemm... penolong mu seperti nya berpihak padaku "
" lagian kmu tu nggak bisa pergi dari ku ayo cepat jangan sampai aku berbuat kasar padamu ," gertak reno lalu menarik tangan Sherry
sedangkan Sherry hanya pasrah dengan keadaan nya .
kediaman keluarga Ferguson.
alek dan mia kelihatan sangat gelisah karena sedang cemas menunggu putri nya yang belum pulang padahal hari sudah sangat larut .
tok..tok..tok
pintu terbuka
" tuan muda sudah pulang " tanya bik mirna dengan raut wajah sedih.
" bibi kenapa kok wajah nya sedih "? tatap ben mengerutkan dahinya
belum sempat bibi menjawab pandangan ben beralih ke orangtuanya yang kelihatan binggung dan cemas .
" pah mah ada apa ini kenapa kalian gelisah " tanya ben yang semakin bingung dengan sikap orang tuanya
" adik kamu sampai sekarang belum pulang " jawab pak Alex
__ADS_1
" apa" teriak ben begitu kaget karena selama ini adiknya tidak pernah pulang malam bahkan dalam keadaan terdesak sekali pun .