
...****************...
....
Selesai bersih-bersih dan makan siang ceila duduk di sofa ruang keluarga, di sana sudah ada Mona yang sudah bercerita dengan suaminya.
Nanti keluarganya anak rekan bisnis papi mau ke sini, makan malam di sini, jadi kamu jaga sikap dan dandan yang cantik, ucap Mona sambil mengelus rambut putri semata wayangnya
Emangnya cei nggak cantik apa, sampe - sampe harus dandan segala
Iya kamu jelek, apalagi muka kamu kayak gini, makin jelek.
Yaelah Mi, gitu amat sama anak sendiri
Makanya dengerin apa mami bilang, omel Mona
Udah dong mami jangan marah-marah ntar keriputnya tambah banyak loh ucap Ceila Eh Mami coba ngaca deh, tuh liat di pinggir mata Mami, ada kerutan tambahnya membuat Mona panik sendiri
Yang bener kamu? tanya Mona
Iya bener Mi, ada kerutan
Ah kamu, Mami ke kamar dulu, mau ngaca ucap Mona bergegas bangkit dari duduknya dan langsung menuju kamar
Ceila tertawa geli Dasar emak - emak gumamnya menggelengkan kepala.
....
Alvano memainkan ponselnya sambil tengkurap di kasur ternyamannya
"Woy!!"
Alvano menoleh ke pintu "Bang Erga" ucapnya lalu bangkit dari posisinya kemudian menghampiri sang abang dan memeluknya
"Kapan lo pulang?" tanya Alva menyudahi pelukannya
"Barusan" jawab Erga
"Kok nggak kasih tau, kan bisa gue jemput"
"Mau kasih suprise"
"Erga!!" panggil Ana yang baru datang menghampiri kedua putranya itu
"Iya Bun" sahut Erga
Alva kembali merebahkan tubuhnya ke
kasur
Ting......
Notif pesan dari ponselnya
Hitto A: Keluar kuy!!
Randy C: Kuy!! bosen nih
Hitto A: Gio sama alva mana nih?
Giovano Gue sih ayok - ayok aja
__ADS_1
alvano K: gue gak bisa
Hitto A: Kenapa al?
Alvano K: lagi ada urusan !!!
Giovano Yaudah lah, kalo dia nggak bisa,
Randy C: Kita kemana nih?
Hitto A: Ke cafe biasa aja, MAStar
Giovano: Otw
Hitto A: Otw
Alva melemparkan ponsel ke sebelahnya kemudian memejamkan mata.
...----------------...
05:50
Ceila terbangun dari tidurnya lalu mendudukkan diri untuk mengumpulkan nyawanya
Cei..!! Bangun nak, sebentar lagi anak sahabat rekan bisnis papi kamu datang!! teriak sang Mami di balik pintu
Iya Mi, Cei udah bangun kok* jawab Ceila ikut berteriak
Mandi siap-siap, dandan yang cantik..!!
Iyah..!!
Kayak nyambut penjabat aja, harus dandan cantik. gerutunya sambil berjalan ke kamar mandi
....
Ceila melihat sudah banyak makanan di atas meja *Mami masak sendirian.?*
Mona menoleh *Iya dong, masa beli*
*Kok Mami nggak bangunin Cei sih, kan Cei bisa bantu Mami*
"Tidak papa sayang" mami masih bisa kok kerjain ini semua?
"Nanti Jagan Pangling yah sama anak rekan bisnis nya papi dia ganteng loh, mami menaik turunkan alisnya menggoda sang anak"
iii.. mami ngeledek? ucap Ceila cemberut Mona terkekeh.
"Putri kesayangan Papi kok cemberut, Tanya braham yang baru datang
"Nggak papa Pi" ucap Ceila
....
Ting.... Tong....
Suara bel mengalihkan semua atensi
"Biar Mami aja yang buka" ucap Mona seraya berdiri dan berjalan menuju pintu utama
Braham dan Ceila berdiri ketika rekan bisnisnya sampai di meja makan. Mereka saling bersalam sambil tersenyum.
__ADS_1
dan pada saat bersamaan Alvano melirik Ceila begitu juga Ceila melirik alvano,? Dia mengingat sesuatu dimana dia pernah bertemu dengan anak sahabat rekan bisnis papi nya.
Ceila sudah ingat dia adalah cowok yang tidak sengaja Ceila lihat saat berada di tebing romantis, Pada saat itu Ceila Berdoa Supaya diberikan Jodoh dengan laki-laki yang tampan dan juga mapan. Dan saat itu Alvano berada di situ duduk menikmati keindahan alam di tebing romantis, Ceila kira tuhan memberikan jodoh dengan laki-laki yang duduk tidak jauh dengannya?
Dan Sekarang Tanpa sengaja di pertemukan lagi dengan laki-laki itu. Ceila hanya memasang wajah dingin dia tidak mengambil pusing soal doa nya tahun lalu saat di tebing romantis.
Cei.., Papi memanggil putrinya
heee..iya Pi kenapa; Ceila Menjawab
Kamu melamun yah?! papi braham
tidak kok Pi?
alvano sedari tadi melihat ceila dia juga ingat bahwa dia pernah bertemu dengan gadis imut ini yang duduk di tebing romantis hanya dia berdua. dan saat itu alvano juga berdoa supaya di pertemukan jodoh dengan wanita yang baik dan bisa menyanginya. dan tak dia sangka alvano bisa bertemu lagi dengan wanita itu,
alvano tidak terlalu memikirkan itu dia hanya memasang wajah dingin dan datarnya dia tidak ambil pusing soal doanya tahun kemarin.
kok. pada berdiri semua!! yuk kita duduk dan makan malam. tanya mami mona
braham pun mengajak anak sahabat nya untuk duduk makan bersama.
setelah makan braham dan alvano berbincang-bincang di ruang tamu mengenai bisnis kerjasama mereka.
bagaimana kabar ayah kamu lama om tidak pernah ketemu lagi sama dia. papi braham brtanya
Alhamdulillah baik kok om
alvano melihat jam di tangannya sudah pukul 22:35 menit, Om saya pamit pulang dulu udah larut malam soalnya tidak enak sama tetangga?! kata alvano
kok cepat sekali pulangnya tidak mau nginap disini saja. kata braham
tidak papa om tidak enak, apa lagi om ada anak perempuan disini apa kata tetangga nanti, canda alvano
kalau begitu saya pamit pulang dulu yah om, Salamin sama Tante mona. kata alvano
iya om bakal sampaikan, kamu juga Salamin sama ayah kamu, iya om alvano pasti tnya ayah. saya permisi om.
assalamualaikum...
waalaikum salam.., sering² kemari yah Alva,
iya om. kata alvano
mobil alvano pun keluar dari pakarangan rumah braham.
hee..papi nak alvano nya mana!!, tanya mika
pada suaminya
udah pulang mi, kata braham
cepat banget Pi padahal mami pengen ngobrol-ngobrol sama nak alvano siapa tau nak alvano bisa suka sama anak mami yang cantik ini. goda mami
iii..mami ngeledek Mulu, Pi mami tuh ngeledek ceila Mulu, gak papa sayang siapa tau kan alvano suka sama kamu. kan bisa orang tua alvano bisa jadi besan papi. kata braham.
udah haa.. ceila mau tidur dari pada dengar mami sama papi ngeledek cei Mulu. kata ceila cemberut.
braham dan mika, hanya cengengesan melihat putri semata wayangnya.
....
__ADS_1
...****************...