Jodoh Ku Berawal Dari Tebing Romantis

Jodoh Ku Berawal Dari Tebing Romantis
bagian-7


__ADS_3

...----------------...


...****************...


"Kampret" umpatnya saat nyawanya sudah hampir habis


"Sat minggir lo ngalangin aja" gumamnya


"Woy mbak sexy amat lo, nggak takut masuk angin apa" celotehnya


Alva yang sedang rebahan kembali mendudukkan dirinya dan menghampiri sang istri yang bermain ps.


"Njir, minggir gue mau lewat"


Pletak


"Aww..... Sakit ege"


"Ngumpat mulu lo, dari tadi" ucap Alva yang duduk di sebelahnya


Ceila kembali bermain "Keluar lo jangan sembunyi, pengecut"


"Nah kenakan lo, sini lawan gue, jangan sembunyi mulu, takut lo"


Alva menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya itu. Permainan pun berlanjut dan sekarang Alva sudah ikut bermain. Karna Veila merasa lelah menjadi pemenang, maka dari itu ia menyuruh Alva bermain sendiri. Sungguh sombong anak ini.


....


....


Ceila keluar dari rumah dengan penampilan seperti biasa yang urak- urakan khas badgirl. Ia bersender pada bagian depan mobilnya, melihat Alva yang berjongkok di depan motor gedenya dengan wajah frustasi.


"Kenapa lo?" tanya


Alva mendongak "Ban motor gue kempes"


"Trus lo sekolah naik apa?" Alva mengangkat bahu "Bareng nggak?"


"Assalamualaikum, selamat pagi" sapa seorang paruh baya yang tiba-tiba datang


Ceila menoleh dan Alva pun berdiri


"Waalaikumsalam, mang, selamat pagi" balas Ceila


"Biasa non"

__ADS_1


"Langsung masukin ke bagasi mang"


Yang di panggil mang itu mengangguk dan mengambil beberapa kantong kresek berisi box makanan dari mobilnya dan memasukkan ke dalam bagasi Ceila setelah di buka.


"Udah semua non" ucap mang Bima


"Makasih mang"


"Mamang pamit dulu non, den, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" jawab Ceila dan Alva


bersamaan


Setelah mobil mang Bima tidak terlihat Ceila kembali menoleh pada Alva


"Jadi gimana?" tanya Ceila


"Gue bareng lo aja"


Ceila mengangguk dan ingin membuka pintu bagian kemudi


"Biar gue aja yang nyetir" ujar Alva


"Gue aja, pulangnya baru lo yang nyetir"


"Mang Bima, orang kepercayaan Mami" jawab Ceila tanpa menoleh


......................


"Trus makanan yang di antar setiap pagi itu, buat siapa?"


"Untuk anak jalanan"


"Eh, ini kita mau ke mana?"


"Bawel lo, banyak nanya, diem aja udah, ntar juga tau"


15 menit kemudian Ceila menghentikan mobilnya


"Ayok turun, bantuin gue" ucapnya sambil melepaskan seatbelt


Alva tidak mengeluarkan suara, ia ikut turun dan membawa 2 kantong kresek berisi box makanan dan mengikuti Ceila masuk ke dalam sebuah rumah.


"Assalamualaikum, selamat pagi" sapa Ceila dengan ceria dan senyum yang merekah

__ADS_1


"Waalaikumsalam, kakak cantik" jawab anak anak kecil yang ada di rumah tersebut


"Wah!!.... Kalian semangat banget"


"Iya dong kak!!"


"Kita kan harus selalu semangat" ucap selly


"Bagus, nih kakak bawain makanan buat kalian, seperti biasa" ucap Ceila sambil meletakkan kantong kresek di atas meja dan Alva juga melakukan hal yang sama


Anak-anak itu langsung rebutan untuk mengambil box makanan


"Eh jangan rebutan, semua kebagian kok" omel Ceila


"Kakak ganteng ini siapa?" tanya Dani


"Pacarnya ya...." goda Arsya


Ceila dan Alva saling tatap "Hm.... Kamu masih kecil udah ngerti pacar - pacaran" ucap Ceila


Satu anak perempuan sekitar umur 6 tahun menghampiri Alva "Nama kakak ganteng siapa?" tanyanya


Alva berjongkok mensejajarkan tingginya "Nama kakak Alva, nama kamu siapa?"


"Nama aku Salsa" setelah menyebutkan namanya ia mencium pipi Alva dan tersenyum


"Salsa jangan cium - cium gitu, nanti kak Cei nya cemburu" seru Rio


Alva mendongak melihat ke arah Ceila yang langsung memalingkan mukanya, kemudian ia kembali menoleh pada gadis kecil di hadapannya.


"Kamu lucu banget sih" ucap Alva sambil menubit gemas gadis kecil itu


Alva kembali berdiri setelah gadis itu berlalu pergi, ia menoel - noel pipi Ceila


"Apasih?" kesal Ceila menepis tangan Alva "Yaudah, kakak ke sekolah dulu, besok kakak ke sini lagi"


"Iya kak" seru anak-anak itu bersamaan


"Inget nggak boleh terima makanan dari sembarang orang"


"Siap kak" seru mereka memberi hormat


Ceila terkekeh "Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" ucap anak-anak

__ADS_1


....


...****************...


__ADS_2