Jodoh Ku Berawal Dari Tebing Romantis

Jodoh Ku Berawal Dari Tebing Romantis
bagian-4


__ADS_3

...****************...


saat di mension ceila langsung masuk ke kamarnya,


momy Mona berjalan kekamar putrinya,


sayang ceila nanti malam Jagan kemana-mana yah, kata mami mona


*kenapa memangnya mi*, kata ceila


nanti malam keluarga Kusuma calon kamu itu akan datang kemari makan malam. kata mami mona


apa... teriak ceila kok begitu mi, kan ceila masih kecil mi belom mau menikah. kata ceila mengeluarkan air matanya


sayang mami sama papi hanya mau lihat kamu bahagia supaya ada yang jaga kamu,: kata mami mona sedih


tapi kalau kamu menolak pernikahan ini mami dan papi tidak keberatan sayang, kata mami mona pada putri semata wayangnya


ceila yang melihat guratan kebahagiaan di mata momy nya tentang pernikahan ini memilih untuk menuruti keinginan orang tuanya.


....


ceila mau kok mi di jodohkan, kata ceila tersenyum kepada momy Mona.


apa kamu serius sayang lalu kamu tidak bahagia mami tidak memaksakan kamu, kata Mona


aku serius mami ceila bahagia kok, kalau mami bahagia. kata ceila tersenyum.


makasih sayang, kata momy Mona


....


...****************...


jam 5.45


ceila sayang Bagun yuk kamu siap-siap bentar lagi calon kamu datang


kamu dandan yang cantik yah, kata mona


iii..apaan sih mami kayak kedatangan pejabat aja harus dandan yang cantik. kata ceila


setelah selesai siap-siap ceila turun kebawah dan melihat maminya menyiapkan makanan, mami kok nggak panggil ceila sih untuk bantu mami. kata ceila


tidak papa sayang ini tidak banyak kok mami masih bisa, kata Mona

__ADS_1


heee..anak papi cantik banget, mami ceila menyahut ucapan suaminyax, iya dong sayang anak kita harus tampil cantik ketemu dengan calon suaminya dan calon mertuanya. mami mona cengengesan.


iiii..mami sama papi ngeledek Mulu, kata ceila cemberut.


hahahaha... bercanda sayang mami sama Mami hanya bercanda. kata papi braham


....


Ting.. Tong.. Ting.. Tong..


biar mami yang bukain mungkin itu keluarga calon besan.. mami Mona bergegas menuju pintu utama


hai bro lama tidak jumpa kata braham kepada sahabatnya Arta,


haha... iya ya selama aku alihkan perusahaan ke tangan alvano aku tidak pernah lagi ke kantor.


bunda Anasari melihat ceila langsung menuju ke hadapan gadis itu, wah sayang kamu cantik banget. kata bunda Anasari


makasih Tante, Tante juga cantik kok, ucap Ceila sambil tersenyum kepada bunda Ana


Jagan panggil Tante sayang panggil bunda aja, kan bentar lagi kamu akan jadi putri bunda,


hehe..iya bunda, ucap Ceila


....


"Anak mu tampan semua" ucap Braham


"Siapa dulu bapaknya" balas Arta dengan bangga, keduanya tertawa


"Ayo, ayo silahkan duduk" ucap Braham dan semuanya duduk di tempatnya masing- masing


Ana dan Mona mengisi piring suami masing-masing, sedangkan para anak mengisi piring sendiri. Mereka makan dengan tenang dan sesekali tertawa karna guyoan dari bapak - bapak gagah itu.


Selesai makan mereka duduk di ruang keluarga, Ceila dan Mona datang dari dapur sambil membawa kue dan minuman.


Mereka berbincang tentang persiapan


Mereka berbincang tentang persiapan pernikahan. Alva dan Ceila tidak mengeluarkan suara sama sekali.


Merasa bosan dengan pembahasan mereka Ceila pamit ke belakang. Sekarang ia duduk di bangku taman belakang rumahnya menatap pemandangan kolam berenang yang berkilau dari pantulan lampu dan beberapa bunga yang indah.


Ceila melirik sekilas pada Alva yang datang dan duduk di sebelahnya.


"Ngapain lo di sini?" tanya Ceila datar

__ADS_1


"Di suruh nemenin lo" jawab Alva tak kalah datar


"Gue pengen sendiri"


"Gue nggak berisik"


Hening....


"Kenapa lo nerima perjodohan ini?" tanya


Alva


"Nggak ada alesan nolak"


"Kan bisa bilang nggak suka sama gue"


"Percuma"


....


Ting....


Ceila meraih ponsel di sampingnya, ia menatap pesan yang tertera di layar ponselnya dengan tatapan serius, Alva mengangkat sebelah alisnya melihat raut wajah Ceila.


Riyan : Dia balik


Ceila A: Kapan?


Riyan : 3 hari lagi


Ceila A: Pantau terus, jangan sampe lengah


Riyan : sip👌


Michelle kembali meletakkan ponselnya dan menatap pemandangan di depannya


"Dari siapa?" tanya Alva


"Bukan siapa-siapa"Michelle mengerutkan keningnya "Ngapain lo ngeliatin gue?"


"Muka lo banyak toping"


"Lo pikir muka gue pitzza"


"Kata Bunda, besok fitting baju"

__ADS_1


"Hmm" ucap Ceila


...****************...


__ADS_2