Jodoh Ku Berawal Dari Tebing Romantis

Jodoh Ku Berawal Dari Tebing Romantis
bagian-6


__ADS_3

...****************...


......................


"Cei mana?" tanya Alva yang baru saja duduk di meja yang di duduki sabahat istrinya


"Ciee.... Yang udah ada panggilan sayang sekarang" goda Randy yang ikut duduk


"Diem lo curut" ujar Alva


"Tuh anaknya" ucap Leo sambil menunjuk Ceila yang mendekat


"Jidak lo kenapa?" tanya Alva saat Ceila sudah duduk di sampingnya


"Langganan tembok!!!" seru sahabat Ceila bersamaan


Fanya menyodorkan samangkuk siomay pada Ceila "Siapa?"


"Kutu buku?" timpal caca


Ceila menggeleng "Aldi Mahendra, anak


baru"


Semua mengangguk dan memilih menyantap makanan masing-masing dari pada membahas yang tidak penting.


Hening.....


"Riyan bilang dia udah balik" ucap Elang ambigu


"Hmm" balas Ceila sama ambigunya


"Trus?"


"Trus apa?"


......................


"Lo nggak takut"


Ceila menoleh pada Alva yang menatapnya dan Elang bergiliran "Nggak"

__ADS_1


"Yakin banget" goda Elang


"Gede nggak?" tanya Satya mendapat 4 tabokan "Sakit sat, lo pada nyiksa gue"


"Lagian tu congor asal jeplak aja" ucap Fanya


"Gue kan nanya" ucap Satya tanpa dosa


"Pertanyaan lo bikin orang salah paham ege" ucap Caca


"Salah mulu gue" rutuk Satya


"Udah lah nggak usah di bahas" ucap Michelle


Alva dan sahabanya mengerutkan keningnya mendengar cerita yang sangat ambigu baginya, tapi memilih untuk diam.


Kegiatan sekolah telah usai, semua murid keluar dari gedung sekolah menuju rumah masing-masing.


"Selamat siang, dan selamat datang non" ucap salah satu kepala pelayan dengan tersenyum sopan seraya menunduk memberi hormat


Ceila tersenyum "Selamat siang"


"Ada yang bisa saya bantu?"


Pelayan tersebut menerima kertas itu "Baik non, saya permisi" kemudian pergi begitupun dengan Michelle


Tok..... Tok..... Tok......


"Masuk!!"


Muncullah seorang pria paruh baya sambil membawa beberapa map


"Silahkan duduk mang" ucap Ceila


Setelah mang Diman duduk ia memberikan map yang di bawa tadi pada Ceila "Ini beberapa file klien untuk perpanjang kontrak, yang ini calon investor baru, dan yang ini laporan keuangan bulan ini" ucapnya


"Kapan terakhir kita ngeluarin menu baru?"


"6 bulan yang lalu non"


....

__ADS_1


...----------------...


"Kalo gitu kita bikin menu baru, kasih tau semua karyawan, dari kepala pelayan sampai OB sekali pun, siapa yang punya ide untuk menu baru, apapun, makanan, minuman, atau cemilan, kita bahas 2 minggu lagi, siapin semuanya"


"Baik non,


akan saya sampaikan"


"Oke, mamang boleh kembali kerja"


"Saya permisi non" pamit mang Diman di angguki Ceila


20:35


Ceila sampai di rumah, ia masuk ke dalam rumah melihat Alva yang duduk di sofa sambil menikmati acara tv.


"Dari mana lo?" tanya Alva tanpa menoleh


"Dari cafe" jawab Ceila singkat


"Kalo keluar itu inget waktu, status lo itu udah beda"


"Gue butuh penyesuaian" setelah mengucapkan Ceila pergi begitu saja menuju kamar


"Sshh.... Aww..." ringis Ceila saat melepaskan perban yang menutupi luka di jidatnya


Alva mengambil salep yang ada di tangan Ceila secara tiba-tiba membuat si empu terkejut manun tak mengeluarkan suara.


"Kalo pergi itu, mata di bawa, jangan di tinggal" ucap Alva sambil mengolesi salep di jidat sang istri


"Gue di tabrak, bukan nabrak"


"Sama aja"


"Semerdeka lo aja lah"


Ceila memperhatikan wajah Alva yang fokus mengobati lukanya


"Jangan lama-lama liat muka gue, ntar nggak bisa tidur" ucap Alva sambil menutup salep


Ceila mencibir lalu meletakkan ke dalam laci meja riasnya, kemudian menghidupkan ps dan memainkannya.

__ADS_1


....


...****************...


__ADS_2