
Audi dengan cepat memberikan air pada adikknya dan Dave segera memanggil dokter guna mengejek kondisi Rania.
Dokter tiba di ruang rawat Rania dan mulai menegcek kondisi Rania , " bagaimana keadaan adik saya dok ?" tanya Audi setelah melihat dokter selesai memeriksa Rania
" kondisi adik anda saat ini semakin melemah , jadi saran saya berikan dukungan penuh pada pasien agar dia bersemangat untuk sembuh " jelas dokter . Audi mengangguk paham
Dokter itu pun berlalu pergi.
Pagi harinya
" kak Dave , kak Audi " panggil Rania dengan lirih
Dave berjalan mendekati Rania .Sementara Audi sudah duduk di kursi sebelah brankar Rania.
" ada apa dek?" tanya Audi , mengusap kepala adiknya dengan sayang.
" aku mau kak Audi dan kak Dave segera menikah ,karena aku merasa waktu aku sudah nggak akan lama lagi " lirih Rania
" nggak dek , kamu harus yakin kalau kamu pasti akan sembuh , kakak akan lakukan yang terbaik untuk kamu " ucap Audi memeluk Rania
" nggak kak " Rania menggelengkan kepalanya , " aku cuma mau melihat kakak segera menikah dengan kak Dave " kekeh Rania
" Rania sebaiknya kamu fokus dengan kesehatan kamu sekarang , kakak akan menikahi kakak kamu setelah kamu sembuh nanti " Dave buka suara memberi pengertian
Rania menggelengkan kepalanya lagi ," nggak kak " tolak Rania tangisnya pun luruh.
__ADS_1
" k - kak pliss , ka - kakak kan udah janji sama aku akan nurutin keinginan aku , da -dan aku sekarang cuma mau melihat kakak dan kak Dave menikah hiks hiks " ucap Rania sesegukan
Audi memeluk Rania mengusap punggung adiknya memberi ketenangan. Hati Audi sakit melihat adiknya seperti ini.
" Baiklah dek, kakak akan segera menikah dengan kak Dave " ucap Audi mengalah
Dave melirik Audi , dan Audi menatap Dave balik seolah berkata " akan aku jelaskan " .
Dave dan Audi berjalan keluar dari ruang rawat Rania menuju taman rumah sakit , setelah memberi obat pada Rania dan menuruhnya untuk tidur.
" maaf Dave , tanpa meminta persetujuan kamu aku langsung menyanggupi permintaan Rania " ucap Audi, tidak enak hati terhadap Dave
" aku ngerti kok, jika aku yang ada di posisi kamu sekarang mungkin aku akan melakukan hal yang sama " ujar Dave sambil menggenggam tangan Audi
" hem , Dave boleh aku memelukmu ?" tanya Audi memberanikan diri
Audi berhambur memeluk tubuh Dave , " Nyaman" itulah yang Audi rasakan saat ini , lalu ia menangis menumpahkan segala kesedihannya.
Tangan Dave terulur mengelus rambut panjang Audi ," menangislah sepuasnya sekarang Audi keluarkan semua kesedihan kamu lewat tangisan " ujar Dave
Audi melepas pelukannya , lalu menghapus air matanya
"Terima kadih Dave " ucap Audi
" Hem, dan setelah ini pasti kamu akan selalu merindukan tubuh ku ini " ucap Dave
__ADS_1
" kenapa" tanya Audi bingung.
" Karena selain tampan aku juga memiliki tubuh yang nyaman untuk di peluk " ucap Dave memuji dirinya
" narsis " ucap Audi mencibir Dave
" tapi jangan salah , karena tubuh ini kau sekarang merasa lebih baik kan?" ujar Dave menaik turunkan alisnya menggoda Audi
Pipi Audi merona , karena benar apa yang diucapkan Dave , ini sudah yang kesekian kalinya ia memeluk tubuh Dave . Dan setelah memeluknya ia akan merasa jauh lebih baik. Mungkin karena selama ini Audi tidak pernah memiliki sandaran untuk sekedar berbagi keluh kesahnya. Tapi semua itu berubah setelah ia bertemu dengan Dave.
" lihat ,,pipi kamu aja sampai merona gitu , nggak usah malu lagi , sekarang aku adalah calon suamimu nona Claudia Putri " goda Dave lagi
" ihh ,kamu apaan sih" rengek Audi , " berhenti kamu godain aku !" tegas Audi
" senyum dulu dong , baru kau akan berhenti godain kamu " Dave memberi penawaran
Audi pun tersenyum
" nah , kalau kayak gini kan cantik nyonya Dave Mahendra " ucap Dave
blush , bukannya berhenti . Dave malah terus menggodanya . Dan sekarang seluruh wajah Audi sudah memerah bak kepiting rebus
"tau ah" ucap Audi lalu pergi meninggalkan Dave
Dave menatap kepergian Audi " entah kenapa dengan diriku ini tapi setiap aku melihat kamu bersedih hatiku jadi sakit , dan aku janji Audi mulai saat ini aku akan berusaha untuk membahagiakan kamu " gumam Dave dalam hati penuh tekad dan keyakinan.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...