Jodoh Tuan Muda Kidal

Jodoh Tuan Muda Kidal
41


__ADS_3

"Diamlah..Kita akan mengumumkan pernikahan kita kepada seluruh karyawanku!" Ucap Dafa mengejutkan Devita.


"Ke..kenapa??" Tanya Devita masih terkejut.


"Kenapa!tentunya karena kamu istriku! Mereka harus tau kalau kamu Istriku, Nyonya Dafa Anderson Willen.di bawah mereka sedang membicarakan siapa kamu.biar tidak salah paham, karyawanku harus tau kalau kamu istriku!!" Ucap Dafa Menatap lekat wajah Devita yang saat itu juga menatap dirinya.Dengan masih mengendong tubuh istrinya,Dafa berjalan membawa Istrinya menuju Aula yang sudah ada berkumpul seluruh karyawannya.


"Ada apa ya Tuan Dafa mengumpulkan kita disini,Jangan bilang ada yang mau di pecat kita ini..aku ingatlah,aku nggak pernah deh bikin kesalahan.." Ucap satunya ketakutan.


"Samalah aku juga,aku nggak pernah ngerasa bikin kesalahan deh..kita kan jarang di kumpulkan seperti ini..,kenapa kumpul begini ya..!" Ucap Satunya.


"Duh..aku deg..deg..kan,jangan bilang ada yang di pecat kita ini nanti.." Ucap satunya juga ketakutan.


"Jangan gitulah..mudah-mudahan bukan itu lah,kalian bikin tubuh aku merinding aa.."Ucap satunya.


"Ia benar.."


Tidak lama mereka di kejutkan dengan kedatangan Dafa tengah mengendong seorang wanita lalu perlahan menurunkannya disampingnya. Hal itu membuat karyawannya yang melihat itu sangatlah terkejut sekali dan pikiran mereka lansung penuh dengan pertanyaan.


"Ya ampun Nina..benaran kan..kata aku, Wanita itu pasti istrinya..!" Ucap satunya.

__ADS_1


"Aa..aa jangan-jangan Tuan Dafa mau mengumumkan itu istrinya.." Ucap satu.


"Selamat siang semuanya!" Ucap Dafa.


"Siang Juga Tuan Muda..!" Jawab mereka bersamaan.


"Saya mengumpulkan kalian disini, ingin membagi kabar bahagia saya dengan kalian semua..,Di samping saya sekarang ini,Dia adalah istri saya..Kami baru menikah kemarin.kenapa saya tidak mengundang kalian di pernikahan kami,karena saya sengaja tidak membuat acara Resepsi.Saya tidak mau istri saya di ketahui Awak media.saya tidak mau di luaran sana istri saya merasa tidak nyaman..untuk kalian semua yang saat ini hadir di ruangan ini. Jangan ada yang berani membocorkan informasi mengenai istri saya keluar ataupun dengan siapa pun.jika saya tau,bersiaplah kalian akan saya di pecat dari pekerjaan kalian sekarang. kalian mengerti!"Ucap Dafa tidak berbelit belit lagi bicara.


"Kami mengerti Tuan Muda..!" Jawab mereka bersamaan.


"Ungkapan syukur saya atas pernikahan kami berdua..kalian akan saya beri bonus yang akan di kirim kemasing- masing rekening gaji kalian dalam minggu ini." Ucap Dafa membuat seluruh karyawannya begitu bergembira mendengar itu.


"Terimakasih Tuan Dafa..saya mewakili semua,mengucapkan selamat atas pernikahan Tuan Muda,semoga pernikahan Tuan Muda langgeng selamanya dan cepat di karuniai anak Tuan muda.."Ucap Pak Cipto Manager keuangan.


"Sayang sekali kita nggak bisa lihat wajahnya,Nyonya mengunakan masker ya..padahal penasaran gimana aslinya, kalau di lihat sih kayaknya Nyonya cantik.."Ucap satunya.


"Ia Kelihatannya sih pasti cantik,karena Nyonya memakai masker jadi nggak bisa lihatnya seperti apa wajahnya.." Ucap satunya.


Di dalam Lif Devita menajamkan matanya kearah suaminya.

__ADS_1


"Kenapa marah lagi..?" Tanya Dafa.


"Ngeselin sekali kamu!!..Aku mau balik kerumah sakit..kenapa malah bawain aku naik keatas lagi..!" Kesal Devita.


"Tunggulah sebentar! Aku akan mengantar kamu.." Ucap Dafa.


"Nggak usah,Aku bisa naik taxi.." Jawab Devita ketus.Dafa tidak lagi mengajak Devita bicara membuat Devita semakin kesal.Mereka berdua keluar dari lif namun kembali menuju lif lagi dan turun kebawah.


"Kan aku dah bilang..jangan antar aku, aku bisa naik taxi.." Ucap Devita.


"Kamu dengar aku nggak..?" Ucap Devita namun tidak lagi di jawab Dafa. Tidak lama mereka sampai di parkir mobil milik Dafa.


"Masuk.." Dengan terpaksa Devita masuk kedalam mobil itu dan kemudian perlahan Dafa mengendarai Mobilnya dengan kecepatan sedang keluar dari kantornya menuju rumah sakitnya. Selang belasan menit,mereka berdua tiba di rumah sakit. Dafa menghentikan mobilnya di depan rumah sakit, kemudian dia mengejut Devita karena Dafa menariknya dan kemudian mengecup bibirnya sekilas membuat Devita melototkan matanya.


Bugh..


"Dasar pencuri..!" Kesal Devita sembari memukul Dada Dafa.


"Pencuri..!!Ini wajar di lakukan suami istri.." Ucap Dafa tampa perduli kekesalan Devita padanya.

__ADS_1


"Bukain pintunya.." Kesal Devita yang kemudian membuka pintu mobil Dafa.


"Jam 5 aku akan menjemput kamu..!" Ucap Dafa tampa di jawab Devita kemudian Dia keluar dari dalam mobil Dafa lansung masuk menuju kedalam. Dafa tersenyum melihat kekesalan Istrinya yang kemudian melajukan mobilnya menuju kantornya lagi.


__ADS_2