
"Bagaimana menurutmu?" Alika menanyakan pendapat Gani mengenai rencananya.
"Aku tidak segila ini Alika..!Kalau benar Devita menikah dengan Dafa,Itu artinya dia bukan jodohku!" Ucap Gani tidak menyukai rencana licik Alika.
"Aku tau kau sangat menyukai wanita itu,jangan membohongi perasaan kau.. Keuntungannya kau bisa memilikinya dan aku bisa bersama Dafa." Ucap Alika Sangat yakin.
"Kau benar wanita gila Alika,terima saja kenyataan Dafa bukan Davin..kau harus sadar.aku sama sekali mau mengikuti rencana gilamu itu.aku memang menyukai Devita bahkan mencintainya tapi aku tidak pernah berpikir sebodoh dan selicik kamu..dan kau harus ingat jika kau berani mencelakai Devita dan Adiknya,kau akan berhadapan denganku..ingat baik-baik ucapanku!" Gani bangun dari tempat duduknya lalu pergi dari sana dengan kekesalannya.
"Sialan kau Gani..hah..kacau semuanya, Gani tidak mau membantu aku..Aku tidak akan mendengarkan ancanam kau Gani..Aku akan melakukan apa yang membuatku bahagia.." Ucap Alika dengan seringaiannya lalu dia pun pergi dari sana menuju suatu tempat.
Tidak lama dia datang ketempat tujuannya.Dia masuk kedalam lalu menunggu orang dia temui disana.tidak lama juga orang itu datang juga.
"Apa anda yang inginkan..?"Tanya Pria itu sudah duduk di depan Alika.
"Aku mau kalian menculiknya lalu buat seperti dia kecelakaan..!" Ucap Alika sembari memberikan sebuah foto yang tidak lain adalah foto Devita.
"Apa imbalannya?" Tanya Pria itu.
"Aku akan membayar 5M untuk kalian,30% akan aku berikan sekarang sisanya akan aku berikan setelah kalian melakukan pekerjaan kalian dengan sukses."Ucapnya.
"Baiklah.Tunggulah dalam 3 hari ini kabarnya.." Ucap Pria itu lalu pergi dari sana sedangkan Alika tengah tersenyum merasa senang rencananya menyingkirkan Devita sebentar lagi terlaksana.
"Tunggulah! Semuanya akan berahkir wanita perampas.." Geramnya lalu pergi dari sana.
Di lain tempat,Pria yang tadi bertemu dengan Alika tengah melajukan kendaraannya menuju suatu tempat yaitu tempat ketuanya berada.
"Tuan kita mendapat tawaran menyingkirkan seorang wanita.." Ucapnya memberitahu.mendengar itu ketuanya membalikan tubuhnya kearah anak buahnya itu dengan tangannya meminta foto wanita yang akan di singkirkan itu.dengan cepat Anak buahnya itu memberikan kepadanya dan saat itu Pria itu lansung melihat foto tersebut,seketika itu dia sangat terkejut mengetahui wanita yang ada di dalam foto itu.Pria itu lalu menatap nyalang kearah anak buahnya.
"Apa kau lupa siapa dia??"Tanyanya sangat menakutkan.
"Saya masih ingat,itu kenapa saya tidak lansung mengiyakan permintaan wanita itu.."Jawab anak buahnya.
"Dia sekarang istri Dafa dan wanita inilah yang sudah menyelamatkan hidupku..Aku akan memberitahu Dafa mengenai ini!" Ucapnya.
__ADS_1
"Baik Tuan..!"Anak buahnya lansung pergi dari sana sedangkan pria itu lansung menghubungi Dafa.
Dafa yang saat itu tengah sibuk melihat pekerjaannya teralihkan melihat ponselnya namun keningnya mengerut melihat siapa yang menghubungi dirinya.
"Mau apa dia menghubungiku,bukannya kau menganggapku musuh.." Guman Dafa membiarkan ponselnya berdering sampai mati sendirinya namun ponselnya kembali berdering dengan nama yang samaenghubungi dirinya membuat Dafa menarik napasnya lalu mengangkatnya.
"Ada apa?" Ucap Dafa.
"Temui aku di Restoran Gstar Resto sekarang juga..!" Ucap pria itu.
"Aku sibuk tidak bisa..!" Ucap Dafa.
"Baiklah,jangan salahkan dirimu jika ada seseorang ingin merencanakan membunuh istrimu.!" Ucapnya membuat Dafa sedikit terkejut mendengar istrinya di bicarakan pria itu.
"Apa maksudmu?" Ucap Dafa ingin memastikan kalau dia tidak salah mendengar.
"Aku tidak akan mengulang ucapanku!" Pria itu lansung mematikan teleponnya.
"Anda mau kemana Tuan muda?" Tanya Raka melihat Dafa berjalan cepat.
"Menemui Bimo,ikut aku!" mendengar itu Raka lansung mengikuti langkah Dafa keluar dari gedung itu menuju mobil dan kemudian Raka melajukan menuju Restoran Gstar.tidak lama mereka sampai di Restoran itu lalu segera masuk menuju ruangan VIP.
"Katakan..!" Ucap Dafa berdiri di depan Bimo.
"Duduklah..!" Ucap Bimo sembari menghidupkan rokoknya lalu kemudian mengisapnya.
"Katakan apa maksudmu,Istriku akan di bunuh seseorang..beritahu aku siapa?" Ucap Dafa tidak sabar lagi ingin mengetahui maksud pembicaraan Bimo tadi.Bimo belum menjawab melainkan masih santai mengisap Rokoknya namun kemudian dia mengambil sesuatu di saku celananya lalu memberikan kedepan Dafa.seketika itu Dafa sangat terkejut melihat Foto istrinya lalu Dafa menatap tajam kearah Bimo kemudian menarik kerah baju Kemeja Bimo.
"KAU!!kau mau membunuh istriku,begitu maksudmu Bimo??"Ucap Dafa sangat marah dengan Bimo namun Bimo sama sekali tidak takut saat itu melainkan tersenyum.
"Jika aku mau membunuh Istrimu,untuk apa aku memberitahumu,Kau kira aku bodoh.."Bimo melepaskan cengkraman tangan Dafa dari lehernya.
"Seorang wanita menghubungi Orang kepercayaanku dan dia aku suruh menemui wanita itu.Dia datang memberitahuku bahwa dia menginginkan nyawa seseorang di lenyapkan dan Anak buahku memberikan foto istrimu padaku dan saat itu aku terkejut mengetahui orang yang dia suruh di lenyapkan istrimu. Selain dia istrimu dia adalah Dokter yang sudah menyelamatkan nyawaku..!" Ucap Bimo menceritakan dengan Dafa.
__ADS_1
"Maksudmu Dokter menyelamatkan nyawamu?" Ucap Dafa penasaran.
"Ia Istrimu sudah 2 kali menolong hidupku!dan aku sudah mengatakan padanya sebagai balasannya kalau aku berjanji akan membantunya kapan pun dia membutuhkan!" Ucap Bimo memberitahu rahasia lamanya.
"Jadi kau sudah lama mengenal istriku?" Tanya Dafa sedikit terbesit rasa cemburunya dengan Bimo.
"Jangan bahas itu,Kita sedang membahas masalah orang menginginkan kematian istrimu!!" Ucap Bimo mengalihkan pembicaraan mereka.
"Kau tau siapa orang itu?" Tanya Dafa.
"Aku tidak tau,karena yang bertemu anak buahku..tapi aku sudah membuat rencana,Anak buahku membawanya bertemu lagi hari ini,kita akan tau siapa dia..!" Ucap Bimo
"Bertemu disini?" Tanya Dafa.
"Ia."Jawab Bimo kemudian mengambil ponselnya menghubungi anak buahnya yang lansung anak buahnya jawab.
"Kau bisa melihat kearah sana,itu anak buahku..dia mengatakan wanita itu setuju bertemu.kita tunggu 10 menit dari sekarang..!" Ucap Bimo.
"Baiklah.."Ucap Dafa setuju kemudian matanya tidak teralihkan ketempat anak buah Bimo menunggu kedatangan wanita itu.beberapa menit kemudian datanglah seorang wanita mengunakan kaca kata hitam dan juga masker menemui Anak buah Bimo duduk saat itu.
"Kau mengenailnya?" Ucap Bimo ikut melihat kearah Dafa lihat.
"Cukup sulit mengenali,dia memakai Makser dan juga kacamata..!"Ucap Dafa.
"Lihatlah benar-benar..!" Ucap Bimo
"Hey aku suaminya,kenapa kau kesal lebih dariku..hah..?" Kesal Dafa.
"Bu..bukan begitu,aku ingin kau mengenali orang ingin membunuh dokterku.." Ucap Bimo mendapat tatapan tajam dari Dafa namun Bimo tidak perduli.
Saat mereka serius melihat kearah Anak buah Bimo,saat itu Juga Dafa lansung terkejut saat seseorang menabrak Wanita itu membuat kaca matanya terlepas.
"ALIKA!!"
__ADS_1