
Mereka bertiga baru sampai di rumah Devita dan adiknya tempati.mereka bertiga keluar dari mobil lalu bersama- sama masuk menuju keteras rumah namun saat sudah membuka pintu rumah,Devita dan Dika lansung terkejut melihat perubahan dalam rumah mereka berdua itu.Devita lansung menoleh kearah suaminya yang hanya biasa saja sikapnya saat itu.
"Wow...rumah kita keren sekali kak..."Ucap Dika memuji suasana dalam rumah mereka sekarang.
"Dika..kamar kamu yang itu ya..yang itu kamar kak Dafa sama kakak kamu.." Ucap Dafa.
"Ia kak.." Jawab Dika lalu berjalan cepat menuju kekamarnya yang di tunjukan Dafa barusan.
"Apa ini semua kamu yang melakukannya..?"Tanya Devita terus melihat kearah suaminya.
"Kita masuk dulu..bawa adik kamu mandi dulu nanti aku jelaskan,biar malam ini aku yang memasak untuk kita makan malam..!" Ucap Dafa lalu mendahului Devita masuk kedalam bahkan Dafa menuju dapur sedangkan
Devita masih berdiri melihat kepergian suaminya sudah berlalu kedapur.melihat itu Ahkirnya Devita berjalan menuju kamar yang Dafa tunjukan tadi dengan adiknya.tampa sepengetahuan Devita,Dafa merenovasi rumah itu dengan di besarkannya sampai kebelakang.Dafa juga merubah ruangan tamu,ruangan Dapur dan juga kamar mereka Devita dan Dika yang Awalnya hanya 2 kamar,sekarang sudah menjadi 3 kamar bahkan ruangank keluarga dan menonton di buat Dafa sendiri.
Devita membuka kamarnya secara perlahan,saat sudah terbuka Devita lansung melebarkan matanya dan juga mulutnya ikut menganga.Dengan masih terkejut Devita melangkahkan kaki perlahan masuk kedalam kamar itu.Dafa merubah total kamarnya yang dulu hanya tempat tidur single sekarang tempat tidur itu bahkan bisa di tempati sekitar 4 orang bisa tidur diatasnya.tidak lupa Dafa meletakan Foto pernikahan mereka yang berukuran cukup besar diatas kepala tempat tidur mereka.Yang dulu hanya lemari pakaian kecil dalam kamar Devita,sekarang Dafa rubah menjadi ada ruangan tersendiri untuk menyimpan pakaian bahkan untuk berganti pakaian.
"Astaga..Dia merubah semuanya,tapi kapan..?benar-benar Orang ini..!" Guman Devita masih melihat seisi dalam kamar itu.Devita mendekati lemari pakaian lalu membuka satu persatu Lemari itu ingin memastikan sesuatu yang dia cari saat itu namun kemudian teralihkan mendengar suara adiknya.
__ADS_1
"Kak..boleh Dika masuk..?" Ucap Dika di dekat pintu.
"Masuk Dek.." Mendengar itu Dika lansung masuk dan dia pun lansung terperangah melihat kamar tidur kakaknya.
"Wow..kamar kakak keren sekali.." Ucap Dika.
"Kamar kamu gimana Dek..?" Tanya Devita.
"Kamar aku juga bagus kak...kakak tau, kamarku juga ada tempat pakaian sama tempat mainan kak.. "Ucap Dika.
"Oh ya..Kamu suka..?" Ucap Devita sembari menarik tangan adiknya,lalu membawa tubuh Dika keatas pangkuannya.
"Baiklah,baguslah kalau begitu,nanti berterimakasihlah sama kak Dafa ya... Mandi dulu sana..udah malam ini,kakak juga mau mandi..!" Ucap Devita menyuruh adik segera mandi.
"Ia kak..kalau begitu aku mau kekamar kak,mau mandi.." Ucap Dika turun dari pangkuan kakaknya.
"Kak Dika kemana kak?" Ucap Dika melihat Dafa tidak ada di kamar bersama mereka berdua.
__ADS_1
"Kak Dafa di dapur,katanya kak Dafa yang masak untuk kita makan malam.." Jawab Devita.
"Ia kak.." Dika keluar dari kamar kakaknya menuju kamarnya.sampai di dalam kamaranya,Dika membuka pakaiannya kemudian menyimpan pakaian kotornya ketempat keranjang pakaian kotornya,sesudah itu Dika lansung masuk kedalam kamar mandinya.
Di Dapur.
Dafa tengah sibuk memasak makanan untuk istri dan adik iparnya.Dengan kelihaian tangannya memasak sekarang makanan yang dia masak sudah selesai Dia masak.Dafa menghidangkan masakannya diatas meja sampai selesai. setelah selesai,Dafa berjalan menuju kamar dan perlahan membuka kamar namun tidak melihat istrinya disana.Dafa melanjutkan langkahnya menuju ruang gantinya untuk segera membersihkan tubuhnya.
"Astaga!" kaget Devita melihat suaminya saat itu tengah membuka pakaiannya. Devita lansung berbalik membelakangi suaminya.Dafa yang sudah selesai berjalan mendekati istrinya membuat istrinya itu semakin gugup.
Huuh....Dafa sengaja meniup telinga kanan Devita kemudian dia masuk kedalam kamar mandi sambil tersenyum karena sudah berhasil menjaili istrinya sedangkan Devita merinding tubuhnya karena suaminya.
"Apaa sih Dia.."Gerutu Devita kemudian lansung segera berganti pakaian kemudian memakai segala handbodynya. saat Devita serius, suaminya keluar dari kamar mandi dan kembali sengaja mengunakan handuk kepala Devita mengelap rambutnya.
"Kenapa tidak pakai itu?" Ucap Devita menunjuk Hairdrayer miliknya.Dafa bukannya mendengar ucapan istrinya melainkan Dafa mendekati istrinya kemudian Dafa lansung memberikan ciuman di ujung kepala Devita membuat Devita terdiam.tampa perduli dengan ketegangan istrinya Dafa kembali membuat istrinya itu kembali tambah melebarkan matanya karena kelakuan Dafa membuka handuk bawahnya yang membuat boxer yang dia gunakan menampakan jembulan di depan suaminya.Dafa dengan santainya berjalan memilih pakaian yang ingin dia kenakan lalu memakainya.
"Selesaikan aku sudah lapar..!" Ucap Dafa kemudian keluar dari ruangan itu.
__ADS_1
sedangkan Devita hanya diam namun kemudian Devita cepat merapikan balutan rambutnya lalu dia keluar dari kamar mereka untuk segera menyusul suami dan adik pasti sudah di dapur.