Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat

Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat
Orang Orang Misterius


__ADS_3

Di dalam hutan yang bernama Dark Forest, Ada Lima Orang Misterius yang sedang berkumpul. Mereka menggunakan mantel berwarna hitam dan memakai topeng opera berwarna hitam.


Mereka saat ini sedang membicarakan dan merencanakan sesuatu.


"Jadi... Apa yang akan kita rencanakan kali ini? " Tanya salah satu dari ketiga orang misterius tersebut.


"Kita akan menyerang Kota Terlevir. " Jawab salah satu dari ketiga orang tersebut yang sepertinya Dia adalah pemimpin dari kelompok tersebut.


"Menyerang Kota Terlevir? Tapi mengapa kita akan menyerang kota tersebut. Dan juga penyerangan jenis apa yang akan kita lakukan? " Tanya salah satu dari orang misterius itu yang memiliki code Name Tetap Slay.


"Kalau soal mengapa Kota Terlevir diserang. Itu karena Bos menyuruh Aku untuk menyerang Kota Terlevir. Dan untuk jenis penyerangan, Kita akan melakukan serangan dengan cara memanfaatkan monster. " Ucap pemimpin Grup tersebut, yang memiliki Code Name Maling Pangsit.


"Menyerang dengan menggunakan Monster? Bagaiman caranya? " (Tetap Slay)


"Dengan cara kita mengendalikan Monster, dan monster yang kita kendalikan akan kita buat untuk menyerang Kota Terlevir. Misi kali ini tidak boleh gagal. " (Maling Pangsit)


"Kenapa tidak boleh gagal? " Tanya orang misterius yang lain yang memiliki Code Name Hihihaha.


"Kalau itu awalnya Aku tidak tau, dan juga Aku cukup heran mengapa tidak boleh gagal. Tapi setelah itu Dia mengatakan bahwa ketika Kota Terlevir Runtuh, Kita akan menyerang Ibu Kota Kekaisaran Alexandria. Aku pun mencari tau alasan mengapa Dia ingin Kota Terlevir hancur terlebih dahulu baru menyerang Ibu Kota. Dan Aku pun mendapatkan jawaban yang cukup masuk akal. " (Maling Pangsit)


"Jawaban yang masuk akal? " (Hihihaha)


"Ya.Dan jawaban yang kudapat adalah untuk mengurangi kekuatan militer Kekaisaran Alexandria. " (Maling Pangsit)


"Mengurangi kekuatan militer Kekaisaran Alexandria? " (Tetap Slay)


"Ya, setelah Aku mencari tau lebih dalam Aku mengetahui bahwa Kota Terlevir adalah Kota yang menyumbang banyak kekuatan kekuatan militer ke Kekaisaran Alexandria. " (Maling Pangsit)


"Kalau begitu misi ini akan menjadi misi yang cukup merepotkan ya... " (Tetap Slay)


"Tidak juga. Malah sekarang ini akan lebih mudah untuk menyerang Kota Terlevir. " (Maling Pangsit)


"Mengapa begitu? " (Hihihaha)


"Itu Karena saat ini Kota Terlevir telah mengerahkan banyak kekuatan untuk menyelidiki tentang ke anehan yang terjadi di Area Berbahaya dan Dark Forest. " (Maling Pangsit)


"Ke anehan yang terjadi di Area Berbahaya dan Dark Forest? " Salah satu orang misterius bertanya. Dia memiliki Code Name Pengkol.


"Ya, saat ini Area Berbahaya dan Dark Forest sedang menghadapi sesuatu yang aneh. Dan keanehan nya adalah banyaknya monster yang tadi nya hanya diam di Area Berbahaya dan Dark Forest mulai berlarian menjauh dari Area Berbahaya dan Dark Forest seakan mereka sedang lari dari sesuatu yang menakutkan. " (Maling Pangsit)


"Hem..... Begitu. Kau bilang kita akan menyerang Kota Terlevir menggunakan para Monster, Tapi.... Apa Kau telah menyiapkan monster nya? "


(Tetap Slay)


"Hem? Tentu saja sudah. Sekarang tinggal menunggu waktu yang tepat kita akan menyerang. " (Maling Pangsit)


"Kapan Kita Akan menyerang Kota Terlevir? " (Pengkol)


"Hmm..... Ah, Kita akan menyerang Kota Terlevir besok di malam hari. " (Maling Pangsit)


"Kenapa harus besok? Dan juga kenapa harus malam hari? " (Hihihaha)


"Kalau hari ini Aku ingin istirahat terlebih dahulu. Aku cape dikarenakan Aku telah mengumpulkan 2300 monster dalam empat hari. Dan misalkan mengapa menyerang di malam hari, itu karena kekuatan penjagaan akan lebih lemah dari pada siang hari. Ingat kita tidak boleh gagal jadi sebisa mungkin hindari kemungkinan Kita akan gagal menghancurkan Kota Terlevir. Jadi Aku menyuruh kalian untuk istirahat dan menyiapkan penyerangan yang akan kita lakukan besok malam. "

__ADS_1


(Maling Pangsit)


"""" Baik. """"


Setelah selesai percakapan, mereka pun berpisah dan pergi ke berbagai arah. Jawabannya sudah pasti, yaitu untuk bersiap siap untuk esok malam.



Aku pun masuk ke dalam bangunan penginapan yang berada tepat di depan toko pakaian yang tadi Aku kunjungi.



Aku pun berjalan menuju ke meja resepsionis, untuk mengatakan bahwa diri nyaenyewa penginapan untuk selama beberapa waktu.



"Apa ada yang bisa Kami bantu Tuan. " Ucap sang resepsionis yang sepertinya Dia adalah orang yang memiliki penginapan ini.



"Ya, Saya ingin menyewa satu kamar. " (Alcot)



"Untuk berapa lama tuan akan menyewa nya? "



"Hem.... Dua hari, Aku menyewa Satu kamar penginapan untuk selama waktu dua hari. " (Alcot)




Setelah beberapa saat sang resepsionis pun memberikan Aku satu kertas dan satu kunci yang sepertinya kunci itu adalah kunci untuk kamar yang akan Aku pakai.



"Baiklah, Ini Dia Tuan. Ingat Tuan untuk tidak menghilangkan kertas dan kunci yang kuberikan. "



"Kalau Aku menghilangkannya bagaimana? " (Alcot)



"Tuan akan di kenakan denda. Misalkan kertas nya saja yang hilang akan di kenakan denda 10 Koin Perak, dan misalkan menghilangkan kuncinya saja akan dikenakan denda sebanyak 20 Koin Perak. Dn misalkan Tuan menghilangkan kedua dua nya Tuan akan dikenakan denda sebanyak 2 Koin Emas. "



"Hem... Memangnya apa fungsi kertas ini? Sampai sampai Aku akan terkena denada bila menghilangkannya. " (Alcot)


__ADS_1


"Kertas tersebut memiliki bukti penyewaan sebuah kamar. Mulai dari berapa Tuan membayar, Berapa hari Tuan akan menyewa kamar penginapan, Kamar Anda ada di mana, Dan Bukti bahwa pembayaran sudah lunas. "



"Ohh, Begitu. Yah, ya sudahlah, Aku pergi kekamrku dulu ya, sampai jumpa. " (Alcot)



"Baik" Jawab sang resepsionis dengan senyum bisnisnya.



Aku pun menaiki tangga dan pergi ke arah kamar yang Aku sewa berada.



Setelah menyusuri lorong untuk waktu yang cukup lama, akhir nya Aku menemukan kamar yang Aku sewa, Kamar yang Aku sewa berada di lantai tiga, misalkan ruang pembayaran dihitung.



Aku pun berdiri di depan pintu dan memasukkan Kunci pintu kamar. Setelah ku buka kuncinya, Aku pun membuka pintu kamar dan masuk ke dalam kamar.



Kamar itu tidak ada spesialnya. Itu adalah kamar yang sederhana dengan hiasan serta bangunan yang mirip seperti di abad pertengahan.



"Kamar cukup bersih dari pada yang Aku kira. " (Alcot



Sebenarnya Aku cukup yakin bahwa Kamar nya akan kotor, soalnya saat ini mereka kekurangan tenaga kerja.



Yah bagaimanapun juga saat Aku mencari Kamarku berada Aku bertemu dengan dua pelayan.


Jadi misalkan Aku menghitungnya total ada 3 pekerja. Yah walaupun Aku cukup yakin masih ada yang bertugas memasak di penginapan ini.



Aku pun memasukkan Kertas serta Kunci kedalam Storage supaya tidak hilang dan tidak usah buang buang duit karena terkena denda.



Setelah ku masukkan, Aku pun berjalan ke arah kasur dan menjatuhkan tubuhku ke kasur.


Aku pun entah mengapa tertidur.



š™Šš™ š™š š™†š™šš™”š™–š™§ š˜¾š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™žš™£š™ž. š™ˆš™¤š™š™¤š™£ š™ˆš™–š™–š™› š˜¼š™„š™–š™—š™žš™”š™– š™–š™™š™– š™ š™šš™Øš™–š™”š™–š™š™–š™£ š™†š™–š™©š™–.

__ADS_1


š™…š™–š™£š™œš™–š™£ š™”š™Ŗš™„š™– š™‡š™žš™ š™š.


š˜¼š™š™– š™š™–š™š™– š™š™–š™š™–


__ADS_2