
Guild Master yang berhasil mengalahkan Ale pun terjatuh dan pingsan.
Guild Master pingsan di tempat pertarungan antara dirinya dengan Ale terjadi.
~~
Berpindah ke tempat pertarungan antara Suveilla melawan Tetap Slay.
Pertempuran Suveilla VS Tetap Slay, adalah sebuah pertarungan antara pemiliki Job Wizard.
Kedua penyihir tersebut saling bertukar serangan sihir satu sama lain.
Suveilla menyerang Tetap Slay menggunkan guntur, tapi Tetap Slay masih bisa menghindari nya.
Setelah berhasil menghindari serangan Suveilla, Tetap Slay mengeluarkan sihir Api, berupa The Great Ball of Fire.
Setelah mengaktifkan Skill tersebut, tiba tiba muncul sebuah bola api yang ukuran nya seperti kelereng di tangan kanan nya Tetap Slay.
Tapi setelah beberapa saat Aku menyadari bahwa bola Api itu dari waktu ke waktu semakin membesar.
Saat ini bola api itu sudah sebesar Bola Basket.
Tetap Slay yang menyadari bahwa Aku telah mengerti bagaimana cara kerja Skill tersebut pun tersenyum.
Segera setelah itu Bola Api itu langsung membesar dengan kecepatan 4 kali lebih cepat dari sebelumnya.
Di karenakan bola api itu yang semakin membesar, Tetap Slay pun mengangkat tangan kanan nya ke atas.
Setelah mengangkat tangan kanan nya ke atas, bola itu semakin membesar.
Bahkan kecepatan pembesaran nya saat ini semakin cepat.
Yang membuat saat ini bola api tersebut memiliki besar sebesar sebuah kastil Kerajaan.
Suveilla yang melihat hal itu langsung waspada.
Dia takut semisal Bola Api besar itu di luncurkan ke arah nya.
"Huh.... Besar sekali. " (Suveilla).
Ucap Suveilla yang tidak senang dengan ukuran bola api itu.
Saat ini Suveilla meningkatkan ke waspadaan nya.
Itu karena saat ini bola api itu masih terus membesar, yang membuat saat ini ukuran bola api itu lebih besar dari pada Kastil Kerajaan.
Betul saja firasat Suveilla.
Saat bola api itu berhenti membesar, Tetap Slay melempar bola api yang besar itu ke arah Suveilla berada.
Bola Api besar itu melesat ke arah Suveilla.
Bola Api itu mengeluarkan sebuah energi panas yang sangat panas.
Bahkan ke panasan nya sampai membuat pohon pohon serta tumbuhan terbakar.
Bukan hanya pohon dan tumbuh tumbuhan saja yang terbakar, melainkan semua Monster, Hewan mati terbakar.
Bahkan Air yang berada di sekitar mereka, mulai mendidih dengan sangat hebat.
"Eh....! Ini sangat panas. " (Suveilla).
Suveilla yang saat ini sedang bersiap menghalau bola api besar tersebut mengeluh dengan panas yang di hasilkan oleh bola api yang sangat besar tersebut.
Dan di karenakan hal itu juga Suveilla tidak bisa fokus dengan apa yang akan menyerang nya.
__ADS_1
Bahkan saat ini dikarenakan panas tersebut membuat Suveilla hampir ingin pingsan.
"Menyerah sajalah!! Suveilla!!! " (Tetap Slay).
Mendengar teriakan dari Tetap Slay yang menyuruhnya menyerah, membuat dirinya yang tadi nya hampir pingsan, berhasil mempertahankan kesadarannya.
"Cih! Tidak Akan!! Aku tidak akan pernah menyerah hanya dengan kau melancarkan serangan seperti ini ke pada ku!! Tidak akan!!! Lagipula serangan seperti itu tidak akan cukup untuk membunuh ku!!" (Suveilla).
Teriak Suveilla yang menyauti perkataan nya Tetap Slay.
Tetap Slay yang mendengar perkataan Suveilla hanya bisa mendengus.
"Hm, Kalau begitu, mati saja kau!!!" (Tetap Slay).
Teriak Tetap Slay.
Setelah beberapa saat, akhirnya bola api yang besar tersebut menghantam tanah.
Ketika bola api besar tersebut menghantam tanah, itu membuat sebuah ledakan yang besar.
*šš¶š¢š³š³š³š³*
Tapi tidak berhenti di situ, tiba tiba setelah ledakan tersebut ada sebuah ledakan lagi.
*šš¶š¢š³š³š³š³*
Bahkan ledakan itu dapat menghancurkan sebuah kota yang memiliki ukuran sebesar sama dengan besar dari Kota Terlevir.
Yang mana Kota Terlevir adalah Kota nomor 7 yang terbesar di benua ini.
Tetap Slay bisa menciptakan ledakan segitu besar nya di karenakan Tetap Slay telah menelan pil merah yang di berikan oleh Maling Pangsit kepada nya.
"Hm.... Mari kita lihat, apakah perkataan mu benar. Bahwa kau tidak akan mati hanya dengan serangan ini saja. " (Tetap Slay).
Ucap Tetap Slay yang ingin melihat dengan mata kepala nya sendiri, apakah perkataan Suveilla akan terwujud atau tidak.
Setelah beberapa saat, akhirnya ledakan tersebut mulai mereda.
Setelah beberapa saat akhirnya ledakan telah berhenti.
Yang ada saat ini hanyalah kepulan asap yang di hasilkan oleh ledakan tersebut.
"Hm..... Butuh berapa lama sampai kepulan asap yang tebal ini menghilang? " (Tetap Slay).
Tanya Tetap Slay, tapi di karenakan Tetap Slay saat ini hanya sendirian, membuat diri nya tidak mendapat jawaban sama sekali.
Itulah pikir nya.
Tapi pikiran tersebut salah, di karenakan tiba tiba ada sebuah kilatan biru yeng melesat ke arah Tetap Slay.
Kilatan biru tersebut menabrak Tetap Slay.
"Kalau itu, kau tidak akan tau di karenakan kau akan mati sebelum kepulan asap tersebut menghilang. " (Suveill).
Setelah mengucapkan hal tersebut, Suveilla pun menendang Tetap Slay.
Tendangan tersebut membuat Tetap Slay terjatuh ke bawah dengan kecepatan yang gila.
"šš¶š¢š³š³š³š³*
Bunyi ledakan yang di hasilkan dari tabrakan antara Tetap Slay dengan tanah.
Setelah Tetap Slay menabrak tanah, Suveilla pun melanjutkan serangan nya dengan sebuah sihir petir nya.
"Powerful Thunder!!! " (Suveilla).
__ADS_1
Suveilla berteriak kencang.
Tiba tiba awan menjadi mendung. Awan itu menutupi jutaan bintang yang terlihat di langit
Ketika awan sudah mendung, dia pun di susul oleh sebuah suara guntur yang sangat hebat.
Suara guntur itu sangat keras.
Bahkan itu dapat menghancurkan sebuah besi hanya dengan suara nya saja.
Setelah beberapa saat.
"Akhirnya selesai juga. " (Suveilla).
Ucap Suveilla dengan senyum yang terpampang di wajah cantik nya.
Sesaat setelah Suveilla mengucapkan hal tersebut, Suveilla pun melanjutkan kalimat nya hanya dengan satu kata. Dan kata itu adalah-
"Jatuh. " (Suveilla).
Ucap nya dengan nada yang membuat seseorang yang mendengarnya akan menggigil ketakutan.
Tiba tiba ketika Suveilla mengucapkan hal tersebut, Ada sebuah guntur besar yang jatuh dan menyambar tanah.
Guntur itu memiliki jangkauan yang besar.
Bahkan guntur itu dapat menghancurkan Kota terbesar di benua Erale.
Yaitu Kota terbesar nomor 6.
Kota itu adalah Kota yang ada di wilayah kekuasaan Vampire.
Guntur itu menghantam tanah.
Guntur itu menghancurkan apa yang terkena hantaman nya.
Setelah beberapa saat, akhirnya guntur tersebut berhenti.
Guntur itu menghilang dan meninggalkan kawah yang lebih dalam dan besar dari pada kawah yang terbuat dari ledakan Bola Api besar yang di lancarkan oleh Tetap Slay.
Di situ juga sudah tidak terlihat sama sekali tubuh dari Tetap Slay.
šš š šØšŖššš šØšš”ššØšš šššš„š©šš§ šš£š.
šššš šš„šššš”š ššš š ššØšš”šššš£ š šš©š.
šššš
šššš
šššš
šššš
šššš
šššš
__ADS_1
š½š®š š½š®š~