
Saat ini par Ksatria dan penyihir pingsan akibat ke lelahan. Tapi di situ ada par Petualang yang baru datang.
"Huh. Kondisinya parah sekali. " (Alcot).
"Hah, itu karena Kau. Kalau Kau tidak mengada ngada Aku yakin kondisi Kota tidak akan seperti sekarang ini. " (Elvi).
Kembali ke beberapa saat sebelum mereka tiba di medan perang.
Saat ini Kota sedang di landa ke kacauan, tapi di sisi lain di dalam Guild Petualang saat ini sangat tenang. Seakan tidak ada yang terjadi sama sekali.
Tidak ada sama sekali orang yang ada di dalam Guild Petualang sadar dengan situasi yang Kacau, yang saat ini sedang terjadi di Kota.
Di dalam Guild Petualang tidak terdengar suara apa pun. Sangat tenang, Hanya ada suara seseorang menyeruput minum nya.
"Huh. Sebenarnya kapan Misi Penyelidikan Area Berbahaya dan Dark Forest selesai? Dan juga apa apaan situasi tempat ini. Aku tau situasi saat ini lah yang di inginkan oleh diriku dan banyak orang. Tapi ini terlalu sunyi. " (Resepsionis 1).
"Yah, Aku juga tidak tau kapan Misi Penyelidikan Area Berbahaya dan Dark Forest selesai. Yang bisa kita lakukan saat ini hanyalah menunggu dengan tenang. Dan juga situasi saat ini sangat enak untuk tidur. " (Resepsionis 2).
"Huh." (Resepsionis 1).
Resepsionis 1 pun mengeluarkan \*\*\*\*\*\*\*. Dia mulai memejamkan matanya untuk tidur.
Setelah hampir bisa tidur tiba tiba ada suara ketukan pintu.
Mendengar suara itu Resepsionis 1 keluar dari ruangan kerjanya dan berjalan menuju ke arah pintu. Resepsionis 1 membuka pintu dan bertanya sesuatu.
"Ada keperluan apa? " (Resepsionis 1).
"Perkenalkan Saya adalah Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur. Saya disini ingin meminta bala bantuan. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).
"Meminta Bantuan? Buat apa? " (Resepsionis 1).
"Yap, Kami meminta bantuan dari para petualang untuk membantu kami para Ksatria untuk membunuh Gerombolan para Monster yang menyerang dari Gerbang Barat. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).
"Eh, Sejak kapan penyerangan terjadi? Padahal dari tadi kami yang berada di dalam tidak mendengar apapun. " (Resepsionis 1).
"Saat ini sudah Jam 20.27 itu berarti penyerang di mulai 25 menit yang lalu. Dan juga apa maksud dari perkataan mu bahwa 'Kami tidak mendengar suara apapun'? " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).
"Ya, Kau masuk saja dan rasakan sendiri. Kalau Aku menjelaskan nya palingan Kau tidak akan percaya sama sekali. " (Resepsionis 1).
"Baiklah, Kalian tunggu di sini sebentar! " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).
"Siap." (Para Ksatria).
__ADS_1
Segera setelah itu Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur masuk ke dalam Guild Petualang.
Apa yang pertama kali dia rasakan adalah ketenangan, sepi, tidak berisik. Seakan yang sekarang sedang terjadi di luar hanya lah sebuah halusinasi.
"Apa apaan suasana di dalam Guild Petualang ini? Mengapa Sunyi dan tenang sekali? " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).
"Itu lah yang Kami herankan. Tuan Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur bilang bahwa ada penyerangan, tapi di sini sangat damai dan hanya ada suara meja dan bangku ke geser suara seseorang yang sedang menyeruput minum nya. " (Resepsionis 1).
"Bagaimana bisa jadi seperti ini? " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur ).
"Hmm....... Entahlah. Aku juga tidak tau mengapa. " (Resepsionis 1).
"Hah, jadi selama ini Orang Orang di luar panik dan di evakuasi kalian malah santai seperti ini? Itu sangat aneh. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).
"Hmm..... Jadi, bagaimana? Apakah Kau sudah mendapat jawaban dari pertanyaan mu? Kalau sudah tolong berangkat duluan, Kami akan menyusul. " (Resepsionis 1).
"Baiklah." (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).
Segera setelah itu Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur berjalan menuju pintu. Membuka pintu dan keluar.
Setelah keluar Dia pun menutup Pintu.
"Seharus nya Guild Master saat ini ada di ruang pelatihan. " (Resepsionis 1).
Resepsionis 1 bergegas ke Ruang Pelatihan.
Saat ini dirinya sedang berdiri di depan pintu masuk Ruang Pelatihan. Setelah berdiam beberapa saat dia pun menarik nafas dan membuka pintu nya.
Saat Resepsionis sudah membuka pintu apa yang pertama kali dia lihat adalah seorang laki laki berotot yang sedang mengangkat sebuah barbel yang besar. Dan di barbel tersebut telihat satu beban nya seberat 20 Kg dan itu ada 7 yang berarti saat ini laki laki tersebut mengangkat barbel dengan berat 140 Kg.
"Waw.Berat yang bisa dia angkat sangat menakjubkan. " (Resepsionis 1).
Resepsionis pun terkejut dengan berat yang bisa di angkat laki laki itu.
Saat laki laki itu sedang berlatih, seakan dia bisa merasakan hawa keberadaan resepsionis dia pun melihat ke arah Resepsionis berada.
"Ada apa? " (Guild Master).
"Ah, Maaf. Saya datang kesini untuk melaporkan bahwa saat ini Kota Terlevir sedang di serang oleh gerombolan Monster. " (Resepsionis 1).
Guild Master yang mendengar laporan tersebut langsung bertanya secara reflek
__ADS_1
"Hah? Apa? Sejak kapan? " (Guild Master).
"Penyerangan para Monster telah di mulai sekitar 27 menit yang lalu. " (Resepsionis 1).
"Oh begitu. Tapi mengapa tidak ada suara ada sesuatu yang hancur dari luar bangunan Guild Petualang? " (Guild Master).
"Kalau itu Saya juga tidak tau. Saya mengetahui berita ini dari Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur yang datang meminta bantuan. " (Resepsionis 1).
"Oh begitu. Yasudah mari ke bawah dan bawa semua orang yang bisa bertarung. " (Guild Master).
"Baik." (Resepsionis 1).
Setelah itu mereka berjalan menuju ke bar, tempat biasanya para petualang berkumpul dan berpesta.
Setelah sampai di bar tersebut Guild Master pun berteriak.
"Semuanya berkumpul!!! " (Guild Master).
Segera setelah mendengar teriakan tersebut seluruh orang yang ada di dalam gedung Guild Petualang langsung melihat ke arah suara tersebut berasal.
"Ada apa? " (Elvi).
"Aku mendapat kabar bahwa Kota Terlevir saat ini sedang di serang oleh gerombolan Monster. Jadi Aku ingin seluruh Orang yang bisa bertarung untuk ikut Aku dan terjun ke medan perang untuk membantu para Ksatria yang sedang membunuh para Monster. " (Guild Master).
"Baik." (Suveilla).
"Baiklah Aku akan membantu. " (Elvi).
"Kalau Aku tidak akan membantu, soalnya Aku terlalu kelelahan. " (Wakil Guild Master).
"Kau kelelahan karna Apa? " (Guild Master).
"Hah, Aku tau bahwa kau itu bodoh tapi tidak ku sangka bahwa Kau sebodoh ini. Aku telah sibuk mengurus tugas tugas Guild Master dan tugas Wakil Guild Master selama berhari hari dan hanya mendapat waktu istirahat sedikit, jadi Aku ingin istirahat terlebih dahulu. " (Wakil Guild Master).
"Oh, Begitu. " (Guild Master).
"Aku juga tidak ikut. " (Alcot).
ššš šššš„š©šš§ š šš”š šš£š šØšŖššš šØšš”ššØšš ššŖšš. šš¤šš¤š£ š¢ššš šš„šššš”š ššš š š šØšš”šššš£ š šš©š.
ššš š~~
š½š®š š½š®š~
__ADS_1
šš šš šš šš šš šš šš šš šš šš šš šš šš šš šš šš.