Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat

Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat
Ternyata Dia Orang Nya


__ADS_3

Itu ledakan yang sangat besar dan silau.


Bahkan itu berhasil menghancurkan 18 lapisan dinding perisai nya.


Ledakan itu juga sangat lah berisik.


"Eh! Apa apaan kekuatan ledakan ini?! Ini sangat kuat dan tidak masuk akal!! Bahkan sampai bisa menghancurkan 18 dari 30lapisan perisai! " (Suveilla).


"Kau kira itu serangan lemah?! Kalau kau berpikir begitu maka kau salah besar!! Hahahahah hahahahahah!!! " (Tetap Slay).


Ucap Tetap Slay dengan nada menghina.


Suveilla terus mengalirkan mana ke item sihir bulat itu.


Dia melakukan hal tersebut supaya lapisan dinding pelindung nya tidak hancur sampai habis.


Setelah beberapa saat, akhir nya ledakan pun mulai mereda.


Sesaat berikut nya lagi ledakan itu menghilang.


Butuh waktu 2 menit untuk ledakan itu menghilang.


Waktu yang sangat lama untuk seukuran ledakan terjadi.


"Apakah ini sudah berakhir? Aku tidak bisa mengetahui nya, dikarenakan saat ini pandangan ku di tutupi oleh kepulan asap dan debu tanah. " (Suveilla).


Ya, betul. Saat ledakan sudah mereda dan menghilang, selanjut nya hanya ada kepulan asap dan debu tanah yang tebal dan tinggi.


Bahkan kepulan tersebut menjulang tinggi sampai menyentuh awan.


"Aku yakin, saat ledakan tersebut terjadi gempa yang dahsyat dapat di rasakan oleh seluruh makhluk yang ada di benua ini, tidak mungkin seluruh makhluk yang ada di planet ini. Sungguh kekuatan yang mengerikan. " (Suveilla).


Ucap Suveilla dengan nada gemetar ketakutan, karena membayangkan efek ledakan tersebut.


"Hm.... Untuk berjaga jaga, Aku akan mematikan dinding pelindung yang melapisi tubuh ku ini nanti, ketika asap dan debu tanah ini sudah menghilang. Dan juga Aku sangat terkejut dengan dampak yang di berikan oleh ledakan itu pada dinding pelindung nya. Ledakan tersebut dapat menghancurkan 41 kali lapisan dinding lapisan. Huh!!... " (Suveilla).



Saat ini Alcot telah sampai dan berdiri di depan seseorang yang sepertinya orang yang memimpin penyerangan ini.



Dia seseorang pria dengan tubuh kurus mirip seseorang yang tidak pernah menjalani latihan otot.



Bahkan Aku cukup yakin bahwa tubuh nya itu sangat lemah.



Tapi Aku dengan cepat menghapus pikiran seperti itu.



Soal nya bagaimanapun, ini dunia fantasi. Dunia yang di mana seseorang tidak bisa di tentukan apakah dia kuat atau tidak hanya dari penampilan nya.



Itu adalah hal yang ku sadari.



Kalian bisa mengambil contoh dari Aku.



Aku memiliki tubuh layak nya orang biasa yang tidak pernah ikutan latihan fisik, untuk membuat tubuh ku berotot. Dan juga saat Aku berada di dunia lama ku, kekuatan fisik ku bisa di sebut lemah. Tapi saat Aku tiba di dunia ini Aku menjadi sekuat ini. Aku bisa menghancurkan gunung, menghancurkan ratusan pohon, membuat kawah. Itu semua berkat sesuatu yang di sebut status dan skill.



Yang berarti seseorang bisa di nilai kuat dari status dan level nya.



Misalkan di statusnya tertulis bahwa di level nya berada di bawah 20, maka itu berarti makhluk tersebut lemah, tapi misalkan di atas level 20,maka orang itu bisa di sebut kuat.



Orang itu juga duduk di sebuah kursi yang terbuat dari kayu, tapi memiliki interior dan bentuk yang indah.


__ADS_1


Bahkan itu hampir sama dengan kursi bangsawan, yang kurang hanya dari warna nya saja.



Warna dari kursi tersebut semua nya berwarna cokelat.



Orang itu mulai berbicara.



"Tidak ku sangka, bahwa sanya ada seseorang yang bisa menemukan diri ku secepat ini. Sepertinya keberuntungan sedang berpihak ke padamu. " (Maling Pangsit).



"Lain kali kalau kau ingin bersembunyi, sembunyikan lah hawa keberadaan mu. Dan juga sembunyikan lah mana mu, jangan sampai ada yang bocor keluar dari tubuh mu. " (Alcot).



"Jadi kau pintar dalam hal mendeteksi ya.... yah, walau Aku memang dengan sengaja membuat mana ku keluar dari tubuh ku, untuk memancing seseorang untuk cepat bisa menemuiku. " (Maling Pangsit).



"Jadi kau sengaja membocorkan mana mu ke alam? Sungguh..., Kau itu bodoh sekali dan sangat ceroboh. " (Alcot).



"Yah..... Aku melakukan hal ini di karenakan Aku akan bosan kalau hanya menonton dan tidak melakukan pertarungan sama sekali. Jadi Aku dengan sengaja tidak menyembunyikan hawa kehadiran ku dan membocorkan mana ku ke alam, dengan begitu Aku bisa melawan musuh dan menjadi tidak bosan..... " (Maling Pangsit).



"Hm..... Jadi kau tipe orang yang penggila pertarungan ya. Unik sekali. " (Alcot).



"Orang yang memiliki sifat yang mirip seperti ku itu tidak lah langka yang mana itu berarti sifat yang ku miliki ini tidak lah unik dan langka. " (Maling Pangsit).



"Yah...... Itu menurut mu sih.... Tapi menurutku sifat yang kau miliki itu adalah sebuah sifat yang langka dan unik, di karenakan Aku jarang melihat di dunia nyata seseorang yang memiliki sifat seperti mu." (Alcot)




Ucap Maling Pangsit dengan nada bertanya.



"Aku? " (Alcot).



Alcot menunjuk diri nya sendiri.



"Ya. Lagi pula kalau bukan kau, siapa lagi? Di sini hanya ada kita berdua, jadi mengapa kau menanyakan pertanyaan konyol itu? " (Maling Pangsit).



"Tidak Ada..... Aku hanya ingin memastikan saja. Munkin saja ada orang lain di sekitar sini. " (Alcot).



"Tidak Ada. Jangan basa basi, cepat jawab pertanyaan ku. Tentang 'selama ini kau hidup kemana saja'? " (Maling Pangsit).



"Aku..... Selama ini hidup di dunia yang berbeda dengan mu. " (Alcot).



"Dunia yang berbeda dari dunia yang ku tempati? Apa maksud mu? " (Maling Pangsit).



"Selama ini Aku hidup di galaxy milkyway, dan di planet bernama bumi. Dengan kata lain Aku adalah seseorang yang datang dari dunia lain ke dunia ini. Walau Aku heran mengapa Aku bisa ada di dunia ini. " (Alcot).


__ADS_1


"Oh.... Begitu. Hm.... Kalau di lihat lihat dengan lebih jelas, sepertinya Aku pernah melihat wajah mu. " (Maling Pangsit).



"Itu tidak mungkin. " (Alcot).



"Mengapa tidak mungkin? " (Maling Pangsit).



"Di karenakan Aku baru sampai di dunia ini beberapa hari yang lalu, dan juga kota yang baru ku kunjungi hanya kota Terlevir. Sebelum itu Aku belum pergi ke kota yang lain. " (Alcot).



Ucap Alcot untuk memberikan jawaban yang masuk akal.



"Hm..... Beberapa hari yang lalu.... Ah! Aku baru ingat. " (Maling Pangsit).



"Ingat tentang apa? " (Alcot).



Tanya Alcot dengan nada penasaran.



"Aku ingat bahwa Aku pernah melihat mu di sebuah bangunan yang memiliki bentuk persegi panjang. " (Maling Pangsit).



"Persegi Panjang? Apa maksudmu? " (Alcot).



"Aku melihat kau sedang tidur di sebuah bangunan persegi panjang, saat itu Aku juga melihat bahwa ada beberapa mayat segar yang tergeletak di lantai bangunan tersebut, dan di karenakan hal itu Aku juga mengira kau juga sudah mati, tapi ternyata kau masih hidup ya.... Sungguh kau memiliki keberuntungan yang hebat. " (Alcot).



"Tidak mungkin..... Ah, jangan jangan kau lah yang membunuh naga tersebut. " (Alcot).



"Ya." (Maling Pangsit).



š™Šš™ š™š š™Øš™Ŗš™™š™–š™ š™Øš™šš™”š™šš™Øš™–š™ž š™˜š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™žš™£š™ž.


š™ˆš™–š™–š™› š™–š™„š™–š™—š™žš™”š™– š™–š™™š™– š™ š™šš™Øš™–š™”š™–š™š™–š™£ š™ š™–š™©š™–.


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š™‡š™„š™†š™€


š˜½š™®š™š š˜½š™®š™š~~

__ADS_1


__ADS_2