
~~
Saat ini Guild Master dan Ale saling tinju meninju satu sama lain.
Mereka meninju musuh mereka supaya dia menang.
Tapi suatu saat, saat mereka sedang adu tinju. Tiba tiba ada sebuah cahaya berwarna putih yang terang masuk ke pandangan mereka.
Mereka berhenti sejenak dari pertarungan mereka.
Mereka berhenti sejenak untuk melihat, sebenarnya apa dan dari mana cahaya putih itu datang.
Mereka berdua melihat ke arah di mana cahaya putih tersebut datang.
Ketika mereka melihat ke arah cahaya putih itu berasal. Mereka melihat sebuah Pillar yang mengeluarkan cahaya berwarna putih.
Pillar itu tinggi sampai ujung nya sepertinya mencapai awan.
"Hah!? Apa itu!? " (Guild Master).
"Aku juga tidak tau. Tapi yang pasti ada dua pilihan untuk jawaban mu itu! " (Ale).
"Dan apa pilihannya? " (Guild Master).
"Pilihan pertama adalah, Pillar yang mengeluarkan cahaya berwarna putih itu ada di karenakan sebuah Skill. " (Ale).
"Dan pilihan kedua apa? " (Guild Master).
"Pilihan kedua adalah Pillar cahaya putih itu adalah sebuah serangan yang tercipta dari Item Sihir. " (Ale).
"Kalau cuma itu pilihannya. Jawaban yang sudah pasti terpilih oleh Aku adalah pilihan pertama. " (Guild Master).
"Mengapa begitu? " (Ale).
"Kami tidak memiliki Item Sihir yang bisa menciptakan hal tersebut. " (Guild Master).
"Heh.... Jadi itu alasan nya kau memilih pilihan pertama. " (Ale).
Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya Pillar yang memancarkan cahaya berwarna putih itu pun menghilang.
Setelah Pillar tersebut sudah menghilang.
Mereka saling menghadap dan menatap satu sama lain dengan tatapan tajam.
Setelah keheningan beberapa saat, tiba tiba ada sebuah tinju yang muncul dan mengarah ke muka nya Guild Master.
Guild Master berhasil menghindari serangan tersebut.
Setelah berhasil menghindar dari serangan tersebut. Guild Master pun melayangkan sebuah tinju ke arah Ale berdiri.
Ale mengaktifkan Skill Air Hand.
Setelah mengaktifkan Skill tersebut Ale membuka tangan nya yang yang tadi nya di kepal sekarang sudah tidak dikepal.
Setelah itu Ale mendorong tangan nya dengan posisi telapak tangan yang terbuka ke depan.
Setelah itu entah mengapa tinju dari Guild Master terhenti di udara. Padahal tidak ada yang menghalangi tinjunya untuk sampai ke Ale, Itulah yang terlihat.
Tapi nyatanya di tinjunya saat ini ada sesuatu yang tak terlihat menahan tinjunya.
Dan itu adalah sebuah Skill yang di miliki oleh Ale.
Itu adalah Skill Air Hand. Itu adalah sebuah skill yang dapat menciptakan tangan dari udara. Itu membuat segala jenis serangan yang di lancarkan pakai tangan bisa dari jarak jauh dan tidak terlihat.
Guild Master pun memutuskan untuk mundur. Dia tau bahwa melanjutkan serangan tadi percuma.
__ADS_1
Setelah mundur, Ale menghantamkan tinju udara nya ke arah Guild Master berada.
Guild Master menahannya dengan menyilangkan kedua tangan nya.
Tapi walau begitu dampak dari bertabrakan nya, membuat Guild Master terpental ke belakang dengan jarak beberapa Cm.
Setelah terpental. Guild Master mengaktifkan Skill Obsidian Coating. Saat Guild Master mengaktifkan Skill tersebut, tiba tiba dari telapak kaki sampai kepala nya Guild Master berubah menjadi berwarna hitam pekat.
Setelah tubuh nya menjadi berwarna hitam pekat. Guild Master langsung melesat maju ke arah Ale.
Saat ini kecepatan, Kekuatan, daya tahan, dan reflek nya Guild Master sudah meningkat tiga kali lipat.
Yang membuatnya yang tadinya Guild Master masih bisa di tahan oleh Skill Air Hand menjadi tidak bisa di tahan oleh Skill Air Hand.
Walau itu bisa terjadi di karenakan Guild Master yang bergerak cepat membuat Ale telat untuk merespon.
Tinjunya Guild Master mendarat di perut nya Ale.
Ale terpental ke belakang.
Belum sampai situ saja. Guild Master langsung maju ke tempat Ale akan mendarat.
*š„š¢š³š³š³*
Suara tubuh Ale yang terpental dan menabrak tanah terdengar.
Saat Ale mau berdiri, tiba tiba ada Guild Master yang melompat dari atas dengan gaya seperti mau meninju.
Melihat hal itu Aku pun dengan cepat menggulingkan tubuh ku ke kanan.
*šš¢š³š³š³š³š³š³*
Suara tinju nya Guild Master yang menabrak tanah terdengar.
Tanah yang terkena tinju sudah retak. Tapi retak nya bukan pada satu titik yang terkena tinju nya Guild Master. Melainkan itu menyebar dan meretakkan tanah sekitar, walau tidak terlalu luas.
"Ya Iyalah. Aku berhasil lo- " (Ale).
Belum sempat selesai ngomong tiba tiba ada sebuah tinju yang mendarat di dada nya.
Ale memuntahkan darah dari mulut nya.
*šš³š¦šµš¢š¬š¬*
Bunyi tulang yang retak terdengar.
Ale lagi lagi terpental ke belakang, tapi dia dengan cepat mengambil tindakan. Yang alhasil di tidak menabrak sesuatu dengan kencang.
Setelah sudah mendarat, Ale melancarkan tinju udara secara bertubi tubi ke Guild Master.
Tinju itu membuat daerah sekitar nya menjadi hancur.
Guild Master menyilangkan kedua tangan nya, untuk mengurangi dampak yang di Terima oleh tubuh nya.
*š„š¢š³ š„š¢š³ š„š¢š³ š„š¢š³ š„š¢š³ š„š¢š³*
Suara hantaman tinju terdengar di tempat pertarungan nya Guild Master melawan Ale.
Ale pun setelah melakukan tinju bertubi tubi dalam jangka waktu satu menit. Akhirnya dia menghentikan nya dengan satu serangan yang lebih kuat dari pada serangan yang sebelum nya.
*šš¢š³š³š³š³š³š³*
Bunyi hantaman yang lebih kuat baru saja terdengar di medan pertarungan.
Guild Master yang menerima serangan tersebut, terpental menuju ke belakang.
__ADS_1
Setelah sudah terhenti. Guild Master mengaktifkan Skill Wind Storm.
Setelah Guild Master mengaktifkan Skill tersebut, tiba tiba ada sebuah angin besar yang menabrak Ale.
"Uh... Lagi lagi serangan ini! Sungguh merepotkan. " (Ale).
Ale berjuang menahannya dengan menggunakan Skill Air Hand. Walau dia tetap terdorong kebelakang.
Ale berjuang menahan angin besar dan kuat itu.
Tapi di karenakan dia yang sudah tidak tahan lagi. Akhirnya dia pun terhempas oleh angin itu ke belakang.
*šš¢š³š³š³š³š³š³*
Bunyi suara tabrakan terdengar di tengah kota yang saat ini sudah berubah menjadi sebuah kawah besar.
Guild Master mematikan Skill Wind Storm nya.
Setelah Skill Wind Storm nya sudah berhenti. Guild Master berlari dengan cepat ke arah Ale tergeletak.
Setelah sudah sampai di dekat tubuh Ale tergelatk. Guild Master pun melompat dengan kekuatan yang cukup kuat pada kakinya supaya lompatan nya bisa setinggi mungkin.
Setelah sudah berhenti perjalanan ke atas nya, Guild Master mulai turun dari atas ke bawah dengan kecepatan yang cepat.
*šš¢š³š³š³š³š³*
Bunyi ledakan terdengar.
~~
Ale yang baru saja terpental dan mendarat. Masih menutup matanya. Dia melakukan hal tersebut di karenakan dia sedang menahan rasa sakit yang dia Terima.
Dia tidak tau bahwa saat ini Guild Master sedang dalam perjalanan menuju ke arah nya.
Setelah beberapa saat mencoba untuk mengurangi rasa sakit yang dia dapatkan. Dia membuka matanya.
Apa yang dia lihat adalah sebuah bayangan dari seseorang. Sesaat dia bingung itu apa, tapi setelah itu dia langsung tau kalau itu adalah Guild Master.
Dan--
*šš¢š³š³š³š³š³š³*
šš š šØšŖššš š šš”šš§ šššš„š©šš§ šš£š.
šššš šš„šššš”š ššš šØšššŖšš š ššØšš”šššš£ š šš©š.
šššš
šššš
šššš
šššš
šššš
__ADS_1
š½š®š š½š®š~~