Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat

Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat
Penyerangan Monster (2)


__ADS_3

Saat ini para Ksatria dan penyihir sedang berjuang melawan gempuran para Monster. Sudah ada banyak bangunan yang hancur dan terbakar.


"Kapan Bala bantuan datang? Saat ini situasi sudah sangat mendesak. Sudah ada Ksatria yang telah mati, Tapi Bala Bantuan belum datang juga? Apa mereka ingin Kota ini hancur? " (Kapten Ksatria).


"Tentu saja tidak, wahai Kapten Ksatria divisi penjaga gerbang timur. "


Setelah mendengar suara itu Kapten Ksatria berbalik badan, dan menemukan ada beberapa tentara datang yang sepertinya mereka adalah bala bantuan.


"Oh kalian akhirnya datang. Tapi mengapa lama sekali? " (Kapten Ksatria).


"Itu karena Aku sibuk mengumpulkan Para Ksatria yang akan menjadi bala bantuan. Aku juga telah meminta bantuan dari Guild Petualang. "


"Oh, berapa banyak Ksatria yang Kau bawa kesini? " (Kapten Ksatria).


"Ada sekitar 4000 tentara yang ku bawa. "


"Oh, Itu banyak. Yah Terima kasih telah datang kesini sambil membawa Ksatria, Wahai Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


"Ya, Sama sama. " (Kapten Ksatria Divisi Barat).


Setelah itu para Ksatria bala bantuan mulai maju dan membantu Ksatria yang sedang melawan Para Monster.


Mereka membunuh Monster, dan membawa Ksatria yang terluka. Dan mereka membawa Penyihir yang telah kehabisan mana, dan pingsan.


Monster yang tadi nya 10.871 jadi 8.523 yang tersisa. Tapi itu masih banyak, membuat mereka sedikit kesulitan, di tambah para Ksatria yang tidak tau kapan Naga akan mengeluarkan nafas api mereka lagi.


Setiap Nafas Api di lancarkan ada banyak yang hancur dan terbakar. Itu karena nafas Api memiliki kekuatan penghancuran yang kuat. Dan juga Nafas Api mereka sangat panas, yang membuat tanah yang tidak terkena Nafas Api jadi panas juga.


"Cih, Monster yang paling merepotkan adalah para Naga. Para Penyihir coba lancarkan sihir yang dapat membunuh Naga ke arah para Naga berada, walaupun kalian harus menggabungkan kekuatan. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


""" Baik. """ Jawab para penyihir serentak.


Segera setelah itu ada 8 penyihir yang mengangkat Tongkat mereka ke arah langit, tempat para Naga berada.


Segera setelah itu mereka mulai mengucapkan mantra sihir yang cukup panjang. Setelah selesai mengucapkan Mantra sihir tersebut, muncul sebuah leser berwarna merah darah yang datang dari tongkat mereka.


Leser Merah Darah itu melaju menuju ke arah salah satu Naga. Setelah beberapa saat akhirnya Leser tersebut berhasil mengenai perut salah satu Naga dan membuat bagian perut salah satu Naga menjadi bolong.


*š˜Žš˜¶š˜¢š˜³š˜³š˜³š˜³š˜³š˜³š˜³*

__ADS_1


Raungan Naga yang kesakitan terdengar dengan sangat keras. Segera setelah Raungan berhenti Naga itu pun jatu kebawah.


Tapi itu hanya baru Satu Naga saja, dan itu harus membutuhkan kekuatan maksimal dari lima penyihir. Dan bukan hanya itu setelah serangan berhasil, para penyihir akan pingsan akibat terlalu banyak menggunakan Mana.


"Cih, Membutuhkan Delapan Penyihir hanya untuk menumbangkan satu Naga saja? Itu terlalu mahal. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).


"Ya, Aku setuju dengan perkataan mu. Itu terlalu mahal hanya untuk menumbangkan Satu Naga. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


Mereka berdua berpikir bahwa itu terlalu mahal hanya untu mengalahkan 1 Naga saja.


Tapi waktu tidak berada di pihak mereka. Segera setelah ada Naga yang tewas, para Naga pun mengerahkan Nafas Api. Dan itu membuat kerusakan yang di alami kota semakin besar.


"Uh, itu berbahaya. Oh iya, Bagaimana para warga!? Apakah mereka sudah di evakuasi? " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).


"Iya. Para warga telah di evakuasi ke tempat aman. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


"Kemana mereka di evakuasi? " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).


"Mereka di evakuasi ke luar Kota. Ketempat yang di jaga oleh para Ksatria. (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


"Oh, Begitu. Bagaimana dengan Petualang? Bukan kah Kau telah meminta Bala Bantuan dari mereka? Tapi mengapa sampai sekarang mereka belum datang juga? " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).


Mereka ke bingungan mengapa dari tadi para petualang belum datang juga. Padahal kalau mereka datang situasi ini akan lebih mudah teratasi.


Tapi mereka memutuskan untuk tidak berpikir ke arah itu dulu. Untuk sekarang ini mereka harus Fokus dengan gempuran para Monster.


Mereka memutuskan untuk terjun ke medan tempur, untuk membantu para Ksatria dan penyihir untuk membunuh para Monster Monster.


Segera setelah mereka turun dan membantu membunuh para Monster, Monster secara signifikan menurun, akibat terbunuh oleh dua Kapten Ksatria.


"Waw, Mereka banyak sekali membunuh para Monster. " (Ksatria 4).


"Yah, Mau bagaimana lagi? Mereka adalah seseorang yang memiliki gelar Kapten Ksatria. Jadi sudah pasti mereka itu kuat. " (Ksatria 5).


Setelah beberapa saat, jumlah monster telah berkurang sangat banyak. Yang tadinya ada 8.523 menjadi 5.270 itu adalah jumlah yang berkurang sangat banyak. Tapi di sisi lain para Kapten Ksatria telah kelelahan, Banyak Ksatria mundur dan ada yang mati, Tinggal sedikit penyihir yang masih bisa Menggunakan sihir, itu pun mereka telah hampir mencapai batas nya.


"Sial. Padahal sudah sampai sini, tapi malah kita kekurangan kekuatan. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


"Ya. Andai saja kita mempunyai lebih banyak Stamina. Kalau kita bisa mempunyai Stamina lebih dari ini kita bisa menang, Tapi di karenakan Stamina kita telah hampir habis, dan hanya tersisa sedikit Prajurit dan Penyihir yang masih bisa bertarung. Itupun mereka hampir mencapai batas juga. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur).

__ADS_1


"Hah, Hah, Hah. Kalau terus seperti ini, bisa bisa Kota ini akan hancur selamanya, dan tidak bisa di pulihkan. Kapan para petualang akan datang? Mereka sangat lama sekali. Padahal saat ini Kondisi Kota telah mengalami kebakaran dan kehancuran yang sangat banyak. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


Saat ini kondisi Kota Terlevir bisa di sebut rusak parah. Ada banyak kebakaran disana sini, Para Monster yang menyerang secara agresif yang membuat banyak bangunan hancur.


Saat ini semua Ksatria dan Penyihir sudah pada menyerah, akibat mereka telah kehilangan banyak Ksatria. Ada yang pingsan dan ada Ksatria yang mati. Kebanyakan Ksatria pada Mati, akibat di bunuh Monster dan ada yang mati akibat telat di obati


Mereka telah putus asa, dan menyerah untuk berjuang lagi.


"Huh, Huh, Huh. Kapan para petualang itu datang!!? " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


Saat Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat teriak, tiba tiba dari depannya ada cakaran datang. Tapi tiba tiba serigala yang hendak mencakar Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat Tiba tiba terbelah dua dan mati.


Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat yang melihat itu langsung membalikkan tubuh nya. Dan di sana Dia melihat 5 Orang Petualang.


"Hah, Akhirnya kalian datang juga. " (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


"Ya, kami sudah datang. Sekarang kalian semua boleh pingsan, biar Kami yang mengurus sisanya. " (Guild Master).


"Baiklah." (Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat).


Segera setelah itu Kapten Ksatria Divisi Gerbang Barat, Kapten Ksatria Divisi Gerbang Timur, Ksatria, Penyihir pun terjatuh dan pingsan.




š™Šš™ š™š š˜¾š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™ š™–š™”š™ž š™žš™£š™ž š™Øš™Ŗš™™š™–š™ š™Øš™šš™”š™šš™Øš™–š™ž. š™¤š™ š™žš™®š™–, š™ˆš™¤š™š™¤š™£ š™ˆš™–š™–š™› š˜¼š™„š™–š™—š™žš™”š™– š™–š™™š™– š™ š™šš™Øš™–š™”š™–š™š™–š™£ š™ š™–š™©š™–.



š™ˆš™–š™–š™›š™žš™£ š™®š™–.



š™‡š™žš™ š™š~~



š˜½š™®š™š š˜½š™®š™š š™‚š™Ŗš™®š™Ø~

__ADS_1


__ADS_2