
Saat ini kami berempat, Guild Master, Suveilla, Elvi, Alcot. Kami telah sampai di tempat pertempuran terjadi.
"Waw, Situasi yang sangat kacau. " (Alcot).
"Ya, Aku setuju dengan perkataan mu. Alcot. " (Suveilla).
Aku pun terkejut. Soalnya setelah sekian lama ketika Aku mengenalnya dia tidak pernah berbicara. Dan sekarang Dia berbicara, ditambah kepada ku?
Aku pun melihat Elvi dan Guild Master. Ternyata bukan hanya Aku saja yang terkejut, melainkan mereka berdua juga terkejut.
"Hei!! Bangun!!! " (Alcot).
Aku pun berteriak kepada mereka berdua untuk cepat sadar dari keterkejutan mereka.
"" Ah, Iya. Maaf kami terkejut. "" (Guild Master, Elvi).
"Baiklah, bagaimana kalau kita akan mulai sekarang? " (Alcot).
""" Ya. Baiklah. """ (Guild Master, Elvi, Suveilla).
"Kalau begitu, Maju!! " (Alcot).
Elvi, Suveilla, Guild Master, dan Walikota mulai maju ke depan. Mereka membantai banyak Monster, sangat banyak.
Tapi tetap saja. Mereka akan tetap kerepotan misalkan para Naga itu masih ada. Soalnya dari tadi mereka menembakkan Nafas Api mereka kearah Guild Master, Elvi, Walikota, Suveilla.
Yang alhasil mereka harus bertarung sambil berwaspada dengan nafas api yang akan di keluarkan oleh Naga.
Mereka bertarung melawan Monster sambil bertahan dari serangan yang di lancarkan oleh Wyvern dan Naga.
"Cih, ini merepotkan. Para Naga dan Wyvern sialan itu sangat mengganggu. Kalau begitu Aku akan menyerang Naga dan Wyvern sialan itu. " (Elvi).
Elvi pun membentur dua jari yang satu diatas yang satu di bawah. Sesaat kemudian muncul sebuah bole kecil yang transparan tapi mengeluarkan sebuah Aura berwarna putih.
"Kalau begitu. Rasakan ini!! " (Elvi).
Bola kecil itu terbang dengan kecepatan tinggi, Setelah beberapa saat bola transparan itu mengenai tubuh salah satu Naga. Naga yang terkena Bola Transparan itu, tiba tiba tubuh mereka terhisap ke dalam bola tersebut.
Setelah selesai di hisap bola itu yang tadi nya Transparan berubah menjadi Sebuah Bola Kristal berwarna hitam yang memancarkan Aura Hitam yang mengerikan.
"Huh, Sebenarnya kekuatan nya itu apa sih? Aku sangat ingin tau tentang kekuatan nya. " (Alcot).
Setelah itu Elvi melakukan hal yang sama pada Naga dan Wyvern yang ada. Tapi entah mengapa dia berhenti melakukan hal tersebut ketika di sudah berhasil membunuh 7 Naga dan membunuh 12 Wyvern.
"Hah? Mengapa dia berhenti melakukan hal tersebut? Hei System apa Kau tau sesuatu? " (Alcot).
__ADS_1
"ššš® š¤šš«šš§š ššØšØš„ššØš°š§. " [šš²š¬ššš¦].
"Karena Cooldown? Apa maksud mu? " (Alcot).
"ššš¤š¬š®šš¤š® šššš„šš”, š¬ššš®šš” šš¤š¢š„š„ š²šš§š ššš«š„šš„š® šš®šš š©šš¬šš¢ šš¤šš§ ššš ššššš¬šš§ š§š²š. ššš§ ššššš¬šš§ ššš«š¬ššš®š šššš„šš” ššØšØš„ššØš°š§. ššš§š š¦šš§š š¬šš¦š¢š¬šš„ š¬ššš®šš” šš¤š¢š„š„ ššš«š¤šš§š ššØšØš„ššØš°š§, š¬šššš«š šØššØš¦ššš¢š¬ šš¤š¢š„š„ š¢šš® š¬š®ššš” šš¢ššš¤ šš¢š¬š šš¢ š©šš¤šš¢ š„šš š¢ š”šš«š¢ š¢š§š¢, ššš§ ššš«š® šš¢š¬š šš¢ š š®š§šš¤šš§ ššš¬šØš¤. " [šš²š¬ššš¦].
"Oh, begitu. Tapi mengapa Aku tidak pernah mengalami Cooldown? " (Alcot).
"ššš® š¤šš«šš§š š¬ššš® š¬ššš® š§š²š šš¤š¢š„š„ šš®šš§ š²šš§š šš¢š¬š ššš«š¤šš§š ššØšØš„ššØš°š§ šššš„šš” šš¤š¢š„š„ š š®šš®š«š šš¢š¬š¢šš¢š„š¢šš². šš¢š¬š š¬š¤š¢š„š„ šš®šš§ š²šš§š š„šš¢š§ šš¢ššš¤ šš¤šš§ šš¢š¬š ššš«š¤šš§š ššØšØš„ššØš°š§. ššš§ š¬šš¦š¢š¬šš„ šš®šš§ š¦šš§ššš©ššš¤šš§ š¬ššš®šš” šš¤š¢š„š„ š²šš§š šš¢š¬š ššš«š¤šš§š ššØšØš„ššØš°š§, š¦šš¤š š¢šš® šš¢ššš¤ šš¤šš§ šš¢š¬š ššš«š¤šš§š ššØšØš„ššØš°š§. " [šš²š¬ššš¦].
"Hah? Mengapa? " (Alcot).
"ššš® š¤šš«šš§š š¬šššš„šš” šš®šš§ š¦šš¦šš®š§š®š” ššš§šš®š«š¢ š²šš§š š°šš¤šš® š¢šš®, šššÆšš„ šš®šš§ š§šš¢š¤ š¬šššš§š²šš¤ šš šššÆšš„. ššš§ š¦š¢š¬šš„š¤šš§ ššš¬ššØš«šš§š š§šš¢š¤ š„ššÆšš„ š¬šššš§š²šš¤ šš š„ššÆšš„ š¦šš¤š šš¢š šš¤šš§ š¦šš§ššš©ššš¤šš§ šš¤š¢š„š„ ššš«š®. ššš§ šššÆšš„ šš®šš§ ššš„šš” š§šš¢š¤ šš¢š š š©š®š„š®š” š„ššš¢š” š²šš§š ššš«šš«šš¢ šš®šš§ š¦šš§ššš©šš šš®š š¬š¤š¢š„š„ ššš«š®. ššš§ šš¤š¢š„š„ š§š²š šššš„šš” šš¤š¢š„š„ ššØ ššØšØš„ššØš°š§, š¬ššš®šš” šš¤š¢š„š„ š²šš§š š¦šš¦šš®šš š¬šš šš„š š£šš§š¢š¬ šš¤š¢š„š„ š²šš§š ššØšØš„ššØš°š§ š£ššš¢ šš¢ššš¤ ššØšØš„ššØš°š§ š„šš š¢. šš¤š¢š„š„ š¤š šš®š šššš„šš” šš¤š¢š„š„ šš„šØš¬š šš¢š¬ššš§šš ššš„šš©šØš«šššš¢šØš§ šš¤š¢š„š„ š¢š§š¢ šš¤šš§ š¦šš¦šš®šš š©šš¦šš¤šš¢ š§š²š šš¢š¬š ššš«ššš„šØš©šØš«ššš¬š¢ ššš§š šš§ š£šš«šš¤ š²šš§š š©šš§ššš¤,ššš§ š©šš„š¢š§š š©šš§š£šš§š š£šš«šš¤ ššš„šš©šØš«ššš¬š¢ š¢š§š¢ šššš„šš” š”šš§š²š ššš ššššš«, ššš©š¢ š¢šš® š”šš§š²š šš¢š¬š šš¢ š š®š§šš¤šš§ š¬šš¤šš„š¢ ššš„šš¦ šš¢š š š©š®š„š®š” š¤šš„š¢ ššš„šš¦ š¬ššš® š”šš«š¢ š”šš«š¢,ššš§ š£š®š š šš¤š¢š„š„ š¢š§š¢ ššš ššØšØš„ššØš°š§ š§š²š. ššš§ šš¤š¢š„š„ šššš¢š š šššš„šš” šš¤š¢š„š„ š š¢š«š ššš§š, šš¤š¢š„š„ š¢š§š¢ šš¢š¬š š¦šš¦šš®šš ššš§š šš§ š¦š® šš¢ š„šš©š¢š¬š¢ šØš„šš” šš©š¢ ššš§ š£š®š š š¤šš©šš§šš¬šš§ šš©š¢ š§š²š šš¢š¬š šš®šš§ ššš®š« š¬šš¬š®š¤š š”ššš¢. šš¤š¢š„š„ š¢š§š¢ šš¢ššš¤ š¦šš¦š¢š„š¢š¤š¢ ššØšØš„ššØš°š§. " [šš²š¬ššš¦].
"Oh, ternyata Skill baru yang kali ini ku dapatkan lebih masuk akal. Tapi bagaimana caranya Aku tiba tiba naik level sebanyak 31 level? Padahal Aku belum pernah berburu, dan kalau makan Aku tidak yakin bisa menambahkan level sebanyak itu, soalnya Aku hanya makan Sedikit. " (Alcot).
"šš®šš§ š¦šš¤šš§ š¦šš§šš¦ššš”š¤šš§ šš¢š š šššÆšš„. ššššš§š š¤šš§ šš®šš§ šš¢š¬š š§šš¢š¤ š„ššÆšš„ š¬šššš§š²šš¤ šš šš¢ š¤šš«šš§šš¤šš§ šš®šš§ ššš„šš” š¦šš¦šš®š§š®š” š¬ššØš«šš§š š©šš§š£šš”šš. " [šš²š¬ššš¦].
"Di karenakan telah membunuh seseorang yang jahat? " (Alcot).
"šš. ššš¦š¢š¬šš„ šš®šš§ š¦šš¦šš®š§š®š” š¬ššØš«šš§š š©šš§š£šš”šš šš®šš§ šš¤šš§ š¦šš§ššš©ššš¤šš§ ššš š²šš§š š„ššš¢š” ššš§š²šš¤ šš¢ ššš§šš¢š§š š¤šš§ ššš š²šš§š šš®šš§ ššš©ššš¤šš§ š”šš¬š¢š„ ššš«š¢ š¦šš¤šš§. " [šš²š¬ššš¦].
"Oh, Begitu. Waw, itu berarti Aku bisa bertambah Kuat bukan hanya dengan cara membunuh Monster dan makan? " (Alcot).
Setelah mendengar jawaban dari System, sebuah pikiran Tiba tiba terlintas di benak ku. Ya, betul. Aku akan berburu para bandit supaya bisa tambah Kuat.
Aku pun tersenyum, dan memutuskan Aku akan melakukan nya besok saat dalam perjalanan ke Kota selanjutnya.
Setelah selesai mengobrol dengan System, Aku pun mulai melanjutkan pengamatan ke medan perang. Elvi yang bertarung dengan cara dia mengeluarkan Aura berwarna putih dari seluruh tubuh nya, Guild Master bertarung menggunakan kekuatan fisik, Walikota yang bertarung menggunakan pedang yang mirip seperti Katana, dan Suveilla yang bertarung dengan menggunakan Skill ber'elemen Petir.
"Hm..... Ternyata Skill Suveilla lebih biasa dari pada yang Aku bayangkan, dan di sisi lain Elvi bertarung menggunakan Skill yang aneh sekaligus unik. " (Alcot).
Jujur saja sebenarnya penyerangan para Monster ini sudah di rencanakan oleh 5 orang tapi Aku telah membunuh salah satu dari mereka, yang berarti saat ini mereka tinggal ada empat.
Aku pun memikirkan hal tersebut sambil menonton pertarungan dari jarak jauh.
Saat ini jumlah Monster tinggal tersisa 2.322 yang ada.
Seakan Elvi tau bahwa Aku tidak ngapa ngapain, Dia pun melihat ke arah tempat aku berdiri dan menonton. Dia berteriak.
"Hei!!!! Alcot!! Turun dan bantu kami!!!! Jangan hanya santai saja!!! " (Elvi).
Mendengar teriakan tersebut Aku melihat ke arah suara itu berasal, dan melihat Elvi yang sedang berteriak ke Aku.
Aku pun memutuskan untuk turun dan membantu mereka untuk membunuh para Monster, sekaligus untuk membuat mulut Elvi yang cerewet itu diam dan tidak mengoceh lagi.
__ADS_1
"Iya, iya. Aku turun dan akan membantu. " (Alcot).
Setelah Aku sudah turun dari atas Aku pun berteriak dengan keras supaya semua petualang yang sedang bertempur mendengar nye, mendengar perkataan ku.
"Huh.... Hah..... Semuanya!!! Cepat mundur dan berdiri di belakang ku!!! Soalnya Aku ingin cepat cepat mengakhiri pertarungan yang membosankan ini!!!!! " (Alcot).
Jujur saja Aku ingin cepat mengakhiri ini supaya nanti para petualang tidak akan kewalahan ketika melawan empat orang itu. Jadi aku memutuskan untuk mengakhiri pertempuran melawan Monster disini dan melanjutkan ke pertarungan babak selanjutnya. Aku juga melakukan ini supaya Stamina para Petualang tidak akan terbuang banyak sebelum melawan mereka.
Setelah mendengar teriakan dari Aku, mereka semua melihat Aku. Seperti nya mereka ingin menanyakan sesuatu, tapi sepertinya mereka memutuskan untuk mengundur waktu untuk bertanya.
Mereka mulai berjalan ke arah ku dengan cepat.
Setelah beberapa detik mereka telah melewati Aku. Saat ini mereka telah berdiri di belakang Aku.
"Bagaiman cara Kau mengakhiri pertempuran ini dengan cepat kalau tidak ada yang bertarung? " (Elvi).
"Kau lihat saja. Nanti juga Kau akan menemukan jawabannya ketika Aku sudah melakukan cara nya. " (Alcot).
Aku pun mengeluarkan Pedang Red Fire Of Destruction dari dalam Storage ku.
Aku mengangkat tangan ku ke atas dan mengayunkan pedang serta tangan ku depan.
Saat sudah ku ayunkan, Sebuah dinding api yang besar sekaligus tinggi terwuju di satu garis lurus tempat ujung pedang menunjuk.
Setelah dinding api mereda dan menghilang apa yang mereka lihat adalah bahwa seluruh Monster menghilang dan meninggalkan sebuah parit besar di tempat lintasan dinding api lewati.
Semua orang terkejut melihat hal tersebut. Termasuk Elvi yang dari awal kami bertemu selalu membuatku kesal.
šš š šššš„š©šš§ š šš”š šš£š šØšŖššš šØšš”ššØšš ššŖš®šØ. šš£š šššš”šš šššš„š©šš§ š©šš§šš ššš§ ššš£ššš£ ššŖššŖš” "ššš£š®šš§šš£ššš£ šš¤š£šØš©šš§".š¾ššš„š©šš§ šØšš”šš£ššŖš©š£š®š šššš”šš š„šš§š©šš§šŖš£ššš£ ššššš š šššŖš š®ššš©šŖ š„šš§š©šš§šŖš£ššš£ šš£š©šš§š š„šš§š š„šš©šŖšš”šš£š ššš£ššš£ šš¢š„šš© š¤š§šš£š š®šš£š š¢šš§šš£ššš£šš šš£ š„šš£š®šš§šš£ššš£ šš£š, šššš ššš©šŖš£šššŖ š®š.
šš¤šš¤š£ šššš š¼š„š š½šš”š š¼šš ššššŖšš šššØšš”šššš£ ššš©š šæš š¾ššš„š©šš§ šš£š, šæšš£ šš¤šš¤š£ šššš ššš”ššŖ šššš šššš š ššš š¼š”šš¤š© ššš£š šæš šš¤š§š¤š©, ššššššš” šæš ššš£š®šš§šš£ššš£ šš¤š£šØš©šš§ ššš©šŖ ššš£ šæšŖš š¾ššš„š©šš§ š£š®š ššš§šš¤š šŖšØ š š š„šš§š©šš¢š„šŖš§šš£.
ššš š~~
š½š®š š½š®š~~
__ADS_1