
Setelah mengeluarkan suara erangan Orang itu pun memutuskan untuk tetap berjalan maju dengan gaya yang memancarkan Aura Kewibawaan.
*๐ต๐ข๐ฌ*
*๐ต๐ข๐ฌ*
*๐ต๐ข๐ฌ*
*๐ต๐ข๐ฌ*
*๐ซ๐ณ๐ช๐ฏ๐จ*
*๐ซ๐ณ๐ช๐ฏ๐จ*
Suara langkah kaki serta suara armor yang bergoyang terdengar di sepanjang jalan yang
para rombongan tersebut lewati.
Di perjalanan mereka tidak hanya mendapat tatapan keheranan yang mereka anggap hinaan, tapi mereka juga mendapat tatapan direndahkan dan tatapan penghinaan
saat mereka melewati jalan yang berada di
Distrik Bangsawan.
"Eh~~, walaupun Aku telah mencoba mengabaikan tatapan Orang Orang, tapi aku masih merasa risih terhadapa tatapan tersebut. "
"Yah, Aku setuju dengan perkataanmu. Aku juga merasa Risih terhadap tatapan tersebut, ditambah entah mengapa aku merasa bahwa tatapan tersebut mempunyai makna penghinaan dan merendahkan. " Ucap Seorang yang sama memakai pakaian aneh dan berdiri disamping orang yang sering mengeluh tentang tatapan orang lain terhadapa mereka.
"Hm, Kalau Kalian tidak ingin mendapatkan tatapan tersebut, Cobalah untuk menghasilkan sebuah pencapaian untuk mendapatkan hasil yang kalian ingin kan, yaitu menghilangkan tatapan yang membuat kalian terganggu
tersebut. " Ucap Putri Rivera Sambil tersenyum.
"" Hah~"" Kedua Orang tersebut mengeluarkan ******* yang berat secara bersamaan setelah mendengar ucapan sang putri.
Setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka pun hampir sampai tujuan mereka yaitu, Masuk ke dalam Kastil Kerajaan.
*๐ฅ๐ณ๐ณ๐ณ๐ณ*
Suara pintu gerbang Kastil yang di buka oleh para Penjaga gerbang terdengar.
"Oke, Ayo semuanya masuk. "
Ucap sang putri.
Setelah sang putri mengucapkan hal tersebut dan mulai berjalan masuk ke dalam Kastil, dia pun di ikuti oleh Orang Orang yang tadi dia pimpin.
Saat ini Alcot sedang duduk sambil melihat jendela Status nya. Dia saat ini sedang membaca satu satu Skill yang belum dia ketahui.
"(๏ฟฃใ๏ฟฃ๏ผแดดแดนแดน, Sebenarnya fungsi Skill ini bagaimana? Maksud dari penjelasannya seperti apa? Ahh!! Aku tidak paham."
Di depan nya ada Jendela System Yang menampakkan penjelasan tentang System Ego.
"System Ego. System Ego adalah sebuah Skill yang dapat membuat System Memiliki sebuah ego atau lebih sering di kenal sebagai kesadaran. "
Itulah tulisan tentang penjelasan Skill System Ego.
"Hah? Apa maksudmu adalah bahwa System ini memiliki dapat memiliki kesadaran? Kalau itu betul, itu berarti Skill ini sangat tidak masuk Akal. "
Setelah memenangkan pikiran serta diri. Aku pun memutuskan untuk mencari tau tentang kebenarannya dengan cara mengaktifkan Skill tersebut.
"Hah, Kalau begitu akan kucoba untuk mengaktifkan dan melihat apakah effect yang di keluar kan sama dengen apa yang dijelaskan. "
__ADS_1
Aku pun mengaktifkan Skill System Ego. Dan setelah beberapa saat Aku mendengar sebuah suara.
"Eh? Siapa? Siapa yang bicara? "
"๐๐๐ง๐ ๐๐๐ซ๐๐ข๐๐๐ซ๐ ๐๐๐๐ฅ๐๐ก ๐๐๐ฒ๐, ๐๐๐ง๐ ๐๐ฒ๐ฌ๐ญ๐๐ฆ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ญ๐๐ฅ๐๐ก ๐๐ข ๐๐๐ซ๐ข ๐ฌ๐๐๐ฎ๐๐ก ๐๐ ๐จ ๐จ๐ฅ๐๐ก ๐๐ฎ๐๐ง. "
"Eh, Itu tidak mungkin. Ini berhasil, Skill ini ternyata berhasil. "
Suara yang mengaku sebagai sebuah System yang telah di beri suatu Ego oleh Diriku, memiliki sebuah suara yang mirip dengan suara Robot Android.
Suara yang berdengung, Kencang, Jelas, Sopan Serta Formal. Itu lah suara yang aku dengar dari sang System.
"Jadi~ Kau adalah System? "
"๐๐, ๐๐๐ง๐๐ซ. "
"Heh~ Kalau kau betulan System Bisa Tidak Kau Jelaskan tentang dunia ini. "
Aku pun mengatakan ini. Aku mengatakan ini bukan tanpa sebab melainkan aku mengucapkan ini untuk mengetahui tentang dunia ini. Dan juga Aku ingin kembali ke Bumi dan kalau seperti itu Aku harus mengetahui Informasi tentang dunia ini, supaya bisa menemukan metode untuk
kembali ke Bumi.
Sekaligus Aku menanyakan ini karena ingin tau tentang seseorang yang memanggilku dan meninggalkanku beserta 5 murid lainnya di dalam bus.
Di sebuah pohon ada satu ekor monyet yang sedang bergelantung di pohon, serta dia juga berpindah dari satu pohon ke pohon yang lain dengan lihai.
Tapi sesaat kemudian Monyet tersebut terkena anak panah di bagian kepala, dan anak panah tersebut pun sampai menembus kepala monyet itu, Yang membuat Monyet itu pun Mati dan jatuh dari pohon ke bawah, dan menabrak tanah.
"Huff, Dengan ini misi berhasil." Ucap Orang yang membuat Sang Monyet mati.
"Wah~ Seperti Biasa Nona Alea hebat. dapat memanah hewan yang memiliki pergerakan yang lincah sekaligus kecil. " Ucap satu orang lagi, yang sedang berdiri di samping perempuan bernama Alea.
"Yah, kau akan bisa mendapatkan hasil yang seperti ini misalkan kau rajin untuk berlatih, Sela. " Ucap Alea.
"Eh Iya Kah? kalau begitu aku akan berjuang untuk menjadi kuat, dan ketika aku telah selesai latihan aku akan menunjukan hasilnya ke Nona Alea."(Sela)
"Oke, Kalau begitu aku akan menunggunya. " (Alea)
Saat berbincang bincang tiba tiba ada angin yang menghantam mereka. Angin itu sangat kencang bahkan bisa membuat seseorang dengan level 50 terpental ke belakang.
__ADS_1
\*๐๐ฐ๐ฐ๐ด๐ฉ\*
"Ehh! , Angin ini terlalu kuat!! sebenarnya datang dari mana angin sekencang ini. "
Angin yang sangat kencang. yang mana bahkan batu, pohon, tanah dan sampah seperti daun tertiup juga dan pergi tertiup angin menuju ke belakang.
Angin yang terlalu kuat, Angin yang berbahaya, angin yang misterius, dan angin yang aneh itu adalah pendefinisian Oleh Alea terhadap angin tersebut.
Setelah 5 Menit berlalu, akhirnya angin itu pun reda dan sudah hilang untuk sementara.
"Ughh, Angin yang sangat aneh, darimana sebenarnya angin itu? dan kenapa tiba tiba muncul? "
Setelah memikirkan tersebut, Aku pun baru ingat bahwa Sela sudah tidak ada di dekat nya.
"Eh, Sela! Sela! Sela! Sela! Kamu ada di mana. Kalau kau mendengar suara ku, tolong jawab. "
Alea yang panik, dikarenakan Sela, Salah satu temannya lama nya telah hilang. Dia harus mencarinya kalau tidak nanti dia akan membuat kedua Orang Tua Sela sedih.
"A-le-a! To-lo-n-g" Ucap Sela dengan Suara yang lemah.
"Sela Dimana?! "
"Di Si-ni. "
Setelah melihat kearah suara datang dia melihat Sela yang tertiban batu. Segera setelah itu Alea pun menyiapkan busurnya. Dia menarik Tali Busurnya dan ketika di menarik nya, Tiba tiba sebuah anak panah cahaya berwarna Emas muncul. Anak panah itu pun ditembakkan ke arah batu, dan anak panah tersebut berhasil menghancurkan Batu yang
meniban Sela. Segera setelah batu tersebut hancur dia pun berlari menuju tempat Sela terbaring.
Ketika Dia sampai betapa terkejutnya dia dengan kondisi Sela yang berlumuran darah.
Sela menderita Luka yang cukup parah, yang mana kalau pendarhannya tidak segera di tangani dia akan Mati. Tapi dikarenakan dia bukan Manusia dia tidak akan bisa Mati karena kehabisan darah.
Yap, Betul, Alea dan Sela bukanlah Manusia melainkan seorang wanita Elf yang cantik, yang berasal dari Kerajaan Elf.
Alea pun menggendong Sela di punggungnya dan mulai berlari menuju ke desa, demi menyelamatkan teman nya yang sedang sekarat.
๐๐ ๐ ๐๐ฃ๐ฉ๐ช๐ ๐พ๐๐๐ฅ๐ฉ๐๐ง ๐๐๐ก๐ ๐๐ฃ๐ ๐๐๐ฃ๐ฎ๐ ๐๐๐ข๐ฅ๐๐ ๐๐๐ฃ๐ ๐๐๐๐ ๐ฟ๐ช๐ก๐ช. ๐๐๐๐ ๐๐ฅ๐๐๐๐ก๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐จ๐๐ก๐๐๐๐ฃ ๐๐๐ฉ๐.
โฑโฑโโฎโฑโฑโฑโฑโฑโฑโฑโฑโฑโฑ
โฑโฑโโโฑโฑโณโฑโโณโญโโณโ
โโโฏโโโฎโโฑโโฃโปโฎโฃโฑ
โโโโโโโปโโโปโฑโโโ
__ADS_1
โโฎโโโโโโโโโโโโ
โฑโฐโโโโฏ