Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat

Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat
Pembicaraan Dan Tujuan


__ADS_3

Kerajaan Suci Hivolia, itu adalah sebuah Kerajaan yang menjadi pusat Agama terbesar di Benua ini, sekaligus sebagai negara terkuat di Benua Erale.


Walau nama nya Kerajaan Suci, tapi negara ini tetap masih di kuasai dan di pimpin oleh Raja. Kerajaan Suci juga lah dalang di balik pemanggilan orang orang bumi ke dunia ini.


Saat ini para pahlawan sedang berlatih. Ada yang berlatih menjadi Pendekar Pedang, Ada juga yang berlatih menjadi Magician.


Masing masing bidang ada guru nya tersendiri.


Swordman akan langsung dilatih oleh Jendral Erat. Sedangkan untu Magician akan lansung di latih oleh Penyihir Kerajaan yaitu Alena.


Masing masing menekuni apa yang mereka ambil tanpa memikirkan yang lain selain bertambah kuat untuk mengalahkan Raja Iblis, kecuali satu orang yaitu Alex Sandro, sang Ketua Kelas.


Alex Sandro mengambil peran sebagai swordman. Dia bukan hanya memiliki tujuan untuk mengalahkan Raja Iblis, melainkan mencari tau kemana 6 murid lainnya.


Alex Sandro adalah seorang Ketua Kelas yang adil dan bertanggung jawab. Dan sifat itulah yang membuatnya di sukai oleh banyak guru, dan selalu di pilih jadi ketua kelas oleh wali kelas nya.


Dia tau bahwa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Putri Rivera. Maka dari itu Dia mencoba mencari tau apa yang di sembunyikan oleh Putri Rivera. Tapi dia sadar bahwa dengan kekuatan nya yang saat ini, Dia hanya akan mati konyol.


Maka dari itu dia pun memutuskan mengambil jalan menjadi Pendekar pedang. Supaya kekuatan fisik nya kuat, serta kalau dirinya ketahuan sedang mencari tau tentang rahasia dari 6 siswa yang hilang dan dirinya di kepung, Dia bisa bertarung dari jarak dekat dan juga dia bisa berlari lebih cepat dibanding kan para penyihir.


Serta Pendekar Pedang bertarung tanpa menggunakan mana, yang alhasil misalkan terjadi pertarungan dalam jangka waktu lama, dia lah yang di untungkan.



Di sebuah mansion besar yang ada di Kota Terlevir. Ada seorang pria yang memiliki tampang berumur 41 tahun.



Dia sedang menandatangani beberapa kertas yang sepertinya adalah sebuah Dokumen. Dia telah menandatangani dokumen itu dari kemarin, tapi bukannya berkurang malah itu semakin bertambah dari hari ke hari. Itu membuatnya pusing, dikarenakan dia tidak tau kapan dirinya itu bisa istirahat dan melakukan liburan.



"Hah, masih banyak sekali yang harus ku tanda tanga ni. Lama kelamaan Aku bisa stres, kalau terus seperti ini. "



Dia mendesah berat.



Setelah beberapa saat Dia melanjutkan menandatangani dokumen tersebut, Dia pun merasakan hawa kehadiran yang ia kenal



\*š˜›š˜°š˜¬, š˜›š˜°š˜¬, š˜›š˜°š˜¬. \*



"Masuk saja. Pintu itu tidak di kunci. "



Pintu pun terbuka sesuai dengan apa yang dikatakan oleh kakek yang berumur 41 tahun tersebut.


__ADS_1


Setelah pintu di buka. Terlihat orang yang membuka pintu tersebut, Orang itu seorang pria, Dia memiliki tinggi 187.Tampangnya mirip dengan seseorang yang berumur 33 tahun.



"Ada urusan apa kau sampai datang ke mari? Ketua Guild. "



Ya, orang yang membuka pintu adalah seorang Ketua Guild. Dia adalah Ketua Guild dari Guild Petualang cabang Kota Terlevir.



"Oh, Kau dingin sekali dengan temana lama mu, wahai Walikota Kota Terlevir. " (Kepala Guild)



"Lebih baik Kau menjawab pertanyaanku terlebih dahulu, kalau tidak aku akan menyuru penjaga untuk mengusir diri mu. " (Walikota)



"Hah, Dingin sekali. Baiklah akan kuberi tau alasan mengapa Aku datang ke mari. " (Guild Master)



Guild Master pun mengambil kursi yang ada didepan meja tempat Walikota bekerja, dan duduk di kursi tersebut. Dia pun mulai berbicara.



"Kau tau, bahwa Kerajaan Tiberia mengirim dua petualan mereka untuk menyelidiki ke anehan yang terjadi di Area Berbahaya. Petualang yang mereka kirim Adalah petualang Rank S dan Petualang Rank A\+." (Guild Master)




"Hubungan nya adalah, Aku ingin kau menganggap serius ke anehan ini. Kau itu terlalu meremehkan tentang situasi yang saat ini terjadi. " (Guild Master)



Setelah ke heningan sementara Walikota pun mulai berbicara lagi tapi Dia menghentikan lengannya untuk menulis.



Dia mendongakkan kepala nya ke atas. Dan mulai berbicara.



"Aku telah menganggap situasi ini dengan serius. Itu karena situasi saat ini bisa membahayakan nyawaku juga. Tapi di karenakan para Monster yang lebih agresif dan mulai menyerang pemukiman terdekat, Aku tidak bisa mengerahkan seluruh kekuatan Militer kota ini. Di tambah semua petualang saat ini sibuk mengerjakan misi penyelidikan Dari Forest dan Area Berbahaya, Yang alhasil saat ini Kota sedang dalam keadaan melemah. Dan Kau ingin Aku untuk mengirim lebih banyak prajurit lagi? Bagaimana kalau secara tiba tiba ada gerombolan Monster mengerang? Sudah pasti Kota ini akan hancur. " (Walikota)



"Huh, ada betul nya juga ya ternyata. " (Guild Master)



"Seperti nya Kau telah menjadi orang yang lebih bodoh dari pada dulu saat Kau masih aktif menjadi petualang Rank S\+.Sungguh sebenarnya Kau ngapain saja sampai bisa membuat diri mu menjadi sebodoh ini? " (Walikota)

__ADS_1



"Latihan, Latihan dan Latihan.Aku selalu ingin bertambah kuat, Maka dari itu Aku selalu melakukan latihan setiap hari dan meninggalkan tugas Guild Master kepada Wakil Guild Master. " (Guild Master)



"Wah, Kau menyalah gunakan hak kekuasaan mu. Lebih Baik Kau tidak melakukan hal tersebut, soalnya kau hanya menyiksanya saja. Aku jadi kasihan dengan Cabang Guild Petualang yang ada di Kota ini, dan Aku jadi kasihan dengan Wakil Guild Master yang harus mengerjakan tugas tugas Guild Master. Dia pasti saat ini sedang tertekan. " (Walikota)



"Kau sedang mengasihani siapa? Dan memang salahku apa? " (Guild Master)



"Aku sedang mengasihani seluru Orang yang kerja di Guild Cabang Kota Terlevir. Dan misalkan ke salahan mu adalah melimpahkan seluruh pekerjaan Guild Master kepada Wakil Guild Master, serta Kau menyalah gunakan kekuasaan mu. " (Walikota)



"Iyalah? " (Guild Master)



"Iya." (Walikota)



"Tapi Aku tidak merasa seperti itu. " (Guild Master)



"Itu hanya perasaan mu saja. Berbeda dengan perasaan dan tanggapan yang mereka miliki kepada diri mu. Bahkan Aku yakin kalau Kau bukan seorang Guild Master, dan memiliki sifat melimpahkan pekerjaan kepada Orang lain, Kau saat ini akan selalu di hujat habis habisan, Oleh para Resepsionis dan Para Petualang. " (Walikota)



"Oh.Begitu ya. " (Guild Master)



"Dari wajah dan nada suara yang Kau keluarkan, sepertinya Kau tidak menganggap Serius perkataan ku ya? " (Walikota)



"Ya.Lagipula buat apa Aku menganggap perkataan mu? Lagi pula buat apa juga Aku meladeni perkataan buruk orang yang di lontarkan kepada ku? " (Guild Master)



"Huh.Aku jadi semakin heran, mengapa Guild Master sebelum nya menunjuk diri mu sebagai Gud Master selanjut nya. " (Walikota)



Setelah Itu mereka melanjutkan pembicaraan Random mereka.



š™Šš™ š™š, š™†š™Ŗ š™–š™ š™Ŗš™ž š™žš™£š™ž š™–š™™š™–š™”š™–š™ š˜¾š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™®š™–š™£š™œ š™„š™–š™”š™žš™£š™œ š™¢š™šš™¢š™—š™¤š™Øš™–š™£š™ š™–š™£ š™™š™žš™–š™£š™©š™–š™§ š™˜š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™Øš™šš™—š™šš™”š™Ŗš™¢š™£š™®š™–, š™š™–š™„š™ž š™š™šš™§š™žš™¢š™– š™†š™–š™Øš™žš™ š™—š™–š™œš™ž š™ š™–š™”š™žš™–š™£ š™®š™–š™£š™œ š™¢š™šš™¢š™—š™–š™˜š™– š™™š™–š™§š™ž š™–š™¬š™–š™” š™Øš™–š™¢š™„š™–š™ž š˜¼š™ š™š™žš™§ š˜¾š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™žš™£š™ž, š™™š™–š™£ š™Ÿš™Ŗš™œš™– š™š™šš™§š™žš™¢š™– š™ š™–š™Øš™žš™ š™®š™–š™£š™œ š™¢š™–š™Ŗ š™¢š™šš™¢š™—š™šš™§š™žš™ š™–š™£ š™‡š™žš™ š™š. š˜½š™®š™š š˜½š™®š™š

__ADS_1


š™ˆš™¤š™š™¤š™£ š™ˆš™–š™–š™› š™–š™„š™–š™—š™žš™”š™– š™–š™™š™– š™ š™š š™Øš™–š™”š™–š™š™–š™£ š™ š™–š™©š™–.


__ADS_2