Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat

Kalau Aku Makan Aku Akan Bertambah Kuat
Alcot VS Pengkol (2)


__ADS_3

Tombak Rantai yang berhasil menghancurkan Dragon Scale, langsung melaju dan menabrak tanah, hingga membuat tanah di sekitar tempat Tombak Rantai itu mendarat hancur, Bahkan sampai menciptakan gempa.


"Apakah..... Aku Berhasil? " (Pengkol)


Kekuatan Pengkol adalah rantai, Dia dapat memanipulasi rantai, mulai dari membuat rantai berbentuk apa yang Dia inginkan, mengendalikan Rantai dari jarak jauh, asalkan Dia bisa melihat rantai tersebut, menciptakan rantai, Dia juga bisa membuat rantai nya tertancap di udara.


Rantai yang ia ciptakan bukanlah rantai biasa, melainkan rantai itu memiliki kekerasan 2 kali lebih kuat dari pada Sisik dari naga biasa, yang membuatnya tidak mudah di hancurkan, Rantai yang ia buat juga selalu mempunyai untung yang tajam, yang membuat rantai yang ia ciptakan tambah bahaya.


Itulah kekuatan sebenarnya dari Pengkol


Saat ini Pengkol berharap bahwa Alcot sudah mati, itu karena dirinya telah ke lelahan akibat menggunakan sihir yang memiliki beban yang berat bagi tubuhnya.


Dan juga dirinya telah terluka cukup parah. Jadi misalkan dilanjutkan, dirinya hanya akan di rugikan.


Dia pun menatap tajam ke arah tempat ledakan baru terjadi. Dia menatap untuk memastikan bahwa Alcot telah mati, dan memastikan bahwa tidak akan ada serangan mendadak, semisal Alcot masih hidup.


Dia menatap tajam, dan tiba tiba debu yang sedang mengepul, tiba tiba menciptakan lurah besar di tengah. Aku pun bersiap, dan melihat sekeliling.


Tapi tiba tiba Aku terpental kebelakang dengan sangat cepat. Dia pun terpental kebelakang hingga membentur beberapa kali tanah, hingga membuatnya hampir pingsan.


Tapi Dia menguatkan diri untuk tidak pingsan. Dia pun berdiri, dan Dia pun melihat Alcot yang mana terluka cukup parah. Tangan kiri nya berdarah sangat banyak, seakan tangan kirinya sobek, ditambah di jidatnya ada luka juga.


Melihat hal itu, secerca harapan pun datang. Itu karena bukan hanya dirinya yang terluka parah, melainkan Alcot juga terluka parah.


"Huh.... Jadi Kau berhasil selamat dari serangan itu ya. Tapi di sisi lain Kau terluka parah. Dengan begini kita impas dan adil. Kau terluka parah, Aku juga terluka parah. " (Pengkol)


"Eh, untung saja sejak saat pertama kali Aku mengaktifkan Skill Dragon Armor, Aku belum memastikan nya. Kalau itu Skill ku matikan waktu itu, Aku cukup yakin bahwa Aku saat ini sudah mati. " (Alcot)


Ucap Alcot dengan nada pelan, Supaya Pengkol tidak mendengar perkataan nya.


"Tapi bagaimana Kau melakukan hal tersebut? Saat sebelum Aku terpental Aku merasa terkena sesuatu yang kuat, itu seperti angin. Apakah itu adalah serangan ber'elemen Angin, yang Kau keluarkan? " (Pengkol)


"Tentu saja tidak. Aku hanya punya satu elemen, yaitu Elemen Api. " (Alcot)


"Oh.Yasudah.Kalau begitu bagaimana kalau kita lanjutkan pertempurannya? " (Pengkol).

__ADS_1


"Kau masih ingin bertarung dengan kondisi seperti itu? Apakah Kau sudah gila? " (Alcot)


"Iya, pertempuran ini selesai apabila salah satu dari kita mati, dan juga Aku masih waras. " (Pengkol)


Setelah mengatakan hal tersebut, kami berdua pun saling menatap. Beberapa saat kemudian, Aku pun mengeluarkan Breath of Fire, Untuk menyerang nya. Tapi Dia berhasil untuk menghindar dengan cara melompat ke atas.


Aku pun mengarah kan nafas api ku kearah atas. Tapi sayang di berhasil menghindar lagi dengan cara bergelantung di rantai yang dia tancapkan di udara. Aku pun menghentikan nafas api ku.


"Cih, Dia berhasil menghindaya. Baiklah, kalau begitu, bagaimana dengan yang ini. " (Alcot)


Aku mengaktifkan langsung dua skill, yaitu Skill Fly dan Skill Turn Into Dragon. Aku mengubah tangan kanan ku jadi dilapisi sisik Naga yang keras dan tajam.


Aku pun terbang melesat ke arah Pengkol. Aku pun mengarahkan tinju ku ke arah Pengkol, Tapi dia sempat melepas kan tangan nya dari rantai yang dia pegang, yang membuat nya jatuh kebawah, yang berarti dia berhasil menghindari tinju Alcot.


"Hah! Sayang sekali itu tidak kena! " (Pengkol)


Pengkol pun mengeluarkan rantai dari telapak tangan nya dan mendarat dengan aman di tanah.


Setelah mendarat, dia pun mengeluarkan rantai dari telapak tangan nya, rantai tersebut pergi melesat ke arah Alcot dan berhasil milit kaki Alcot.


Tapi setelah itu entah mengapa, Pengkol memuntahkan darah. Padahal dia tidak menerima serangan.


Saat dia berpikir, Tiba tiba ada lingkaran sihir besar berwarna merah, Pengkol yang mengetahui bahwa itu serangan, segera membentuk bola rantai untuk melindunginya.


Setelah selesai membuat Bola rantai. Tiba tiba ada bunyi ladakan gunung berapi. Bukan hanya itu, bahkan entah mengapa di dalam bola itu ada cahaya berwarna merah.


Di karenakan penasaran Pengkol penasaran, Dia pun mlihat keluar. Dan apa yang dia lihat hanyalah cahaya merah yang sangat terang.


Padahala cahaya tersebut adalah cahaya yang di hasilkan dari Skill Tower Of Fire yang di miliki oleh Alcot.


Itu adalah sebuah sihir yang menciptakan menara dari api yang sangat panas, dan menara yang diciptakan sangat tinggi, bahkan melewati awan.


"Huh, ternyata skill ini lebih mengerikan dari pada yang Aku kira. " (Alcot)


Setelah beberapa saat, akhirnya menara api itu pun mereda, dan padam. Saat menara api telah menghilang, dia melihat sebuah bola berwarna hitam pekat. Segera setelah itu Dia sadar bahwa yang ada di dalam bola tersebut adalah Sang pencuri yang berhasil selamat. Dia pun menyiapkan kuda kuda, setelah siap dia pun melapisi tangan nya dengan kobaran api. Setelah semuanya siap dia pun terbang menuju ke bola tersebut berada

__ADS_1


Setelah beberapa saat akhirnya bola itu terbuka dan menampilkan Pengkol yang ngos ngosan, akibat udara yang ada di dalam bola rantai nya sudah hampir habis.


"Huh, Huh, Huh, Untung Saj-" (Pengkol)


Belum selesai berkata, Dia pun terkena tinju yang sangat kuat tepat di wajah nya, hingga membuat nya mental ke belakang dan membentur tanah, dia pun akhirnya berhenti membentur tanah.


Tapi seakan belum puas, Alcot pun terbang ke atas, dan berhenti tepat di atas Tubuh Pengkol berada. Pengkol yang sadar bahwa dia akan menerima serangan lanjutan mencoba menggerakkan tubuh nya, tapi di karenakan luka yang sangat parah, dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


Pengkol saat ini sudah terluka sangat parah, bahkan seharus nya dirinya telah mati sekarang, tapi dengan hebatnya dia masih hidup.


Menyadari bahwa tubuh nya tidak bisa digerakkan padahal akan ada serangan yang dilancarkan ke arah nya, Dia pun akhir nya pasrah dan menunggu kematiannya.


Alcot menjatuh kan dirinya dari ketinggian, dengan kaki yang tegak, seakan ingin menginjak seseorang. Setelah beberapa saat akhir nya kaki nya menginjak dada Sang pencuri dengan sangat kencang, bahkan sampai membuat tanah di sekitar jadi retak.


Pengkol yang merasakan dadanya terkena serangan sangat kuat, memuntah kan darah dari mulutnya. Serangan tersebut membuat dada Pengkol menjadi berlubang, dan itu membuatnya langsung mati.


"Huh, Akhirnya selesai juga. Aku hampir kehilangan kesadaran sekarang, karena kecapean. Tapi sebelum itu Aku harus membakar mayat pencuri ini, supaya tidak menghasilkan wabah. " (Alcot)


Aku pun menjauh beberapa kaki, dari mayat Sang pencuri, dan melemparkan sebuah bola api yang kuciptakan di jari ku.


Setelah bola api itu mengenai mayat Sang pencuri tubuh pencuri itu pun terbakar. Setelah melihat mayat Sang pencuri sudah terbakar, Dirinya pun kehilangan kesadaran.




š™Šš™ š™š, š™˜š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™žš™£š™ž š™Øš™–š™¢š™„š™–š™ž š™Øš™žš™£š™ž š™–š™Ÿš™–. š™…š™Ŗš™Ÿš™Ŗš™§ š™Øš™–š™Ÿš™– š™žš™£š™ž š™–š™™š™–š™”š™–š™ š™˜š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™©š™šš™§š™„š™–š™£š™Ÿš™–š™£š™œ š™Ŗš™£š™©š™Ŗš™  š™Øš™–š™–š™© š™žš™£š™ž, š™©š™–š™„š™ž š˜¼š™ š™Ŗ š™®š™–š™ š™žš™£ š™–š™ š™–š™£ š™–š™™š™– š™˜š™š™–š™„š™©š™šš™§ š™®š™–š™£š™œ š™”š™šš™—š™žš™ š™„š™–š™£š™Ÿš™–š™£š™œ. š™ˆš™–š™–š™› š™–š™„š™–š™—š™žš™”š™– š™–š™™š™– š™ š™šš™Øš™–š™”š™–š™š™–š™£ š™ š™–š™©š™–, š™™š™–š™£ š™„š™šš™£š™œš™šš™ š™Øš™šš™ š™Ŗš™Øš™žš™–š™£ š™–š™ š™š™žš™§ š™„š™šš™§š™©š™šš™¢š™„š™Ŗš™§š™–š™£ š™–š™£š™©š™–š™§š™– š™‹š™šš™£š™œš™ š™¤š™” š™™š™–š™£ š˜¼š™”š™˜š™¤š™© š™ š™Ŗš™§š™–š™£š™œ š™¢š™šš™¢š™Ŗš™–š™Øš™ š™–š™£.



š™‡š™žš™ š™š~~



š˜½š™®š™š š˜½š™®š™š.

__ADS_1


__ADS_2