
Aku keluar dari penginapan. Hal yang pertama kali ku lihat adalah sebuah pemandangan yang sama seperti kemarin, bedanya kali ini orang nya lebih rame dari pada kemarin.
Aku meregangkan tubuhku.
"Baiklah, untuk saat ini sudah lebih dari jam 12.00 yang berarti pengolahan mayat monster nya sudah selesai. Jadi mari pergi ke Guild untuk mengambil hadiah, sekalian Aku juga mengambil dan mengerjakan misi Guild. Walaupun Aku sudah punya banyak Uang. "
Aku pun berjalan di tengah kerumunan itu. Ada yang sedang pedagang, ada pembeli, ada anak anak yang sedang bermain, dan ada juga orang yang sedang makan di restoran.
Aku berjalan melihat ke kanan dan ke kiri sambil mencari apakah ada yang menarik.
Setelah Aku melihat ke kanan dan ke kiri, Aku menemukan sebuah Toko yang menjual buah.
Aku menyampari toko tersebut, soalnya disitu ada buah yang mirip dengan buah yang sangat Aku sukai ketika Aku masih tinggal di Bumi. Jadi Aku ingin membeli dan mencobanya.
"Ohh, Ada pelanggan. Permisi Tuan, Anda ingin membeli apa? " (Pedagang Buah)
Aku pun menunjuk ke arah buah yang ingin ku beli.
Itu adalah sebuah buah yang mirip yang mirip Apel.
"Oh, Anda ingin membeli buah ini? " (Pedagang Buah)
"Ya, Memang kenapa? Apakah tidak boleh? " (Alcot)
"Boleh, hanya saja kebanyakan orang pada bilang bahwa buah ini tidak enak, yang membuat buah ini tidak laku. " (Pedagang Buah)
Eh~~, Ternyata pedagang yang satu ini jujur ya.
Dan juga Aku ingin cepat membeli Buah tersebut. Tapi Sebelum itu Aku akan menanyakan sesuatu.
"Apa nama Buah ini? Dan darimana Anda mendapatkan buah ini? " (Alcot)
"Buah ini namanya Apel. Dan misalkan darimana Aku mendapat Buah ini, Aku membelinya di sebuah Toko yang bernama Perusahaan Heilvee. " (Penjual Buah)
"Toko Heilvee? " (Alcot)
"Ya, itu adalah salah satu Perusahaan terbesar di Benua ini. " (Penjual Buah)
"Oh~, Oke, Terima kasih info nya. Oh iya omong omong, Aku beli 10 buah apel nya. " (Alcot)
"Baik." (Penjual Buah)
__ADS_1
Dia pun mengambil sesuatu yang mirip dengan tas tote bag.
"Kau mendapat kan benda itu darimana? "(Alcot)
" Oh, Kalau tas ini kubeli di Perusahaan Heilvee. Dia itu menjual banyak barang bagus, Perusahaan itu juga menjual banyak Item Sihir yang unik. Dan misalkan membeli ini harganya 1 Koin Perak. " (Penjual Buah)
"Owh, begitu. "
Setelah beberapa saat, Sang penjual buah itu pun memberikan tas yang berisi apel, kepada ku.
"Berapa harganya? " (Alcot)
"2 Koin perak" (Penjual Buah)
Aku pun memberikan 2 koin perak kepada penjual buah tersebut.
Jujur saja buah ini cukup murah kalau diambil dari sudut pandang dunia ini. Soalnya hanya 1 Koin Perunggu untuk seukuran buah saja.
Penjelasan Nilai Mata Uang Dunia Ini.
100.000 RP\=1 Koin Perunggu.
1.000.000 RP\=10 Koin Perunggu\=1 Koin Perak.
300.000.000 RP\=10 Koin Emas\=1 Koin Bintang.
900.000.000RP\=3 Koin Bintang\=1 Koin Emas Putih.
Itulah nilai mata uang dunia Ini. ya, itu sangat murah bagi orang yang tinggal di dunia ini.
Aku pun mulai melanjutkan kembali perjalanan menuju ke Guild Petualang berada.
"Hei, System. Ada hal yang aneh terhadap Perusahaan Heilvee ini. " (Alcot)
"šš©š š§š²š š²šš§š šš§šš” ššš§š šš§ š©šš«š®š¬šš”ššš§ ššš¢š„šÆšš? " (šš¢š¬ššš¦)
"Coba Kau cari tau data, tentang kapan buah ini di tanam di planet ini. " (Alcot)
"ššš¢š¤, šš®š§š š š® š¬šššš§ššš«. *ššššš§š ššš¦š¢š§ššš¢*, ššš¢š¤ š¬šš²š š¬š®ššš” š¦šš§ššš©šš š£šš°šššš§š§š²š. šš®šš” š¢šš® šš¢ššš¤ š©šš«š§šš” šš¢ššš§šš¦ š¬šš¦š š¬šš¤šš„š¢ šš¢ šš„šš§šš š¢š§š¢. "(šš²š¬ššš¦)
"Noh, Betulkan, Apa yang ku ucapkan bahwa itu Aneh. Kalau ini tidak di tanam di planet ini, itu berarti buah ini ditanam di dunia lain, atau di planet lain, atau bisa juga di dimensi lain. Dan misalkan betul bahwa buah ini ditanam di luar planet ini hanya ada dua pertanyaan yang muncul dalam benakku. Yaitu satu bagaimana cara mereka pergi ke luar planet, dan yang Kedua bagaimana mereka memberi nama buah ini Apel, yang mana di Bumi ada buah yang sama seperti ini. Mulai dari bentuk, warna, dan Rasa. Semuanya sama" (Alcot)
__ADS_1
Aku pun berpikir atas kejadian aneh tersebut sambil berjalan menuju ke Guild Petualang dan sambil memakan Buah Apel.
Tapi sayang Aku tidak menemukan Jawaban nya.
"Hem... Sedah kuduga. Lebih baik langsung tanya saja sama Perusahaan Heilvee, Kalau tidak hanya akan membuatku pusing saja. " (Alcot)
Setelah mengatakan hal itu, Aku pun bergegas menuju ke Guild Petualang.
Setelah beberapa saat Aku pun sampai didepan pintu masuk Guild. Ake pun membuka pintu tersebut.
Setelah Aku membuka pintu, Aku menemukan banyak hal yang berbeda dari kemarin. Mulai dari ada satu petualang wanita Wanita yang sedang duduk sambil mekan makanan yang Dia pesan, para resepsionis yang entah mengapa seperti kecapean, bahkan sampai ada yang pingsan.
Ditambah entah mengapa Aku merasa jumlah resepsionis nya bertambah 2.
"Apa yang kalian lakukan? Mengapa kalian terlihat kelelahan? Dan siapa wanita yang sedang duduk makan disana? " (Alcot)
Aku mengajukan sebuah pertanyaan kepada para resepsionis.
"Hah!? Kau menanyakan hal tersebut? Bukankah sudah wajar. Itu karena kami harus mengolah 200 mayat monster. Ditambah ada beberapa yang merupakan monster peringkat atas, seperti Wyvern, Serigala Silver, Orc King, Goblin King. Dan kau menanyakan kepada kami mengapa kami apa yang kami lakukan!? " (Resepsionis 3)
"Yah, yasudahlah. Tenaglah dulu. Tidak usah marah, biar Aku saja yang menjelaskan. Oke kami saat ini sedang istirahat, kami istirahat di karenakan Kami sibuk mengolah mayat monster tersebut, Kami mengolah mayat monster sepanjang malam tanpa tidur. Dan itu membuat kami sangat kelelahan. Dan misalkan wanita yang sedang duduk disana, Dia itu adalah petualang Rank S dengan nama Suveilla. Yang secara tidak sengaja mampir kesini karena ingin beristirahat. " (Resepsionis 1)
"Beristirahat? Dan lagi Dia adalah petualang Rank S? Hah? " (Alcot)
"Ya.Saat ini Dia sedang menjala kan misi berupa penyelidikan tentang keanehan yang terjadi antara perbatasan Kekaisaran Alexandria dengan perbatasan Kerajaan Tiberia. " (Resepsionis 1)
"Ohh~, Jadi, memang apa yang aneh dengan perbatasan antara dua kerajaan tersebut? " (Alcot)
"Seperti yang kemarin ku katakan bahwa para Monster pada berlarian keluar dari Dark Forest dan Area Berbahaya. Yang mana Area Berbahaya merupakan perbatasan Antara Kekaisaran Alexandria dan Kerajaan Tiberia. Tapi Semakin lama pergerakkan mereka menjadi lebih agresif. Mereka menghancurkan banyak Fasilitas Negara, menyerang Desa terdekat, dan menyerang Kota terdekat. " (Resepsionis 1)
Eh? Itu sangat aneh. soalnya dari awal Aku datang ke kota ini Aku tidak melakukan pembantaian monster lagi, tapi mengapa mereka malah tambah ganas?
šš š, šššš„š©šš§ šš£š šØšš”ššØšš. šššš šš„šššš”š ššš š ššØšš”šššš£ ššš©š.
š šš£ššš£ ššŖš„š ššš š
__ADS_1
š½š®š š½š®š~