
Shuriken besar itu terbang menuju ke arah Walikota berada.
Walikota tidak sadar bahwa saat ini nyawa nya sedang dalam bahaya.
Dia tidak sadar bahwa saat ini ada Shuriken besar ke arah nya. Dia tidak sadar di karenakan saat ini dia sibuk menangkis Shuriken Shuriken kecil yang terbang ke arah nya.
Shuriken itu semakin dekat dengan Walikota, Tapi Walikota masih belum sadar juga. Padahal dia dari tadi bisa menangkis Shuriken yang di lemparkan dari dalam Asap.
Shuriken itu pun sudah sangat dekat dengan Walikota. Dan--
*šš¶š¢š³š³š³š³š³*
Suara ledakan terdengar. Ledakan itu tidak menciptakan Asap melainkan menciptakan debu tanah.
Segera setelah ledakan itu selesai, tiba tiba Asap serta debu tiba tiba menghilang tertiup angin.
Setelah Asap dan debu sudah menghilang. Terlihat sosok perempuan dengan rambut pendek berwarna hitam.
Iya, Dan dia adalah Elvi.
"Eh? Kenapa kau ada di sini? Dan juga apa yang sedang kau lakukan di Sana? " (Walikota).
"Hei, Bisa tidak kau lebih berhati hati lagi? Yah, Yasudahlah. Aku akan menjawab pertanyaan mu. Pertama Aku ada di sini di karena kan Aku akan membantu mu melawan dia. Yang kedua Aku saat ini baru menangkap sebuah senjata besar yang semisal itu terkena dirimu maka kau akan mati. " (Elvi).
"Ohhhh..... Begitu. " (Walikota).
"Jadi boleh Aku tau siapa dia? " (Elvi).
"Dia adalah Vode. Seseorang yang seperti nya memiliki kekuatan barrier. " (Walikota).
"Hehh~~.Kekuatannya terdengar lemah. Apa kau kesulitan dengan hanya melawan seseorang pengguna Barrier? " (Elvi).
"Tentu saja! Kau masih bisa bilang begitu. Tapi setelah kau bertarung melawan nya, kau akan tau seberapa merepotkan nya dia! Mulai dari ketika Aku menyerang dia bisa menghalau nya dengan mudah, Serta dia juga bisa membuat barrier nya jadi memiliki bentuk yang dia ingin kan, Bukan hanya itu. Dia juga bisa membuat barrier lebih dari satu dalam satu waktu! Sudah pasti Aku akan kesulitan melawan seseorang yang memiliki kekuatan seperti itu! " (Walikota).
"Heh~~.Jadi dia bisa melakukan hal tersebut ya. Jarang jarang Aku melihat seseorang pengguna barrier menggunakan nya seperti itu. Biasa nya seorang pengguna barrier itu akan bekerja sebagai seorang tentara, atau mereka juga bekerja sebagai party petualang dan mendapat peran Tank. Kau sangat unik. " (Elvi).
"Huh... Seperti nya kau tidak menanggapi perkataan ku dengan serius ya. " (Walikota).
"Hei!! Jangan mengabaikan diri ku!! " (Vode).
"Noh dengar, dia bilang dia tidak ingin di abaikan. Jadi Mari kita mulai lagi pertarungan nya. " (Elvi).
"Huh... Yasudah. kalau kau maunya begitu, Mari kita mulai lagi pertarungan nya. " (Walikota).
Walikota, Elvi, Vode memasang kuda kuda bertarung. Mereka bersiap melancarkan sebuah serangan yang dapat membunuh musuh mereka.
Setelah beberapa saat akhir nya pertarungan di mulai lagi.
Elvi mulai mengeluarkan Aura berwarna Putih dengan jumlah lebih banyak. Dia langsung melesat menuju ke arah Vode berada.
Vode yang melihat hal itu, langsung menciptakan sebuah Barrier yang memiliki tekstur dan sifat yang sama dengan sifat dan tekstur nya jeli.
__ADS_1
Elvi melesat dan dengan sengaja menabrak barrier yang di buat oleh Vode. Alhasil, Elvi yang menabrak perisai tersebut, langsung terpental ke belakang.
Elvi terpental ke belakang sampai menabrak beberapa pohon yang ada di lintasan tempat Elvi terpental.
"Huh, Aku baru tau ada barrier yang seperti itu. " (Walikota).
"Ya iya lah. kau baru tau. Karena Aku adalah salah satu dari 7 orang yang mempunyai skill ini. " (Vode).
"Apa kah itu skill langka? " (Walikota).
"Ya. Skill ini sangat langka. Bahkan sangking langka nya hanya ada 7 orang yang tinggal di planet ini. " (Vode).
"Kau bilang di planet ini, yang berarti ada kenungkina di planet lain skill tersebut tidak lah langka. " (Walikota).
"Berisik!! " (Vode).
Vode melempar sebuah barrier yang memiliki bentuk sebuah tombak.
Tombak itu memiliki ukuran yang besar. Tombak itu sebesar ukuran sebuah kastil kerajaan.
Walikota yang melihat hal itu langsung mengaktifkan Skill Mana Sword.
Segera setelah itu pedang yang di pegang oleh Walikota memancarkan cahaya berwarna Putih.
Walikota yang pedang nya sudah di lapisi oleh cahaya berwarna Putih tersebut langsung mengibaskan pedang nya.
Pedang nya membentur tombak besar itu.
Dikarenakan benturan itu. Sebuah angin tercipta di sekitar mereka. Bukan hanya itu tanah yang menjadi pijakan nya Walikota mulai retak.
Bekas tebasan itu terbang pergi menuju ke langit.
Itu meninggalkan bekas di awan. Saat ini awan yang di langit sedang terbelah membentuk bulan sabit. Itu terjadi di karenakan hasil tebasan pedang nya Walikota.
Tapi saat ini pedang tersebut belum padam cahaya nya.
Mengetahui hal itu. Walikota langsung melesat menuju ke arah Vode.
Vode yang tau bahwa itu serangan. Langsung memasang sebuah dinding Barrier.
Walikota yang melihat hal itu, langsung menebaskan pedang nya secara horizontal.
Pedang itu bertabrakan langsung dengan dinding Barrier yang di ciptakan oleh Vode.
Ketika pedang itu Bertabrakan dengan dinding barrier yang di buat Vode, sebuah suara keluar dan terdengar oleh banyak orang.
Suara yang di hasilkan memiliki suara yang sama persis dengan suara besi yang sedang di potong pakai alat las.
"Hahhh!!! " (Walikota).
Walikota meletakkan banyak kekuatan pda kedua tangan nya, supaya di bisa menghancurkan dinding barrier tersebut.
__ADS_1
Setelah beberapa saat berjuang, akhirnya ada sebuah retakan tercipta pada dinding barrier tersebut.
Vode yang melihat itu tidak tinggal diam. Dia menuangkan lebih banyak kekuatan sihir pada dinding barrier tersebut.
Alhasil, retakan yang tadi tercipta akibat Walikota langsung menghilang.
Tidak berhenti sampai situ saja. Vode menciptakan sebuah duri duri tajam pada permukaan dinding barrier.
Melihat itu. Walikota memilih untuk melompat mundur. Dia melakukan hal itu di karenakan dia mempunyai firasat buruk.
Walikota melompat mundur ke langit. Dia melakukan nya dengan cara menginjak permukaan dinding barrier.
Benar saja firasat buruk nya. Ketika dia berhasil melompat ke langit sebuah badai duri langsung meluncur ke arah nya yang berasal dari permukaan dinding barrier tersebut.
"Hahahaha. Rasakan ini! Kalau kau lengah kau akan langsung mati loh! " (Vode).
Tidak ingin dirinya terus menerus di desak oleh situasi ini, Dia pun mengaktifkan Skill Tornado Slash.
Segera setelah mengaktifkan Skill tersebut. Walikota mengibaskan pedang nya dengan cara berputar.
Setelah selesai berputar sambil mengibaskan pedang. Tiba tiba muncul sebuah angin topa yang mengelilingi Walikota.
Angin topan itu menarik semua duri ke dalam nya. Setelah dihisap ke dalam angin topan, duri duri tersebut langsung di hancurkan.
Itu terus berlanjut sampai Walikota mematikan skill Tornado Slash.
šš š ššš š šš”šš§ š¾ššš„š©šš§ šš£š. š šš£ššš£ š”šŖš„š š©šš£šššš”š šš£ ššš š š£š®š!
šš¤šš¤š£ šššš šš„šššš”š ššš š ššØšš”šššš£ š šš©š.
šššš
šššš
šššš
šššš
šššš
šššš
šššš
__ADS_1
š½š®š š½š®š~