
šššš
šššš
šššš
šššš
šššš
-------------------------------------------------------------------------------------
Kota Terlevir adalah salah satu Kota spesial yang ada di planet Erqoria.
Kota Terlevir bisa di sebut juga sebagai Kota Petualang di karenakan ada banyak Petualang yang datang ke Kota tersebut. Dan alasan mengapa banyak sekali Petualang yang datang kesini adalah, karena Kota ini dekat dengan Area Berbahaya dan Dark Forest yang mana tempat itu ada banyak Monster. Mulai dari Monster yang paling lemah sampai ada Monster paling kuat, yaitu Raja Naga Api Elvarus.
Dan di karenakan hal itu ada banyak petualang datang ke Kota Terlevir supaya bisa bertambah Kuat, dengan cara membunuh para Monster yang ada di Area Berbahaya dan Dark qForest.
Tapi saat ini para Petualang sedang pergi mengerjakan misi penyelidikan Area Berbahaya dan Dark Forest, yang membuat pertahanan Kota melemah.
Kota Terlevir juga memiliki dinding pelindung Kota yang lebih tinggi di banding dinding Kota yang lain.
Dan di bagian atas dinding pelindung ada beberapa orang yang sepertinya adalah tentara.
Di salah satu tentara, ada yang melihat bahwa dari arah Hutan Dark Forest berada, ada gerombolan Monster datang.
"Ada Monster!!! Ada gerombolan Monster datang!! Mereka datang dari arah tempat Hutan Dark Forest berada!!! " (Tentara 1)
Setelah tentara tersebut meneriakkan hal tersebut, segera banyak tentara melihat ke arah Hutan Dark Forest berada.
Mereka semua terkejut dengan jumlah Monster yang sedang menuju ke sini.
Salah satu prajurit berteriak.
"Hei! Cepat bunyikan alarm penyerangan!! " (Prajurit 2).
"Baik." (Prajurit 1)
Setelah itu Prajurit tersebut berlari ke arah tiang dinding berada. Setelah sampai dia pun membunyikan Alarm penyerangan.
*ššš¦šµš¦šÆšØ, ššš¦šµš¦šÆšØ, ššš¦šµš¦šÆšØ, ššš¦šµš¦šÆšØ. *
Bunyi Alarm penyerangan terdengar di penjuru Kota. Banyak orang yang mendengar suara itu langsung dengan panik keluar rumah.
"Apakah ada penyerangan!? " (Warga 1).
__ADS_1
~~
Saat ini di dinding kota terlihat ada beberapa prajurit yang menembakkan panah dari atas dinding ke para monster. Mereka melakukan itu untuk membuat jumlah Monster yang akan mereka lawan dari pertarungan jarak dekat berkurang.
Banyak Monster yang telah mati hasil dari penembakan panah, tapi itu tidak bahwa jumlah mereka berkurang.
"Cih, banyak sekali jumlah Monster nya. " (Prajurit 3).
Ada seorang prajurit yang mengeluh tentang jumlah monster yang yang banyak.
Saat ini para Monster terus maju ke depan walau beberapa dari mereka sudah mati. Mereka seperti itu karena ulah Maling Pangsit.
*šš¢šøš³*
*šš¢šøš³*
Raungan para Monster terdengar. Jalan yang para Monster lewati pada hancur. Ada Monster Orc, Goblin, Serigala, Wyvern, Naga, Babi Hutan.
Saat ini gerombolan Monster tersebut telah hampir sampai di dinding Kota. Para Prajurit yang melihat itu mulai panik, di karenakan mereka sudah dekat tapi jumlah mereka masih ada banyak.
"Buat apa kalian panik? Penyihir! Cepat gunakan sihir berskala besar!! " (Kapten Ksatria)
Segera setelah itu para penyihir langsung menyiapkan sihir mereka.
Setelah siap, Para penyihir melemparkan sihir yang telah di persiapkan.
Akibat sihir yang telah di gunakan, Bunyi ledakan terdengar dari banyak tempat.
Tapi itu belum cukup, itu hanya mengurangi sedikit dari jumlah monster sebelumnya.
"Cih, itu belum cukup juga ya. " (Kapten Ksatria).
Segera setelah ledakan mereda, tiba tiba datang meser api dari depan. Leser itu mengenai dinding pertahanan dan menghancurkan dinding pertahanan.
Saat ini dinding pertahanan telah hancur, dan menciptakan lubang yang besar nafas api Naga.
"Cih, Sial dinding nya hancur, tapi bala bantuan belum datang juga. " (Kapten Ksatria)
Saat ini para Monster telah semakin dekat dengan lubang yang ada di dinding pertahanan Kota. Dan para Ksatria semakin panik, tapi mereka tidak menyerah. Mereka terus melakukan serangan jarak jauh. Mulai dari menggunakan panah, Item Sihir, sampai sihir.
Tapi walau begitu mereka masih tetap banyak. Saat ini jumlah Monster yang tadi nya 12.000 jadi 10.871
yang berarti mereka telah membunuh monster sebanyak 1.129.
Itu jumlah yang cukup banyak, tapi tetap saja itu baru sedikit misalkan dibandingkan dengan jumlah monster yang menyerang.
__ADS_1
"Kapan bala bantuan sampai!? Mereka harus cepat datang, kalau tidak para Monster akan mulai masuk ke dalam kota dan menghancurkan Kota. " (Kapten Ksatria).
Saat ini para, Monster semakin dekat dengan lubang besar yang ada pada Dinding Pertahanan, tapi sampai saat ini pasukan bala bantuan belum datang juga. Bila terus seperti ini, mereka akan masuk dan menghancurkan kota.
"Uh, kenapa mereka ada banyak sekali? Dan juga mengapa banyak spesies Monster yang berkumpul dan melakukan serangan secara serentak? " (Tentara 1).
Tanya salah satu Tentara yang ada di atas dinding, dan juga tentara yang melapor kepada tentara lain tentang penyerangan ini.
"Entahlah, Memang ku akui itu aneh. Soalnya jarang jarang ada banyak Spesies monster menyerang secara bersam sama. Apa lagi Naga. Mereka adalah monster yang Angkuh dan suka meremehkan manusia dan monster yang lebih rendah dan lebih lemah dari diri nya. " (Kapten Ksatria).
"Huh, perkataan Kapten ada benarnya. Mengapa monster Angkuh seperti Naga mau bekerja sama dengan Monster lemah lainnya. Ini sangat lah aneh, Sangat Aneh. " (Tentara 1).
Jawab tentara, yang sama bingung nya dengan Kapten Ksatria. Mereka berpikir bahwa penyerangan ini sangat lah aneh. Seakan ada seseorang yang mengendalikan mereka dari jauh.
"Kalau penyerangan ini telah direncanakan, itu berarti para monster ini telah di kendalikan. Dan itu berarti orang yang mengendalikan monster monster ini untuk menyerang ingin Kota Terlevir untuk mengalami kehancuran. " (Tentara 1).
"Perkataan mu ada benarnya. Tapi untuk sekarang Fokus membunuh para Monster jangan sampai ada yang masuk. Dan ketika bala bantuan telah datang baru kita akan pikirkan ke anehan tersebut. " (Kapten Ksatria).
Tapi setelah sang Kapten Ksatria telah menyelesaikan perkataan nya, tiba tiba ada 7 leser api yang langsung menghancurkan banyak bangunan yang ada di dalam kota. Termasuk dinding pertahanan.
Tapi para tentara dan penyihir tidak merasa putus asa.
Tapi sekarang ada sebuah lubang di dinding yang lebih besar dari pada sebelumnya. Saat ini Kota sedang mengalami kebakaran dan ke panikan. itu di karenakan lubang yang semakin besar dan para tentara dan penyihir yang sudah tidak bisa menahan mereka lagi di dinding, yang alhasil para Monster pun mulai masuk dan menyerbu ke dalam Kota.
Tapi walaupun begitu, para tentara dan penyihir tetap menyerang mereka, walau ada beberapa penyihir yang telah jatu tak sadarkan diri akibat menggunakan mana yang berlebihan.
Para tentara mulai mengambil pedang dan mulai pergi menyerang para Monster, sedangkan para Penyihir di bagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang bertugas memberi Skill Buff, dan penyihir yang bertugas menggunakan sihir yang dapat membunuh.
Setelah semua nya telah selesai di atur oleh Kapten Ksatria, mereka semua pun langsung menu dan melakukan peran mereka masing masing.
šš š šš£š šššš”šš šššš„š©šš§ šš š¢šŖš”šš š£š®š š„šš§š©šš¢š„šŖš§šš£. šæšš£ šØššš© šš£š š¾ššš„š©šš§ ššš£š šØšŖššš šØšš”ššØšš.
šš¤šš¤š£ šššš šš„šššš”š ššš š ššØšš”šššš£ š šš©š.
ššš š~~
__ADS_1
š½š®š š½š®š~~