
Lama felix dan Genessa saling pandang. Akhir nya felix bersuara.
felix memegang tangan Genessa. "Genessa... Dari awal kita bertemu, aku sudah sangat menyukai mu Genessa. hanya saja aku tidak memiliki keberanian untuk mengata kan perasaan ku pada. " ujar.felix menggenggam pergelangan tangan Genessa.
Genessa masih diam menatap dalam mata felix" tapi aku sudah menikah " jawab Genessa ingin menarik tangan nya dari pergelangan felix. Tapi felix menahan nya.
" pernikahan seperti apa yang kau maksud Genessa. Bukan kah pernikahan mu juga, ada lah pernikahan yang tidak kau ingin kan?" ujar felix.
" sekarang aku tanyakan pada mu Genessa. Apa kau mencintai tuan Harold? " tambah felix.
Genessa hanya diam mendengar pertanyaan felix." Genessa apa kau menyukai nya."tanya felix lagi.
Genessa menggeleng" tidak. Aku tidak mencintai. Apa lagi menyukai nya." jelas Genessa yakin.
felix tersenyum mendengar jawapan Genessa."beri aku peluang untuk mengisi hati mu Genessa. Aku sanggup menunggu mu Genessa " ujar felix menatap kedua bola mata Genessa. mereka kembali saling menatap untuk mencerna perasaan mereka masing masing.
__ADS_1
Perlahan felix mendekat kan wajah nya pada Genessa. Semangkin dekat, saat bibir felix sudah hampir menyentuh bibir Genessa. Genessa buru buru menarik wajah nya dan tangan nya yang berada di pergelangan tangan felix.
Genessa berdiri dari duduk nya dan pergi meninggal kan felix. felix hanya penatap sendu Genessa. "apa kah kau tidak memiliki rasa pada ku" gumam felix " ku fikir perasaan kita sama Genessa."tambah nya.
felix kecewa dengan Genessa.
...****************...
" tidak, ini salah, ini tidak betul Genessa. kalau sampai tuan kejam itu tahu apa yang terjadi barusan. Kau pasti akan di bunuh olehnya Genessa " gumam Genessa sambil melangkah cepat menuju kamar nya.
...****************...
Ting
Harold menerima pesan di ponsel nya. Harold mengeluar kan ponsel bya dari saku nya. Lalu melihat pesan yang dia terima.
__ADS_1
Selepas Harold membuka dan Melihat pesan itu. Harold menggenggam erat ponsel nya dengan wajah yang memerah menahan amarah. " bedebah!" ujar Harold mengatup kan giginya.
Ternyata Harold menerima rekaman video Genessa dan felix di tepi pa tai tadi. Dan dalam video itu percakapan mereka sangat terdengar jelas.
" kau ingin bermain main dengan ku felix. Berani kau mengganggu milik ku." ujar Harold dengan rahang yang mengeras. Liam yang mendengar video tadi langsung merinding ketakutan melihat amarah Harold saat ini. Yang berada di kursi penumpang.
Mengapa anda ingin mencari mati tuan felix. Sepertinya anda terlalu kekurangan pekerjaan. Batin Liam yang sangat tahu seperti apa Harold.
" pasti kan orang orang yang bekerja sama dengan perusahan felix, menarik pelan pelan saham mereka dari perusahan itu. Aku ingin bermain main sebentar dengan nya" ujar Harold tersenyum licik di wajah nya.
Kau yang meminta ini felix.batin Harold.
" apa kerja sama kita juga tuan muda" tanya Liam.
" tidak. Akan jadi tidak seru jika seperti itu" ujar Harold tersenyum penuh arti.
__ADS_1
Kekejaman apa lagi yang anda ingin lakukan tuan muda. Wajar lah jika nona muda menamai anda tuan kejam. karena tindakan anda memang sangat bengis tuan. Tidak sesuai dengan wajah anda yang tampan tuan muda. batin Liam.