
" benar kah kau lapar" ujar Harold mengangguk ngangguk kan kepalanya" tapi, ada apa dengan wajah mu Genessa? " tanya Harold ingin mengerjai Genessa. karena Harold dapat melihat Genessa yang was was.
" i iya tuan saya sangat lapar jadi saya tidak bisa melayani anda dulu." ujar Genessa mengalihkan pandangan nya ke sebarang arah untuk menutupi malu nya.
Harold menyeringai tipis. " melayani apa maksud mu Genessa? Aku tidak mengerti" bohong Harold ingin membuat Genessa bertambah malu.
Genessa jadi salah tingkah dengan pertanyaan Harold. Harold menahan tawa nya melihat Genessa salah tingkah.
" atau..... jangan jangan..... Kau berfikiran mesum Genessa.. " ujar Harold tambah mengerjai Genessa.
Blushhh......
wajah Genessa memerah menahan malu.aku ingin menggali kuburan ku sendiri.... lalu bersembunyi di dalam sana. Aku sangat malu.... Aaaaa Genessa mengapa kau begitu bodoh... Otak mu sudah tidak waras Genessa. Kau mempermalu kan diri mu sendiri.batin Genessa mengutuki dirinya sendiri.
" ah i itu... Ah lupakan saja " ujar Genessa lalu buru buru membalik tubuh nya. baru saja Genessa melangkah dua langkah langsung.
Tuckk !
" arrkkhhh" teriak Genessa.
__ADS_1
karena terlalu malu dan gugup Genessa tidak sadar ternyata dia menabrak tembok.
Harold yang melihat Genessa terjatuh menabrak tembok. ingin sekali dia meledak kan tawa nya melihat Genessa menabrak tembok karena gugup.
Harold menghampiri Genessa lalu menarik lengan Genessa " bodoh dan ceroboh. Bagai mana aku bisa memiliki istri sebodoh dan ceroboh seperti mu Genessa " ujar Harold tanpa dosa karena dia lah yang sudah membuat Genessa salah tingkah.
" ini semua kerena mu yang telah membuat ku gugup dan malu tuan kejam" gumam Genessa lalu melangkah keluar dari kamar.
Saat Genessa sudah menutup pintu.
BUAHAHAHAHA
Harold tidak bisa menahan tawa nya lagi melihat kecerobohan Genessa. Tawa Harold benar benar meledak. sampai sampai Harold mengeluar kan air mata nya.
" bagai mana bisa ada gadis begitu bodoh. " ujar Harold sambil masih tertawa dan memegang perut nya.
" lebih parah nya lagi gadis bodoh itu adalah istri ku" tambah Harold masih mentertawai Genessa.
Setelah puas Harold tertawa. Akhirnya dia sudahi tawa nya lalu melangkah keluar kamar menyusul Genessa sambil bergumam.
__ADS_1
" mana keras kepala dan kesombongan gadis itu. Mengapa sekarang dia berubah seperti anak kucing yang takut tidak di beri susu." gumam Harold sambil memikir kan Genessa saat pertama dia bertemu dengan Genessa yang sangat angkuh saat itu.
...****************...
Saat tiba di bawah. Harold tidak melihat Genessa. Liam yang kebetulan ada di bawah melihat tuan nya lalu menghampiri nya. Harold jadi pusat perhatian oleh gadis gadis yang berada di sana.
" ada apa tuan muda? " tanya Liam.
menghampiri Harold.
" kau tidak melihat Genessa Liam " tanya Harold.
"tidak tuan muda. Saya akan mencari nya tuan"ujar Liam.
" tidak Liam. Biar aku saja. " ujar Harold lalu meninggal kan Liam.
Harold melangkah kan kaki nya ke arah pantai. Sesampai di sana Harold melihat Genessa yang sedang membujuk seorang anak yang lagi menangis mencari ibu nya.
"hai kenapa kau menangis anak manis" sapa Genessa lalu mensejajar kan tubuh nya pada anak perempuan yang Genessa perkirakan berusia lima tahun.
__ADS_1
Anak itu mangkin mengencang kan tangis nya. Genessa mengeluar kan permen di saku nya. " kau ingin ini cantik? " bujuk Genessa tersenyum manis pada anak itu. Sambil memperlihat kan permen di tangan nya.