Kau Harus Mencintaiku

Kau Harus Mencintaiku
Terbongkar


__ADS_3

Beberapa waktu perjalanannya akhirnya Harold, Genessa dan juga Asisten Liam Tiba Di sebuah Rumah Yang sangat sederhana yang terletak di pinggir kota.


Liam membuka Pintu untuk tuannya. Harold Dan Genessa turun dari Mobil dan menghampiri Rumah tersebut. Terlihat Rumah itu sangat sunyi.


" Permisi... " Panggil Asisten Liam mengetuk Pintu Rumah Sederhana Di depannya.


Cklekkk


Seorang wanita paruh baya membuka pintu rumahnya dari dalam.


" Cari siapa ya" Tanya Salsa yang masih terlihat sangat cantik. Bola mata Harold Dan Genessa bertemu. Mereka saling pandang antara satu sama lain.


Kenapa aku merasa tidak asing dengan Pemuda ini. Batin Salsa.


" Apa ini rumah Buk Salsa" Tanya Asisten Liam Membuyarkan Tatapan Salsa pada Harold.


" Iya, Saya sendiri" Jawab Buk Salsa.


" Bisa Kita bicara" Sahut Harold.


" Siapa ya"

__ADS_1


" Saya Putra Kristendus" Jawab Harold.


Salsa sangat Kaget saat Mendengar Jika pemuda di hadapannya itu adalah Putra Mantan Suaminya dulu.


Salsa pun mempersilakan Mereka bertiga Untuk masuk ke dalam Rumahnya yang sangat sederhana.


" Ada perlu apa kalian datang kemari" Tanya Salsa.


" Saya ingin bertanya pada Anda. Apa benar anak yang anda lahir kan tiga puluh tahun yang lalu sudah meninggal" Tanya Harold Langsung ke intinya.


Salsa terdiam sebentar kemudian melihat pada bola mata Harold. Wajah Harold Dan Salsa ternyata benar sangat mirip.


Harold Kembali terdiam. Sebenarnya tujuan kedatangan Harold Ke sana hanya Untuk memastikan seperti apa wajah Wanita mantan istri Daddynya.


Setelah cukup lama mereka saling diam. Harold dan yang lainnya pamit pada Salsa.


,,,


Tiba di Mensionnya. Harold berniat menemui Mommynya di kamarnya.


" Honey, Kau ke kamar Dulu, Aku mau menemui Mommy Sebentar ya." Kata Harold Mencium Dahi Istrinya.

__ADS_1


Genessa tersenyum Dan Mengangguk.


Harold Melangkah Ingin ke Kamar Mommynya.


Saat tiba di Depan Pintu Kamar mommynya. Harold Mendengar Mommynya sedang berbicara melalui panggilan Telefon.


" Kau sudah membunuh Wanita itu kan" Tanya Mosha pada Seseorang yang berada di seberang panggilannya.


" Ya, Tentu saja... Jelas jelas aku membakar rumahnya tempoh hari saat dia sedang tidur." Orang suruhan Mosha. Dia memang membayar orang untuk membunuh Salsa. Tapi Salsa yang sudah mengetahui rencana licik Mosha. Dia Sudah menyiap Kan diri dari awal Saat orang suruhannya membakar Rumahnya tujuh tahun yang lalu.


" Bagus lah kalau begitu. Anak bodoh itu pasti sedang mencari keberadaan Salsa. Jika Salsa masih hidup, Aku takut jika nanti dia akan mengetahui jika Harold Itu adalah putranya yang sudah aku tukar dengan anak ku yang meninggal. Untung saja anak ku meninggal tempoh hari, Jika tidak aku juga bisa gawat, Karena Itu adalah anak Abraham." Ujar Mosha membongkar ke jahatannya sendiri.


Mosha memang sudah menjalin hubungan dengan Abraham cukup lama. Tapi waktu itu Abaraham masih memiliki istri. Iya itu mama Jessika Dan Raymon.


Orang suruhan Mosha memang mengetahui semua kejahatan yang di lakukan oleh Mosha selama ini. Kerena dia juga yang sudah menukar Bayi Mosha Dan salsa 33 tahun yang lalu.


" Nyonya Mosha tenang saja... Semuanya aman kok" Kata Pria di seberang panggilan.


" Baik Lah, Aku tutup Dulu" Kata Mosha menutup panggilannya dan membalikkan tubuhnya. Mosha sangat kaget saat melihat Harold di Hadapannya.


Bola mata Harold memerah mendengar semua kejahatan yang Di lakukan Oleh Mosha selama ini.

__ADS_1


__ADS_2