Kau Harus Mencintaiku

Kau Harus Mencintaiku
episod 73


__ADS_3

" Grandma Baik baik saja seperti yang kalian lihat. "Jawab Grandma Harold pada cucu menantunya Genessa."Apa sudah ada berita baik untuk Grandma" Tambah Grandma bertanya pada Harold dan Genessa


Harold tahu kemana arah tujuan pembicaraan Grandmanya itu. lain halnya dengan Genessa yang tidak mengerti sama sekali.


Genessa menyerjit"Berita baik? barita apa yang Grandma maksud"tanya Genessa.


"Apa di sini sudah ada cicit Grandma" sambil mengusap perut rata Genessa.


Genessa langsung faham kemana Arah pembicaraan Grandma Harold yang tadi dia tidak mengerti. dengan bersamaan Genessa baru teringat jika dia sudah telat dua Minggu menstnya.


Glek!


Genessa menelan salivanya dengan susah payah saat baru teringat di mana dia menghabiskan malam bersama dengan laki laki yang sama sekali tidak Genessa ingat wajah nya.


"Genessa. "Panggil Grandma Harold tapi Genessa tidak menyadarinya. dia masih sibuk dengan fikirannya sendiri

__ADS_1


"Sayang. " Harold memeluk dengan lembut bahu Genessa. "Grandma sedang memanggil mu " kata Harold tersenyum lembut pada Genessa. dia mengalihkan pandangannya pada Harold dan terpesona melihat senyuman Harold yang sangat tampan dengan tatapan mata yang lembut. pertama kali Genessa melihat senyuman Harold yang tanpa sandiwara di dalamnya. Genessa tidak tahu jika sebenarnya Harold sudah mencintai nya.


Deg! Deg! Deg!


Genessa berdebar debar melihat tatapan Harold, sangat tulus yang belum pernah Genessa lihat selama ini. entah sadar atau tidak Genessa mengangkat tangannya dan menyentuh lembut pipi Harold yang menatap bola matanya dengan dalam.


Genessa tersenyum manis dengan penuh ketulusan yang Genessa juga tidak menyadarinya" Tampan... " ucap Genessa tanpa sadar.


"Apa kalian ingin bercinta di hadapan Grandma yang sudah lama sendiri ini"Sindir Grandma Harold bercanda yang membuat Genessa tersadar Dengan kelakuannya


Blushhh


memalukan!!!! apa yang sedang kau lakukan Genessa!!!!!.batin Genessa berteriak dengan kencang.


Harold tersenyum tipis dengan jantung yang berdebar-debar melihat Genessa yang malu karna tingkah nya sendiri.

__ADS_1


"Ya sudah... mari kita masuk ke dalam untuk makan siang" Ajak Grandma juga tidak lupa memanggil asisten Liam. tapi asisten Liam menolaknya dengan halus. karna dia harus segera kembali lagi ke kantor.


Meja makan.


Genessa dan Harold duduk berdampingan. tentu saja Genessa merasa canggung setelah kejadian tadi yang tidak sengaja menyentuh wajah Harold lalu mengeluarkan kata kata yang menurut Genessa sangat memalukan.


" Cucu ku, kenapa kau terlihat tidak sehat... dan kenapa kau meminum susu... bukannya kau biasa minum kopi, lagi pula kau tidak biasa minum air manis di saat makan siang" Tanya Grandma Harold yang semangkin yakin dengan yang berada di fikirannya.


Harold hanya tersenyum menjawab Grandmanya. karna dia sendiri juga tidak mengerti dengan dirinya sendiri beberapa hari ini.


Melihat Harold hanya tersenyum Grandma nya kembali bersuara.


"Baik lah, makan dengan segera. setelah itu kita ke rumah sakit untuk memeriksamu, dan juga memeriksa cucu menantu Grandma, siapa tahu sudah ada isinya "


Uhuk uhuk uhuk

__ADS_1


Batuk Genessa yang sedang mengunyah. Harold langsung memberikan Genessa air. Genessa buru buru meminum airnya dengan wajah yang memerah mengeluarkan air mata karna tersedak.


Harold mengambil tisu lalu mengelap air mata Genessa. Genessa reflex memegang tangan Harold yang masih mengelap air mata dan juga sudut bibirnya. Genessa kembali berdebar debar dengan kelakuan Harold yang sangat asing baginya.


__ADS_2