
" akh tuan...... Baik lah saya minta Tolong pada anda tuan " panggil Genessa cepat pada Harold dan mengalih kan pandangannya kesebarang arah.
Harold menyeringai.gadis keras kepala yang tidak berdaya ingin melawan seorang Harold. Batin Harold Lalu membalikkan tubuhnya semula pada Genessa.
Harold mendudukkan tubuhnya di kursi tadi yang dia tempati. " kemari lah Genessa. Jika kau ingin aku membantu mu. " ujar Harold pada Genessa.
Genessa bergerak ragu mendekati Harold. Lalu membalik kan semula tubuhnya membelakangi Harold.
Harold benar-benar menaik kan zip baju Genessa dan merapi kan nya. Setelah itu...
Duk.!
Harold menarik Genessa dan mendudukkan Genessa di pangkuannya. Harold memeluk pinggang Genessa lalu menaruh dagu nya di bahu Genessa.
__ADS_1
" kapan kau akan melayani ku di ranjang Genessa.... Aku sudah sangat mengingin kan nya... Aku tidak menikahimu untuk menjadi kan mu boneka pajangan saja Genessa." Harold memutar tubuh Genessa lalu membawa paha kiri dan kanan Genessa untuk mengukung pahanya. posisi Genessa jadi berada di atas tubuh Harold. Mereka jadi sangat intim dengan posisi kedua tangan Genessa di bahu Harold.
Wajah Genessa memerah dengan posisinya itu. Apa lagi hidung munggil Genessa dan hidung mancung Harold jadi bersentuhan.
" jangan seperti ini. Kita bisa di lihat sama orang yang berada di butik ini nanti tuan. Ku mohon. " panik Genessa lalu ingin turun dari tubuh Harold.
" tidak ada siapa pun yang berani masuk ke dalam sini. Dan berhenti lah bergerak Genessa. Kau bisa mematahkan nya." ujar Harold dengan suara terdengar aneh di telinga Genessa.
" mematahkan?" heran Genessa " mematahkan apa?" polos Genessa.
" apa itu... sepertinya aku memang sedang menindih sesuatu" Genessa menurun kan tangan nya di selangkang nya yang mengukung paha Harold. Dan meraba tongkat sakti milik Harold.
" arkhh Genessa apa yang kau lakukan." suara Harold terdengar berat.
__ADS_1
Genessa tersadar apa yang dia raba.
Genessa menarik cepat tangan nya dari tongkat sakti milik Harold.
" aku ingin ke toilet tuan. Iya ke toilet... " tegang Genessa ingin menghindari Harold. Dia takut jika Harold melakukan sesuatu, yang ada di fikirkan nya.
Harold menyeringai. " kau harus bertanggungjawab jawab Genessa.... karena kau telah membangunkan nya. Apa lagi kau sudah berani merabanya." Harold mencium bibir Genessa dengan lembut, Genessa mematung.ciuman pertama ku.batin Genessa.
Harold memperdalam ciumannya pada Genessa. Tidak lama Genessa menolak Harold" hus hus... Anda ingin membunuh ku tuan." Genessa kehabisan nafas karena Harold menciumnya tanpa jeda.
Harold mengelap bibir tipis Genessa. Dia tidak menjawab Genessa. Harold hanya menatap dalam kedua bola mata Genessa untuk mendalami perasaannya pada Genessa. Harold sebenarnya tidak benar-benar ingin menyentuh Genessa. walau pun dia punya hak sepenuh nya. Harold hanya suka menjahilinya.
Tapi entah mengapa Harold merasa seperti nya dia terjebak oleh permainan nya sendiri. karena Harold merasa hatinya mulai berdebar debar tidak karuan saat melihat kedua bola mata polos istri kecilnya itu.
__ADS_1
seperti nya aku terjebak dalam permainan ku sendiri. Aku merasa benar-benar mengingin kan gadis ini. Tapi bukan kah dia memang istri ku. Tidak salah jika aku mulai menyukai nya. Dan jika benar aku sudah mulai menyukainya. Kau juga harus mencintaiku Genessa, Walau pun dengan cara memaksamu untuk mencintaiku Genessa galedry. Batin Harold menatap Genessa tanpa ekspresi, yang berada di pangkuannya saat ini.
Salam kenal datri autor.🤗 bantu dukungan like dan komentarnya ya. Agar autor jadi lebih semangat Updated nya😘💪💪