Kau Harus Mencintaiku

Kau Harus Mencintaiku
episode 68


__ADS_3

"Kenapa kau menggunakan syal... "tanya Harold sengaja ingin membuat Genessa bertambah tegang, Harold tentu saja tahu jika Genessa menggunakan itu untuk menutupi leher Genessa yang di penuhi bekas kecupannya.


Genessa reflex memegang Syal di lehernya saat Harold bertanya padanya." A aku kedinginan" bohong Genessa gugup tidak berani mengangkat pandangannya


"Kedinginan? " ulang Harold lalu melihat ke arah Pendingin udara.." jika kau dingin kenapa kau menghidup kan pendingin udara itu? " tanya Harold sengaja ingin mengerjai Genessa


Genessa gelagapan dengan tangan gemetaran. Harold menahan tawanya saat melihat tangan Genessa yang gemetaran. Genessa buru buru menyembunyi kan tangannya yang gemetaran.


"Makan lah... kau pasti lapar, kata pak Aiden kau tidur dari tadi siang sehingga malam. apa kau begadang semalam kenapa kau tidur lama sakali? dan kemana kau semalam, kenapa kau tidak pulang?" kata Harold beruntun yang membuat Genessa bertambah Gemetaran


"A aku tertidur di villa ibuku....." lirih Genessa berbohong semangkin menuduk


Harold mengangguk angguk"Ya sudah makan lah... ku Harap itu terakhir kau berani pergi tanpa seizin ku, jika kau berani melakukan itu lagi maka aku tidak segan segan akan menghukum mu." tegas Harold menatap Genessa. Genessa dengan buru buru langsung mengangguk kan kepalanya.


Harold dan Genessa mulai memakan makan malam mereka. Harold diam diam memperhatikan penampilan Genessa yang serba tertutup.dia tersenyum tipis melihat penampilan Genessa yang sering berpakaian terbuka dengan tiba tiba menutup tubuhnya seperti itu.

__ADS_1


"Sepertinya kau berubah penampilan untuk hari ini, karna penampilan mu terlihat aneh. biasanya kau akan memamerkan tubuh mu. tapi malam ini kau sedikit terlihat aneh dengan penampilanmu itu"


Uhuk uhuk uhuk


Batuk Genessa mendengar ucapan Harold. Harold buru buru memberikan Genessa air.


"Kenapa kau makan tidak berhati hati." kata Harold mengusap punggung Genessa.


"A aku sudah baikan." Kata Genessa canggung karna Harold sangat dekat dengannya.


Tiba-tiba Genessa bersuara.


"Jika aku melakukan kesalahan fatal, apa tuan akan menghukum ku" Aaaaaa bagaimana bisa kata kata itu lolos dari mulut ku... pasti dia mulai curiga... kenapa kau jadi bodoh sekali karna gugup dan ketakutan genessa .tambah Genessa dalam Hati. merutuki dirinya sendiri yang tidak sengaja kecoplosan


Mendengar pertanyaan Genessa Harold menyeringai dalam hati. Kena kau... dasar gadis bodoh... bagaimana bisa dia tidak ingat apa pun. "Tergantung dari kesalahan fatal seperti apa yang kau lakukan. " Jawab Harold santai sedikit Acuh. lebih tepatnya di sengajakan.

__ADS_1


Dia tidak curiga dengan pertanyaan ku... wajahnya masih terlihat santai. Batin Genessa memperhatikan wajah Harold.


" Tergantung? seperti apa itu... " tanya Genessa lagi yang mulai kembali gelisah.


"Pengkhianat. aku sangat membenci pengkhianat" kata Harold. lalu tiba tiba dia terdiam. pengkhianatan seperti yang di lakukan mommy, dan menyebab kan Daddy pergi untuk selamanya. sambung Harold dalam hati yang Tiba tiba mengingat Daddy nya saat mendengar kata 'pengkhianatan'


Ting!!


Harold melihat ke arah Genessa saat mendengar suara terjatuh. ternyata Genessa menjatuhkan sendok dari tangannya mendengar ucapan Harold.


"Ada apa." tanya Harold mengangkat satu alisnya.


"Ti tidak... tidak kenapa kenapa... " kata Genessa terbata bata dengan wajah yang sudah memucat.


Harold tersenyum licik dalam hati melihat Genessa yang sangat ketakutan.Untung saja dia tidak ingat apa pun kejadian malam itu.... jadi aku bisa memanfaatkan ketakutannya untuk mengimbangi keras kepalanya yang sangat suka membantah dan melawan ku.batin Harold.

__ADS_1


__ADS_2