Kau Harus Mencintaiku

Kau Harus Mencintaiku
Emosi


__ADS_3

Alexa dan Harold memang akrab seperti sodara kandung. Tapi Alexa tidak suka dengan sikap Harold yang cenderung kasar .,...jika dia tidak menyukai sesuatu.


" aku izin ke toilet dulu tuan" izin Genessa.


Harold mengangguk dan Genessa langsung melangkah ke toilet. Saat kembali dari toilet seseorang sengaja melanggar Genessa yang membuat Genessa terjatuh.


"ups.. Jatuh... Kasian banget " kata Marry yang sengaja melanggar Genessa.


Genessa bangun lalu kembali menolak Marry. "eh jatuh juga... Ketimpa apa perempuan gila." kata Genessa membalas Marry.


"berani kau !!!" marah Marry lalu bangun dari jatuhnya dan menolak Genessa dengan kuat


Bukk!!


Genessa menabrak dada bidang seseorang pria yang langsung memeluk pinggang nya.


Ternyata Felix lah yang Genessa tabrak.


,,,,,


Di luar Harold melirik sejoli di tangannya. Dia merasa Genessa sudah pergi terlalu lama. Dan Harold melangkah mencari Genessa. Harold melihat Felix yang sedang memeluk Genessa.

__ADS_1


Membuat amarah Harold langsung naik ke ubun ubun nya. Apa lagi dia tahu jika Genessa dan Felix memiliki rasa yang sama.


Harold melangkah mendekat lalu menarik kasar Genessa dari pelukan Felix.


"apa kau tidak mengerti. Genessa sudah menikah... Dan jauhi istriku " geram Harold pada Felix.


Felix langsung sinis pada Harold."istri yang tidak kau miliki hatinya maksud mu tuan Harold "Sindir Felix pada Harold.


"berani kau..!"


Bukk !


Harold memukul wajah Felix. untung di sana sunyi jadi tidak ada yang melihat mereka berkelahi.


Harold mengepal kan kedua tangan "bersaing Seperti apa yang kau maksud" kata Harold yang benar-benar ingin membunuh Felix


"cukup. Mari kita pulang"kata Genessa menarik tangan Harold untuk pergi dari sana. Mereka kembali ke Resort.


"Liam, besok kita kembali" kata Harold lalu melangkah keluar dari mobilnya


"baik tuan muda." jawab Liam

__ADS_1


Sesampainya Harold Di kamar dia membuka jas dan dasinya, kemudian membuka beberapa kancing Bajunya Genessa hanya diam tidak berani bersuara.


Harold naik ke ranjang "layani aku Genessa "datar Harold memerintah kan Genessa. Genessa gemetaran mendengar perintah Harold padanya


"apa kau mendengar ku. jangan sampai aku benar-benar menjual mu ke pada lintah darat.


Genessa berdiri perlahan dari duduknya lalu melangkah mendekati Harold yang menatapnya.


Genessa duduk di pinggir ranjang dengan airmata yang sudah bergenang di kedua bola matanya.


"aku menyuruh mu apa Genessa. Naik ke ranjang dan layani aku" kata Harold menutup kedua bola matanya untuk menenangkan emosinya yang masih memburu di dada Harold


Genessa naik ke ranjang "a apa yang harus aku lakukan... Aku tidak mengerti " kata Genessa dengan suara yang bergetar menahan air matanya


"apa kau menyukai pria itu" tanya Harold membuka kedua matanya


Genessa diam menunduk. Dia juga tidak tahu apa dia masih menyukai Felix atau tidak. Harold bertambah emosi melihat Genessa yang hanya diam saja. tapi dia berusaha menekan emosinya. Harold tahu jika dia mengikuti emosinya bisa jadi dia akan melukai Genessa


" naik di tubuh ku. Dan buka pakaian ku" dingin Harold pada Genessa


Genessa tidak bisa membendung airmatanya lagi. Akhirnya Genessa menangis dengan menahan suaranya. Aku sudah Seperti p***l***c**r. Batin Genessa yang sedih melihat keadaannya yang memprihatin kan

__ADS_1


,,,,,


Assalamualaikum salam kenal dari autor ya🤗 maaf jika typo bertebaran di mana-mana. bantu dukung karya autor ya. 😊 like dan komen🥰 maaf jika autor agak terlambat Update nya😅. terimakasih semua yang masih setia menunggu Update autor


__ADS_2