Kau Harus Mencintaiku

Kau Harus Mencintaiku
Sudah


__ADS_3

Seperti nya aku terjebak dalam permainan ku sendiri. Aku merasa benar-benar mengingin kan gadis ini. Tapi bukan kah dia memang istri ku. Tidak salah jika aku mulai menyukai nya. Dan jika benar aku sudah mulai menyukainya. Kau juga harus mencintaiku Genessa, Walau pun dengan cara memaksamu untuk mencintaiku Genessa geladry. Batin Harold menatap Genessa tanpa ekspresi, yang berada di pangkuannya saat ini.


Harold menurunkan tubuh Genessa dari pangkuan nya. Lalu berdiri merapikan jasnya. Harold memanggil Manager butik itu yang menunggu nya di luar ruangan.


" ya tuan muda. Ada yang boleh saya bantu." ujar Manager butik.


" bungkus saja semua yang istri saya gunakan tadi. Dan ganti gaun yang dia kenakan. Guna yang pertama saja." Harold melangkah keluar dari ruang ganti setelah memerintah kan Manager nya.


meninggalkan Genessa dengan mata yang membola mendengar penuturan Harold.


Apa katanya....


Setelah menyuruh ku berganti dengan perbagai gaun,dengan santai nya dia menyuruh ku memakai yang pertama saja tadi di guna lebih dulu.... Kenapa tidak dari tadi tuan muda sinting!!!!! Ternyata kau hanya mengerjai ku.!!! Aku ingin sekali membunuhmu... Mengapa kau bisa sangat menyebal kan dengan wajah tampan mu itu, eh ralat, wajah jelek mu .Genessa benar-benar geram di buat oleh sikap Harold yang semena mena padanya.


sedangkan Harold yang melangkah keluar dari ruang ganti, tersenyum tipis, dia tahu pasti Genessa saat ini sedang memakinya habis habisan dalam hati karena sudah berhasil mengerjai nya.

__ADS_1


...****************...


Malam harinya


Genessa sedang di dandani dengan sangat anggun. menggunakan gaun yang berwarna hitam dengan belahan yang panjang sedikit di atas lutut. Make up yang Natural dengan rambut yang di gerai indah.


"kau sangat cantik nona.. Hanya mendandani mu sedikit kau sudah berubah menjadi gadis sangat menawan" kata wanita yang mendandani Genessa


Genessa hanya tersenyum menanggapi ucapan wanita di hadapannya


Tak tak tak


langkah kaki Genessa menghampiri Harold yang menunggunya di lobby.


Harold menoleh ke arah Genessa dan membeku melihat Genessa yang sangat anggun. Mata Harold tidak berkedip melihat Genessa yang menghampiri nya.

__ADS_1


"tuan" panggil Genessa tapi Harold masih diam menatap Genessa


"tuan Harold " panggil Genessa yang kedua kalinya.


Harold langsung tersadar dari terpesonanya."ayo kita berangkat,kenapa kau lama sekali berdandan.. Aku sudah pegal dari tadi menunggu mu.. Ku kira kau sudah berubah jadi jauh lebih cantik, ternyata sama saja"oceh Harold sambil masuk ke dalam mobil yang di buka oleh Liam


Liam melongo mendengar tuan mudanya mengoceh.Benarrr tuan muda mulai tidak waras... sepertinya aku akan memesan tempat di rumah sakit ji.....arhh... Jangan Jangan, Jangan sampai kau mengatai itu Liam, jika tidak kau akan di pecat" batin Liam yang mengumpat Harold dalam hati.


"sudah?" tanya Harold yang menatap Liam


" sudah apa tuan muda" error Liam


" sudah puas mengumpat ku Liam... Apa kau sudah menemui tempat kerja yang cocok untuk mu" menatap tajam pada Liam. Harold sudah dari tadi berada di dalam mobil menunggu liam yang lagi bengong.


****

__ADS_1


Assalamualaikum salam kenal dari autor ya🤗 maaf jika typo bertebaran di mana-mana. bantu dukung karya autor ya. 😊 like dan komen🥰 maaf jika autor agak terlambat Update nya😅. terimakasih semua yang masih setia menunggu Update autor .😘


__ADS_2