Kau Harus Mencintaiku

Kau Harus Mencintaiku
Kau berniat menyelingkuhiku


__ADS_3

Harold Melihat Tangan Genessa yang memegang ujung baju Liam. Dan Liam yang terpojok dengan dada yang terbuka oleh sobekan akibat ulah Genessa yang menarik baju Asisten Liam


Mati aku...batin Genessa


Genessa dengan cepat menarik tangannya yang di lirik oleh Harold dari baju Liam


Liam juga buru buru memperbaiki pakaiannya.


Harold menatap Genessa dan Liam dengan tatapan yang mencengkam mereka berdua.


Asisten Liam menelan saliva nya Dengan susah payah melihat tatapan Harold nona... Jahil mu berakhir bencana.batin Liam


"masuk kalian berdua" dingin suara Harold seperti mengayun kan pedang ke leher Genessa dan Asisten Liam


Glek !


Genessa dan Asisten Liam menelan salivanya bersamaan.


" Ba baik tuan Muda" Kata Liam terbata bata

__ADS_1


Harold melangkah melewat mereka berdua dan masuk ke Ruangan nya.


Saat Liam ingin melangkah Genessa kembali menarik jas nya. " Asisten Liam. Kita Kabur saja... Kita Akan Mati Bila Masuk Kedalam Ruangan Manusia Itu" kata Genessa Dengan Wajah Panik Nya.


" Mari Nona." Liam tidak menjawab Genessa. Dia langsung masuk ke Dalam Ruangan Harold.


****


Di Ruangan Harold. Liam dan Genessa berdiri lalu menunduk Harold kembali menatap mereka beedua.


."tadi aku memerintahkan mu apa Asisten Liam " Tanya Harold membuat Asisten Liam menciut.


"Me menjaga nona Tuan muda" gugup Liam menjawab Harold. Tamat lah riwayat ku.batin Liam


"Aku yang merobek baju Asisten Liam " Jawab Genessa lirih membela Asisten Liam.


" untuk apa kau merobek baju Asisten ku. Kau berniat memperkosanya." tanya Harold menatap Genessa


Dengan cepat Genessa menggeleng "ti tidak... Untuk apa aku melakukan itu... Aku hanya berniat menjahili Asisten Liam saja " elak Genessa Dengan tuduhan Harold padanya

__ADS_1


"Apa seperti itu cara mu menggoda pria" kata Harold menuduh Genessa


" Bicara apa kau... jangan menuduh sesuka hatimu " kata Genessa menatap tidak suka pada Harold. Genessa memang sulit mengontrol sikap bar barnya itu


Harold mengangkat tangannya lalu mengkode Asisten Liam menyuruh nya keluar dari Ruangan nya.


Asisten Liam mengangguk lalu melangkah keluar dari Ruangan Harold selamat berjuang nona.batin Asisten Liam


Harold berdiri Dari duduknya melangkah mendekati Genessa. Genessa yang melihat Harold yang mendekatinya mulai gelisah. karena dia tahu pasti Harold akan kembali menyakiti Fisik nya.


Harold memegang rambut panjang Genessa. "kau berniat menyelingkuhi ku" tanya Harold datar "semalam aku menyuruh mu melayani ku tapi kau tidak bisa melakukan nya. Tapi apa yang kau lakukan barusan" tambah Harold.


Genessa menggeleng "aku tidak seberani itu" jawab Genessa pada Harold


Genessa sudah memasang diri untuk merasakan sakit pada Rambut nya. karena Harold memang sering perlahan menyaKitinya. Beberapa minit berlalu Genessa tidak merasa kan sakit pada rambut nya


" bersiap. Kita pulang " kata Harold tanpa ekspresi. Dan tidak lagi bertanya pada Genessa


Genessa tertegun. ini pertama kali Harold tidak menyakitinya. Padahal dia terang terangam Membuat kesalahan. Genessa heran Dengan sikap Harold

__ADS_1


***


Assalamualaikum salam kenal dari autor ya🤗 maaf jika typo bertebaran di mana-mana. bantu dukung karya autor ya. 😊 like dan komen🥰 maaf jika autor agak terlambat Update nya😅. terimakasih semua yang masih setia menunggu Update autor


__ADS_2