Kau Harus Mencintaiku

Kau Harus Mencintaiku
episode 72


__ADS_3

Harold dan Genessa saat ini sedang dalam perjalanan menuju rumah Grandma Harold. Hari ini adalah hari ke dua setelah Harlyn dari mension Harold. Harold merebahkan kepalanya di kursi penumpang tempat dia duduk bersama dengan Genessa. sudah dua hari ini juga Harold sering merasa mual pening dan dua Hari ini juga Harold muntah muntah di pagi Hari,


Tapi Harold tidak mahu ke rumah sakit walau pun Genessa sudah mengajaknya berkali kali. " Anda tidak apa apa" tanya Genessa menyelip kekhawatiran di nadanya. Walau pun dia sering menjuluki Harold pria 'kejam' tapi saat melihatnya sakit seperti saat ini, Genessa merasa jika dia juga sangat khawatir dengan suaminya itu.


Harold membuka matanya yang dia pejamkan dengan kedua tangan di saku, duduk dalam ke adaan menyilang kemudian melihat ke Arah Genessa yang bertanya. Harold menggeleng pelan menjawab Genessa lalu mengeluarkan satu tangan di sakunya menarik tubuh Genessa lalu memeluknya dan menghirup Aroma tubuh Genessa


Aroma tubuh Genessa bisa menghilangkan dan meredakan sakit kepala juga mualnya yang sudah mendera selama dua hari ini. selama dua hari juga Genessa terus bersama dengan Harold, menjadikan tubuhnya penawar Harold. tentu saja atas perintah dari tuan suaminya itu yang tidak ingin di bantah


Genessa, jangan di tanya lagi, semenjak dia merasa melakukan kesalahan dia memang tidak pernah membantah lagi pada suaminya itu.

__ADS_1


Harold menyimpan wajahnya di leher jejang Genessa. bulu kuduk Genessa merinding mendapat sentuhan dari bibiir Harold.


"Kenapa bulu bulu mu merinding " Iseng Harold kemudian mengusap leher jejang Genessa menggunakan jari jari nya dengan lembut. membuat Genessa semangkin merinding karna Geli. Harold menahan tawanya melihat wajah Genessa.


Akhirnya mereka tiba di rumah Grandma Harold. Harold langsung turun dari mobil dan melangkah menuju buah Jeruk yang berada di halaman villa Grandma nya. memetik satu buah jeruk dan mengupas lalu memakannya.


Genessa dan Liam yang baru turun dari Mobil. mereka berdua saling pandang melihat tingkah Harold yang sangat Aneh selama dua Hari ini


"Ada apa dengan tuan mu itu... kenapa akhir Akhir ini dia sangat Aneh." bisik Genessa pada Asisten Liam yang berada di dekat nya.

__ADS_1


"Saya juga tidak mengerti nona muda." jawab Asisten Liam yang memang tidak mengerti dengan sikap tuan mudanya


Tiba tiba terdengar suara Grandma Harold yang baru tiba dari belakang kebun buah buahannya." Harold...kau sudah tiba cucu ku. " Kata Garandma menyapa cucu kesayangannya. menghampiri cucunya dan mencium nya. Harold membalas memeluk Grandmanya dengan masih memegang isi jeruk di dalam tangannya.


Grandma Harold menyerjit melihat Harold yang sedang memakan buah jeruk. "Ada apa dengan mu wahai cucuku, tumben kau memakan buah jeruk, bukannya kau selalu mual jika mencium bau buah jeruk " Heran Grandma Harold.


"Harold juga tidak mengerti Grandma, tiba tiba saja rasanya mahu memakan buah jeruk ini saat melihatnya tadi "jawab Harold jujur.


Grandma Harold tersenyum penuh Arti lalu melihat ke Arah cucu menantunya yang masih berada di dekat mobil bersama dengan Asisten Liam.

__ADS_1


Genessa melangkah mendekati Grandma Harold saat sadar Grandma Harold sedang melihat ke arahnya. "Hai Grandma, apa kabar? Grandma sehat." sapa Genessa memeluk tubuh Grandma Harold.


__ADS_2