KEHENINGAN DUNIA ILUSI

KEHENINGAN DUNIA ILUSI
Episode 20 #Syal Kesayangan Jiwon


__ADS_3

Selesai mengenal silsilah masing-masing meski tidak lengkap, kita lanjut ke ceritanya.


**


-Masih di dalam Mobil-


" Aku bertanya loh ka lanar! " tegasku memarahinya.


" Nanti kamu juga tau kok " ucapnya meyakinkan ku.


" Udah makan belom?? " tanya nya padaku.


" Boro-boro, aku engga punya waktu " to the point ku.


" Kenapa gitu? kata lee kamu ini gadis pengangguran loh "


" Heh! "


" Bercanda, memangnya sesibuk itukah sampai lupa makan? "


" Iyaa kaya kamu lupa sama aku, dan pergi sama wanita lain " tegasku masih marah padanya.


" Cemburu nih?? " tanyanya.


" Pikirlah sendiri "


" Yaudah deh sebagai tanda maaf gimana kalau aku traktir makan "


" Direstoran?? " ucapku.


" Restoran mana yang buka jam segini "


" Ada di seberang sana, dia buka 24 jam "


" Gimana kalau makan di pinggir jalan aja? " tawar lanar padaku.


" Aku engga mau makan-makanan


murah " remeh ku pada lanar.


" Kenapa Gitu? "


“ Engga enak ”


" Engga semua makanan murah itu engga enak " ucap lanar menjelaskan nya padaku.


" Buktinya makanan yang direstoran hari itu kamu bilang engga enak "


" Iyaa karena mentah " jawabku.


" Iyaa yang murah itu udah dimasak "


" Udah deh ikut aja, aku punya tempat langganan, enak-enak makanannya "


" Huft terserah dehh " aku pasrah mengikuti aturannya.


**


- Sesampainya -


“ Tunggu dulu Nar ” ucap lanar kembali masuk ke dalam mobil.


" Apalagi!? " tanyaku menoleh kebelakang.

__ADS_1


Yah terlihat lanar kebagasi mobil dan mengambil sesuatu..


" Ini " ucapnya memberikan ku sesuatu.


“ Rose flower?? ” tanyaku.


" Ehmm " dia hanya tersenyum


" Kenapa kamu kasih ini ke aku? " aku tersenyum sembari mencium aroma bunga mawar tersebut.


" Tadinya pengen aku kasihin ke seseorang, tapi engga jadi " jawabnya.


" Kenapa gitu, nanti dia nya sedih Loh "


" Buat tsuu-miin kah? " tanyaku.


" Bukan "


" Hehh.. kau pasti selingkuh iyakan? " aku yang bercanda berusaha menggoda lanar, rasa marah ku seketika padam dengan keromantisan lanar padaku.


" Mana ada, udah ayoo "


" Ehmm "


Aku keluar dari mobil sembari membawa bunga tersebut dengan perasaan senang.


Lanar membawa ku ke tempat pedagang kaki lima yang ada di sebrang jalan, dia mengajakku makan ikan lele (kalau engga salah kaya gitu namanya)


Setelah selesai makan dia mengantar pulang dan lalu aku kembali ke rumah dengan suasana hati senang.


**


- Di Rumah -


" Sepi banget, ayah juga tumben engga ada " ucap hatiku melihat sekitar.


" Habis dari mana aja? " tanya minn kee dengan raut wajah tegas.


" Udah malem gini "


" Kamu juga kenapa engga bobo!? " tanyaku.


" Mau ngambil minum dibawah "


" Ohh "


" Tunggu! itu bunga dari siapa?? " tanyanya kembali.


" Dari siapa aja boleh wlee " setelah itu aku buru-buru masuk kekamar dan mengunci pintu.


" Oi Nara buka dulu!! "


" Ogahh!! "


Hari itu aku benar-benar senang..


Esoknya aku pergi kerumah eunbi dan terlihat Jiwon sudah pulang, uwah dua hari yang sangat beruntung..


Dia membawakan ku oleh-oleh dari Korea, dan yang paling aku suka adalah hiasan kunci dan figura dengan aksen jaman dinasti kerajan, benar-benar kerenn 🇰🇷


Bukan hanya itu, aku juga banyak mencobai makanan Korea benar-benar enak, makanan favorit Nara itu adalah cemilan Korea yang kalo dimasukin ke dalam kulkas itu jadi kriuk dengan rasa yang lumayan hambar


(tapi ada manis-manisnya)

__ADS_1


**


Disana..


Kami main seperti biasanya, pekerjaan rumah Nara juga semakin longgar udah engga ada pengetatan lagi, tapi yang beda hari itu setiap harinya ada elouna, aku tetap kagum meski diawali dengan kebencian kami akhirnya mulai berdamai.


Dan mulai memahami satu sama lain, bahkan rahasia yang sulit untuk diungkapkan.


Kami sudah seperti saudara kandung, kemana-mana selalu bersama, benar-benar bahagia.. Andai hari itu bisa terulang kembali.


Aku tidak pernah menyesal akan hari-hari yang aku lalui kecuali..


**


POV Jiwon ~


" Apa yang di kasih Nara? " tanya minn.


" Engga tau "


" Coba buka dehh "


" Ehh syal?? " tanya Jiwon kaget membuka kotak tipis berwarna merah.


" Buahaha dia mendesain kotaknya sudah seperti warna Natal " ucap Jiwon terkekeh melihat kado buatanku.


" Sebentar lagi kan natal " jawab minn.


" Ohh iya dikorea juga sepertinya sudah mulai turun salju "


" Benar-benar bermanfaat bukan?? " ucap Minn.


" Iya, tapi ini pasti bukan kebetulan "


" Mau aku kasih tau rahasia?? " lanjut minn mengompori Jiwon.


" Apaan? " tanya Jiwon.


" Itu Nara ngebuat nya pake tangan loh, berbulan-bulan lamanya "


" Ehh sungguh!? "


" Ehmm "


" Kok kamu bisa tau?? "


" Karena dia ngebuat nya dirumahku "


" Hehh padahal setiap hari selalu bersama, pasti ada campur tangannya kan? "


" Kenapa kamu engga percayain aja itu gadis, dia benar-benar jago menyembunyikan sesuatu " santai Minn kepada Jiwon.


" Aku juga ada rekamannya, nih " memberikan kamera pada jiwon.


" Kamu juga merekamnya?? "


" Iya setiap harinya "


" Kok bisa sih aku engga tau "


" terharu kan "


" Iyaa " Jiwon tersenyum bahagia sembari memeluk syal berwarna merah buatanku itu.

__ADS_1


__ADS_2