KEHENINGAN DUNIA ILUSI

KEHENINGAN DUNIA ILUSI
Episode 35 #Hari Pertama Sekolah


__ADS_3

" Hikss maafin aku.. aku ketuanya tapi malah kamu yang paling bisa melindungi kondisi L.Y.O .. seharusnya aku ngga jadi ketua " ucapku menangis histeris.


" Kita memilih kamu sebagai ketua karena kita tau, kamu yang paling bisa menjaga kedamaian L.Y.O. Aku hanyalah sebagai sandaran kamu.. tugasku engga seberapa dari pada tanggung jawabmu terhadap L.Y.O dan lanar.. " ucap elouna menangani ku dengan terus mengusap punggung ku.


" Jiwon.. kamu.. bukan hanya kehilangan dia, sekarang eunbi juga membenci ku elouna! "


" Aku tidak tau harus bagaiamana.. "


Setelahnya kami berbincang cukup lama karena mendapatkan pembebasan dari polisi, aku jadi mengajak elouna makan malam bersama setelah itu dia kembali..


**


Setelah menemui elouna, aku langsung berangkat hari itu juga.. namun aku tidak berani mengatakan kepergian ku ke Jepang pada elouna.. itu membuat nya tidak tau, egois sekali aku..


Di Jepang kami langsung membeli rumah yang kebetulan di pesan saat di pesawat, benar-benar cepat


Aku istirahat di lantai dua, masih tetap melamun.. bahkan lebih banyak lagi


Suasana disana mengingatkan ku pada bunda, namun aku jadi merasa tidak peduli padanya, bahkan memikirkan nya membuat ku mu*l, benar-benar menj!j!kan.


Esoknya langsung lanar mengantarku untuk mendafar ke sekolah baruku, disana aku diajak berkeliling meski hanya sendiri, karena lanar terburu-buru pergi karena ada urusan mendadak.


Setelah berkeliling sekolah dan membicarakan soal peraturan, aku bisa masuk esoknya dan mendapatkan baju.


ini terdengar terlalu cepat, namun aku suka ini.. aku malas beristirahat beberapa hari dan memilih langsung masuk sekolah, karena pikiran ku hanya akan selalu berisik.


Sebelum pulang aku memilih jalan kaki ketimbang naik bus, rasanya senang bisa jalan sendiri.. aku juga jajan beberapa camilan disana.

__ADS_1


Dan esoknya setelah semalam menjelaskan semua perintah kepada lanar, aku bisa bersekolah.


Aku tersenyum bahagia hari itu, senyuman itu jadi amat sangat langka dihidupku, aku diberi makanan spesial sebagai tanda selamat atas hari pertama ku sekolah.


Setelah sarapan, aku diantar sekolah oleh lanar menggunakan mobil.. sungguh itu memalukan untukku. karena kebanyakan orang selalu jalan kaki dan naik bus.. tapi aku malah menggunakan mobil, itu membuat ku jadi terus mengoceh memarahi lanar.


π™Žπ™’π™Šπ™Žπ™ƒπ™ƒ-


Angin membuat rambut panjangku terbang kemana-mana dengan anggun nya..


Aku turun dari mobil, dan melihat sekolah baruku, semua orang terlihat memandangku yang membuat ku risih.


Aku berlalu pergi dengan tatapan dingin begitu pun lanar yang berubah 190β„… ketika sedang diluar rumah.


Di kelas aku memperkenalkan diri sebagai murid pindahan.


(nama sato ngga masuk ke nama Nara karena Nara anak ke dua)


Semuanya hanya diam hingga satu gadis benar-benar memecahkan suasana hening saat itu juga.


" Huwahahah sungguh sulit dipercaya tapi kamu itu keren banget loh, Salam kenal nama ku Fujiwara aoi kalau kamu butuh sesuatu bisa langsung bicara kan denganku kebetulan aku ketua kelas disini " ucapnya yang langsung sok akrab denganku.


Aku menatapnya cukup lama dan hanya menganggukinya dengan tatapan dingin, karena saat itu semester dua ada murid yang sakit-sakitan jadi tidak masuk kelas, aku memilih duduk di bangkunya yaitu tepat di paling belakang dekat dengan jendela dan juga satu jajaran dengan bangkunya aoi.


Aku duduk dan lalu menatap kearah jendela tidak memedulikan gadis-gadis yang terus melihati ku.


Seseorang bertanya, kebetulan dia duduk tepat didepan ku.

__ADS_1


" Kamu orang Jepang kan!? Yang besar di Indonesia?? " tanyanya padaku.


Aku hanya menatapnya dengan tatapan dingin ku


Dia berbicara lagi.. benar-benar berisik.


" kamu keren loh besar di indonesia tapi kamu ngga mirip banget sama orang Indonesia! " ucapnya antusias memulai obrolan.


β€œ elu rasis banget sih ” ucapku yang sontak membuatnya terdiam.


Begitulah jam pelajaran pertama selesai


Aku yang tidak tau harus apa berniat pergi ke perpustakaan, namun usahaku gagal karena banyak sekali anak perempuan yang mendekati ku untuk mengajak kenalan.


Mereka bertanya banyak hal, tapi giliran ditanya balik hanya diam saja.


Engga semuanya kepo, banyak juga yang cuek. Aku yang tidak mau mendengar kan banyak ocehan memilih untuk pergi. Namun gadis yang tepat duduk didepan ku tadi tiba-tiba membungkuk dan meminta maaf dengan memberiku sebuah makanan.


Aku yang benar-benar kesal menyingkirkan tangannya yang membuat makanan itu terjatuh.


aku memperingati nya dan lalu pergi..


(Mengingatnya nara berpikir sikap nara hari itu keterlaluan banget)


Aku pergi ke perpustakaan, disana aku pinjam buku komik dan langsung pergi ke belakang rak buku untuk bersembunyi. Yaa..ngapain lagi kalau bukan makan.


Begitulah dua pelajaran selanjutnya berlalu aku pulang dijemput lanar itu ngebuat aku kesal, karena umumnya di Jepang para murid-murid naik sepeda atau tidak jalan kaki.

__ADS_1


Sudah berkali-kali bilang aku tidak ingin naik mobil tapi lanar benar-benar keras kepala.


__ADS_2