KEKASIH ORANG LAIN

KEKASIH ORANG LAIN
MASALAH (2)


__ADS_3

 


Ada yang harus Evano tanda tangani, kebetulan ia sedang berada di ruangan tempat Alina dan Keyla.


Semenjak kejadian itu, hampir tiap hari Evano keruangan mereka,untuk menjenguk Alina, karna Evano sudah cukup mengerti dengan sifat Alina.


Evano mengajak Alina bercanda, tidak sengaja, pulpen yang di pegang Evano, ia pukul lembut pada Alina.


"Apasih pakai pulpen, yang enak itu pakai itu" tunjuk Alina pada cutter diatas meja nya.


Bergegas Evano mengambil cutter itu dan menyembunyikan nya.


"Kamu jangan macam- macam" tatap Evano pada Alina yang saat itu tertegun karna melihat cutter, entah apa yang ada dipikiran Alina.


Alina ingin sekali menceritakan lagi masalah nya pada Evano, tapi disitu ada Keyla.


"Lewat chat aja lah" pikir Alina


Jam istirahat Alina dan Keyla keluar untuk makan, tapi kali ini lain. Mereka memilih untuk istirahat dan makan dirumah masing masing.


Alina merasa Keyla sedikit berubah karna kejadian itu, iya jarang menyapa Keyla dan di ruangan pun kalau tidak ada kerjaan iya hanya sibuk memainkan ponsel nya, tidak seperti biasanya yang selalu mengganggu Alina.


Saat dirumah Alina mencoba membicarakan itu dengan Evano lewat chat.


"Van.."


"Iya sayang.. kenapa?."


"Masalah yang kemaren."


"Jadi gimana?."


"Kayanya lebih enak bicara langsung dari pada lewat chat."


"Kamu keruangan aku aja."


"Ga ah Van.. mungkin kita ketemu aja nanti."


"Oke sore ini aku sewa hotel." balas Evano


"Orang lagi ada masalah masih mikirin kek gitu." pikir Alina tentang Evano.


"Kan cuma ngomong, ngapain kesitu." Alina sedikit kesal.


"Biar enak sambil santai sambil cerita." Rayu Evano.


"Ga ah cerita doang ko bentar ajaa." Alina memelas.


"Kalo cerita doang disini aja, ga usah repot sewa sewa." balas Evano


"Lah dia ni gila apa gimana ya,tadi dia yang ngajak." pikir Alina



"Emang gitu. Kamu aja yang maksa" balas Alina kesal.



Chat Alina hanya di read oleh Evano.



Saat sudah kembali kekantor Alina kembali mengirim chat pada Evano.



"Van... Kamu dimana?."



"Diruangan."



"Aku mau bicara yang tadi."



"Kesini saja."



Alina langsung menuju ruangan Evano, ia mengambil kursi agar duduk disebelah Evano, entah kenapa Alina merasa tenang berdekatan dengan Evano.



Alina mencoba menepis rasa itu, dan menceritakan masalah nya pada Evano.



"Aku harus ganti."



"Ganti seharga hp nya?."



"Engga. Aku udah bilang ga bisa ganti sepenuh nya."



"Kamu mau ganti berapa, biar aku


 


transfer." Evano mengambil hp nya.


 


"EH!! Engga van, ga usah, biar pakai uang ku aja, ntar aku punya hutang lagi sama kamu." Alina menolak.


"Eh btw ini gapapa kan aku bawa minuman ke sini?" tanya Alina karna ia membawa minuman kedalam ruangan Evano.


__ADS_1


"Gapapa, santai aja" Jawab Evano sambil menatap Alina.



"Kamu mau?" Alina menyodor kan minuman nya.



"Engga, aku ga suka itu minuman manis."



"Kenapa ga suka?." tanya Alina sambil mengisap minuman nya.



"Aku ga suka yang terlalu manis, tapi kamu manis kok aku suka ya." Evano mendekatkan wajah nya pada Alina.



Alina terdiam sesaat...



"Ihh apaansih gombal" Alina mendorong perlahan wajah Evano agar menjauh dari wajah nya.



Tiba tiba hp Alina berdering, ternyata panggilan masuk dari Keyla.



"Hallo key, kenapa?" tanya Alina.



"Lo dimana lin? Gw sendirian nih di ruangan, lo masih dirumah?."



"Gw di toilet luar nih, tunggu ya bentar lagi" Alina mematikan telpon nya.



"Aku keruangan dulu ya, di cariin Keyla nih, lagian bentar lagi udah habis waktu istirahat nya" ucap Alina.



"Hati hati ya... Nanti aku keruangan kamu."



Alina mengangguk dan mengacung kan jempol nya pada Evano, dan berjalan keluar.



"Heii Key.. udah lama sampai nya?."




"Tadi gw baru nyampe juga, terus kebelet, jadi yaudah pake toilet yang disana" Jelas Alina



Alina tidak ingin ada orang mengetahui hubungan nya dengan Evano. lebih tepat nya, sikap Evano terhadap nya.



Tiba tiba Evano datang...



"Hei kalian berdua, udah istirahat?" Tanya Evano. Seakan ia tadi tidak bertemu Alina.



"Udah kenyang, udah tidur juga." Jawab Keyla.



Alina hanya terkekeh mendengar jawaban Keyla.



"Pak.. ga sholat jumat?" tanya Keyla pada evano.



"Ekhem" Alina menyenggol tangan Keyla.



Memang mereka tidak tau kalo mereka dan Evano beda agama. Tapi Alina sudah menduga nya.



Evano tertawa kecil melihat Alina dan Keyla saat itu.



"Eh, maaf pak, gatau kalo bapak non".


Ucap Alina


"Gapapa kok" Jawab Evano tersenyum



"Kalian mau makan lagi ga?" tawar Evano



"Gausah pak udah kenyang" Jawab Keyla

__ADS_1



Alina hanya menggeleng...



"Saya balik keruangan dulu ya" ucap Evano, lalu ia menepuk pundak Alina.



"Iya pak" Jawab mereka



Sepulang kerja Alina mampir kerumah Keyla untuk menepati janji nya. Dari jauh terlihat ibu Keyla berdiri, dan ia melihat Alina dengan sinis, tidak seperti biasa nya.



Alina dipersilahkan ibu Keyla untuk masuk.



"Key, ini janji gw kemaren, setengah dulu ya" Alina memberikan uang nya.



"Iya Lin, makasih ya."



"Yaudah gw langsung pulang aja ya Key."



"Iya Lin. hati hati."



Alina keluar dan berpamitan dengan ibu Keyla.



"Ma. Alina pulang dulu." Ucap Alina pada ibu Keyla dengan sopan.



Ibu Keyla hanya memerhatikan Alina sambil mengangguk pelan.



"Harus menghemat nih gw bulan ini, Huhff, semoga masalah ini cepat selesai, gimana pun cara nya harus segera gw selesai in, gw ga mau mikirin ini terus" pikir Alina



Alina yang sudah cukup pusing memikirkan bagaimana ia mendapat uang lagi, sekarang ditambah ia harus memikiri kan hidup nya bulan ini, karna gajih nya masih tidak besar untuk itu semua.



Alina mengirim pesan pada Evano...



"Van.."



"iya cantik, kenapa?." Balas Alina.



"Gapapa sih, cuma lagi ga mood aja."


Evano langsung menelpon Alina....


"Kamu mau coklat ga?. atau mau makan apa sekarang?."



"Ga nafsu makan van."



"Jangan gitu dong. Ayo mau apa, biar aku pesenin."



"Beneran van, ga mau makan".



"Aku yang anterin langsung, gimana?."



"Eh. ga usah van, udah malem."



"Mending kamu tidur, biar tenang, atau kamu mau cerita sama aku? aku siap dengerin ko."



"Aku tidur aja deh."



"Night nona cantik, sampai bertemu besok" balas Evano dengan stiker love yang banyak.



"Night too Van."



Alina yang awal nya menghubungi Evano untuk bercerita tetapi berubah pikiran, dan mengurungkan niat nya, ia bukan anak yang bisa tidur dengan cepat jika ada masalah, tapi ia tidak ingin mengganggu waktu istirahat Evano.

__ADS_1


 


__ADS_2