KEKASIH ORANG LAIN

KEKASIH ORANG LAIN
EFEK


__ADS_3

 


Akibat masalah itu membuat Alina sangat berubah, Ia jarang makan, hanya berdiam di kamar, dan malam malam yang sulit untuk tidur.


Mungkin untuk orang lain ini masalah sepele, kau cukup mengganti dan masalah itu selesai. Tapi tidak untuk Alina, setiap hari ia memutar otak untuk itu.


Mental Alina?. Mungkin orang orang tidak tau, karna ia tidak memperlihatkan itu semua di hadapan orang lain.


Otak Alina tidak berjalan dengan normal, lalu bagaimana ia bisa berpikir normal untuk tidak melalukan hal hal yang membahayakan diri nya.


Evano,hanya Evano yang ia rasa bisa membantu nya, bukan bantuan materi, atau apapun itu, hanya saja ia bisa membantu Alina sedikit lega, Alina hanya membutuh kan tempat untuk nya bercerita, dan selalu mendengarkan.


Hari Minggu hujan tidak hentinya...


"Bisa ketemu hari ini?" chat Evano pada Alina.



"Nanti sore aja, gimana?, Reda in ujan nya dulu" balas Alina



"Oke cinta."


Sore hari hujan juga tidak reda...


"Aku jemput sekarang ya."



"Masih ujan van, emang gapapa?."



"Di mobil kan ga keujanan hehehe" balas Evano, mengharap bisa sedikit menghibur Alina.



"Yaudah hati hati ya."



"Udah di depan rumah kamu nih."


Alina keluar dan masuk mobil dengan senyum di wajah nya.


"Kita mau kemana?. ucap Evano.



"Lah.. kamu yang ngajak ko nanya aku."



"Mungkin kamu mau kemana gitu, biar terhibur."



"Terserah kamu aja van."



"Makan mau?."



"Emm. iya. yang hangat hangat enak nih" kata Alina


Saat ditempat makan, Alina hanya fokus makan, ia tidak menghiraukan hp nya yang sudah ditangan Evano.


Ternyata Evano menelpon seseorang menggunakan hp Alina.


"Siapa yang kamu telpon?."



"Seseorang." Jawab Evano terekekeh.



"Siapa?!" Alina merebut hp nya yang ternyata menghubungi Keyla. Lebih tepat nya lewat video call. Karna sudah terlajur di angkat oleh Keyla, terpaksa ia biar kan.



"Hai lin, ihh makan ga ngajak ngajak" Keyla masih belum tau kalau Alina dengan Evano.



"Hai keyla" Evano mengalihkan kamera hp nya ke wajah nya.



Keyla terkejut, "Eh... Sama pak bos" Ia tertawa kecil.


Alina mengambil hp nya dari Evano, dan mematikan telpon Keyla.


"Lin... Ko bisa sama dia."



"Ceritanya panjang wkwk" balas Alina.



"Hati hati lo, ntar dilabrak pacar nya" balas Keyla menakuti Alina.

__ADS_1



"Dia punya pacar???."



"Haha engga, gw becanda aja, gw juga ga tau, tapi dia berani ngajak lo berati ga ada dong."



"Emm..maybe, yaudah ntar dirumah lagi ngegibah nya."


Selesai makan mereka tidak langsung pulang, tetapi memilih berkeliling.


Malam itu Alina sangat bahagia karna bisa berdua bersama Evano.



"Lin... Kamu mau nyoba usaha ga atau bisnis?" ucap Evano sambil menggenggam tangan Alina.



"Bisnis apa ya."



"Terserah kamu, nanti modal nya dari aku."



"Nanti aku pikir pikir dulu" Jawab Alina.



"Kalo kamu udah siap, bilang aja sama aku ya" Evano mencium tangan Keyla.



"Iya Van,makasih ya, kamu udah baik banget sama aku."



"Apapun buat kamu" Jawab Evano lembut.



"Yaudah pulang yuk" ajak Alina.



"Sekarang?."




"Yaudah pulang" sekali lagi ia mencium tangan Alina.


Sesampai dirumah Alina...


"Bye Van... hati hati ya" ucap Alina tersenyum.


Evano tersenyum manis dan pergi...


Alina langsung menuju kamar, dan langsung rebahan.


Langsung lah pikiran pikiran yang tidak tidak kembali ke otak nya. Ia menatap langit langit kamar nya beberapa menit hingga akhirnya tertidur sampai esok pagi nya.


Esok pagi, sesampai nya dikantor, Alina bermaksud memberikan Evano makanan, karna Evano pernah meminta Alina membuatkan nya makanan.


Alina datang lebih awal dari biasanya, dari luar ruangan Evano ia melihat samar samar seorang wanita bersamo Evano.


"Wanita itu kan juga karyawan disini, tapi apa dia punya hubungan sama Evano, kok kaya akrab banget, kalo masalah kerjaan kenapa harus sepagi ini?" batin Alina.


Alina mengenali wanita itu, karna saat pertama kali ia masuk kerja disana wanita itu lah yang sering ia lihat keluar masuk ruangan Evano. Tapi Alina masih berpikir mungkin ia punya urusan sama Evano.


Alina mengurungkan niat nya untuk memberikan makanan itu pada Evano, ia kembali ke ruangan nya, ia terus memikurkan kenapa pagi pagi sekali wanita itu diruangan Evano, dan mereka terlihat sepertu tidak sedang mengurus pekerjaan.


Keyla datang dan langsung mengagetkan Alina....


"doorrrr.!" teriak Keyla.



"Ihhhh Keylaaaa!! pagi pagi udah bikin ulah aja" Jawab Alina ketus



"Lo juga sih kenapa pagi pagi udah ngelamun?terus itu bekal kenapa dipegangin doang kek gitu? kenapa ga di makan?" tanya keyla dengan cepat



"Hah? apa? eh ini? iya gue tadi mau makan tapi kepikiran sesuatu" jawab Alina tergagap.



"Kepikiran apa? lo masih mikirin masalah lo sama gue ya? gak usah terlalu dipikirin lin, gue takut lo kenapa napa."



"Ga... bukan itu."



"Terus apa dong?" Keyla heran.

__ADS_1



"Ah udah lah gapapa."



"Yeeee gitu mulu lo, btw tadi malam gimana? romantis dong pasti nya, iya ga???."



"Apaan sih, udahlah ga usah dibahas mulu, malu gue."



"Ihh calon istri CEO nih" Keyla menggoda Alina.



"Dih ngarep, gue aja biasa aja tuh, siapa tau kan diluaran sana dia punya cewek lagi."



"Tapi kan dia berani ngajak lo keluar berdua."



"Cuma kaya gitu doang ga menjamin dia suka sama gue kan?,mungkin gue cuma peran pengganti, hahaha."



"Halah kebanyakan baca quotes lo."



"Tapi itu kan bener, kan kita gada yang tau lebih banyak sifat dia diluar sana."



"Kaya nya dia beneran suka deh sama lo."



"Kaya nya kan? cuma kaya nya itu ga pasti juga kan."



"Sok lo mah, Aminin kek, biar kenyataan, kan lo juga yang untung" Keyla menyenggol dan Alina dan menaik turun kan Alis nya.



"Yaudah deh Aamiin, semoga terkabul deh."



"Tuhkan mau aja hahaha, beneran suka ya lo sama dia?."



"Kan lo yang nyuruh Aminin tadi." Jawab Alina cepat.


Keyla memamerkan ponsel baru nya pada Alina...


"lo bisa beli hp baru, kenapa masih nyuruh gue ganti si, ga tau apa keadaan gue gimana" batin Alina



"Ih baru lagi nih, cakep dah" ucap Alina



"Iya dibeliin kakak gue."



"Enak ya hehehe" Alina tertawa kecil.



"Padahal gue mau yang lebih dari ini, tapi dia malah beliin ini" ucap Keyla.



"Keluar deh sombong nya, ga bersyukur banget, dia ga tau aja gimana gue mati matian hemat duit" batin Alina



"Eh nanti lo beli kek gini aja, biar kita samaan"ucap Keyla



"Hp gue kan masih bagus" Jawab Alina.



"Boro boro gue beli hp lagi, jajan aja ngirit" Batin Alina



"ya biar kita samaan" kata Keyla.



"Udah lah nanti aja bahas hp, ada yang mau gue kerjain dulu" Kata Alina


 

__ADS_1


__ADS_2