Kekasih Simpanan Mafia Bastard

Kekasih Simpanan Mafia Bastard
Episode 15


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh πŸ˜ŠπŸ˜—


°°°


Caca yang tengah berada di dalam mobil menuju lokasi pemotretanya sambil mengobrol dengan asistennya, harus terhenti dengan deringan ponsel di dalam tas brandednya.


" Kak Sean. " Gumam Caca saat melihat nama Sean yang tertera disana.


" Siapa Queen? " Tanya Lika, Asisten pribadinya.


Lika Agnesia, gadis cantik berumur 20 tahun yang di tolong Caca waktu di kejar-kejar orang suruhan rentenir tempat ayahnya meminjam duit.


Saat itu Lika dijadikan penebus hutang ayahnya dan akan dibawa ke club malam untuk dijadikan wanita penghibur.


Caca yang saat itu ingin menemui salah satu rekam kerjanya, membuat mereka berdua. Saat itu juga Caca menolong Lika dan membayar semua hutang-hutang ayahnya.


Untuk membalas semua kebaikan Caca, Lika bersedia mengabdi untuk selama-lamanya. Caca yang saat itu membutuhkan asisten pribadi untuk menyiapkan semua keperluannya, meminta Lika untuk menjadi asisten pribadinya dan Caca juga menganggap Lika seperti kakaknya sendiri.


" Sean Love? " Ujar Lika kembali saat melihat sekilas nama kontaknya.


Caca mengusap tengkuknya, dia malu Lika melihat nama kontak Sean yang dia kasih emot love.


" Bentar ya kak. " Ujar Caca yang langsung mengangkat panggilan dari Sean.

__ADS_1


Lika hanya mengangguk dan terus menatap tingkah nona mudanya itu yang senyum-senyum sendiri saat mengangkat panggilan dari Sean love itu.


" Kenapa nona Queen senyum-senyum? " Batin Lika yang merasa aneh dengan sikap nona mudanya itu yang senyum-senyum sendiri dan kadang terlihat seperti malu-malu.


" Shutt, pak. " Bisik Lika ke supir yang tengah fokus menyetir.


" Iyaa nona lika kenapa? " Tanya sang supir tanpa menoleh sedikitpun.


" Pak udin tau nona kenapa? " Bisik Lika takut di denger nona mudanya.


Pak udin mencoba melihat nona mudanya dari kaca tengah mobil. Pak udin bisa melihat nona mudanya itu tengah Senyum-senyum sendiri. Pak udin yang melihatnya tersenyum.


" Lagi kasmaran. " Bisik pak udin membuat lika terdiam sebentar sebelum dia tersenyum.


" Wajar non, kan non belum pernah jatuh cinta. " Ujar pak Udin.


" Bener juga ya pak. " Ujar Lika dengan terkekeh.


Pak Udin pun ikut terkekeh. Caca yang sudah selesai teleponan dengan Sean menatap aneh keduanya.


" Kalian berdua kenapa? " Ujar Caca membuat pak Udin dan Lika terdiam.


" Gak papa non. " Ujar mereka serempak.


" Aneh. " Gumam Caca yang masih bisa di dengar lika.

__ADS_1


...-------------...


Di sisi Sean, pria tampan itu sudah tiba di bandara. Hari ini dia akan berangkat ke Berlin sampai seminggu.


Sebelum dia menaiki pesawat pribadinya, dia menyempatkan untuk menelfon sang pujaan hati. Dia akan memberitahukan kekasihnya itu kalau dia akan menetap seminggu di Berlin dengan alasan ada urusan kantor.


Sean belum bisa memberitahukan identitas dirinya yang sebenarnya ke kekasihnya itu. Dia tidak ingin kekasihnya itu menjauh darinya setelah tau identitas dirinya yang menjadi ketua mafia.


Asisten pribadi Sean terus menunggu tuannya itu yang sedang asik telfonan. Dia tau siapa yang di hubungi tuannya itu, siapa lagi kalau bukan si gadis kecil yang selalu membuat tuannya itu senyum-senyum sendiri.


Kenapa dia bisa tau?, Karna setiap laporan yang diberikan anak buah Sean yang ditugaskan untuk memantau dan menjaga Caca dari jauh, Will lah orang pertama yang diberitahukan dan baru dia yang menyampaikan ke Sean langsung.


Sean yang sudah selesai menghubungi gadisnya langsung berdiri dari tempat duduknya. Tadi dia menunggu di ruang tunggu khusus di bandara.


" Aku serahkan kantor kepada mu wil dan terus beritahukan kemana pun dia pergi. " Ujar Sean.


Ya, Will tidak ikut berangkat ke Berlin. Sean menyuruhnya untuk tetap disini sambil mengurus perusahaan selagi dia pergi. Will juga tau kalau Sean merupakan seorang ketua Mafia Black Eagle.


" Baik tuan. " Ujar Will dengan membungkuk sekilas.


Sean langsung berlalu pergi menaiki pesawatnya karna sebentar lagi pesawatnya akan lepas landas dan begitupun dengan Will yang kembali ke perusahaan setelah memastikan tuannya sudah masuk kedalam pesawat.


~Bersambung~


Likenya jangan lupa ya😘

__ADS_1


__ADS_2